ISTRIKU SI TOMBOY CANTIK

ISTRIKU SI TOMBOY CANTIK
Episode 37


__ADS_3

Pagi yang cerah ketika cahaya matahari menerobos masuk lewat celah jendela. Suasana hangat yang diciptakan dari sepasang suami istri yang harmonis.


Mela tengah membantu Fino membenarkan dasinya. Mereka segera turun ke ruang makan untuk sarapan bersama sebelum memulai aktifitasnya.


" pagi ma. pa" sapa Fino.


" pagi Fino " jawab mama dan papa kompak.


Setelah Mela mengambilkan makanan untuk Fino dan dirinya, mereka pun segera memakan sarapannya dengan tenang.


" Mela nanti ikut mama arisan ya, ada Mama Sinta juga" ajak mama.


" boleh kan mas?" tanya Mela kepada Fino.


Fino menganggukan kepalanya. " boleh kok, asal hati - hati ya" jawab Fino.


" makasih ya mas" ujar Mela lalu mencium pipi Fino sekilas. Fino melongo karena Mela tiba - tiba menciumnya di depan orang tua Mela. Ia tersenyum canggung karena papa dan mama ada di depannya.


Setelah Fino dan Papa Fajar berangkat, kini giliran Mela dan mama bersiap - siap.


Beberapa saat kemudian Mela telah siap untuk pergi. Ia segera turun ke bawah untuk memanasi mobilnya terlebih dahulu.


" sayang... kamu jangan mengemudikan mobil dulu ya, biar mama aja nanti" ujar mama.


" Mela aja ma, emang kenapa Mela nggak boleh mengemudikan mobil sekarang? " tanya Mela.


" kamu kan lagi hamil, jadi biar mama aja oke?" ujar mama menegaskan.


" iya deh" Mela pun mengalah, ia takut mamanya akan khawatir nantinya.


Mereka pun berangkat ke sebuah restoran mewah dekat kantor Fino.


Jalanan cukup lengang tidak seramai pagi tadi.


Mama memarkirkan mobilnya setelah sampai di restoran itu. Lalu segera bergabung dengan temannya mama di dalam.


" assalamualaikum semuanya" salam dari mama. " waalaikumsalam"


" eh Mela ikut juga ya" ujar Mama Sinta sambil memeluk menantunya itu.


" iya ma, Mela diajak sama mama tadi" jawab Mela.


Setelah semuanya berkumpul, arisan pun dimulai. Hingga beberapa saat acara itu berlangsung dengan lancar.


Acara inti sudah selesai. Kini mereka semua menikmati jamuan dari tuan rumah dan ngobrol - ngobrol ringan.


" seneng ya, berawal dari teman arisan sekarang kalian menjadi besan" ujar salah satu anggota arisan tersebut.


" iya jeng, nggak nyangka kalau kita akan jadi besan, iya nggak Sin?" ujar Mama Tika.


" Iya Tik, jadi makin dekat ya persahabatan kita" sahut Mama Sinta.


Mela tersenyum, ia merasa senang melihat mama dan mertuanya bahagia.


" kamu pengen makan apa sayang?" tanya Mama Sinta.


" ini aja cukup ma" jawab Mela, sebenarnya ia ingin makan sate tetapi sungkan untuk mengambilnya.


" beneran nggak ada yang pengen? nanti sampai rumah ngidam lagi" ujar Mama Tika menimpali.


" nggak ada kok ma" ujar Mela meyakinkan.


Setelah acara arisan selesai Mama Tika dan Mela pulang ke rumah.

__ADS_1


Sesampainya di rumah Mela langsung menuju kamarnya karena capek.


" hoamm"..


" tidur ah, rasanya ngantuk banget nih" Mela menguap beberapa kali, lalu ia pun tertidur sekarang.


Β ----------------------


Di kantor Fino.


" Pak Arga ini daftar nama orang yang mengajukan lamaran di perusahaan cabang yang anda minta kemarin" ujar HRD di kantor Fino itu.


" taruh situ saja nanti saya periksa dulu" jawab Arga.


Setelah HRD itu pergi, Arga pun segera mengecek daftar nama dan Cvnya.


Ada sekitar 70an orang yang mengajukan lamaran, namun hanya 5 orang saja yang beruntung dan bisa bekerja di sana.


Arga membacanya satu persatu. Dan salah satu yang terpilih adalah Arumi Paramitha . Untuk wawancaranya adalah besok pagi. Arga menyuruh HRD tadi untuk menghubungi ke 5 orang tersebut.


" semoga saja mereka bisa di ajak kerja sama di perusahaan ini" gumam Arga.


Ia masuk ke ruangan Fino sekarang.


" sibuk amat" ujar Arga.


" iya nih, gimana udah dapat belum karyawan barunya?" tanya Fino.


" udah tadi" jawab Arga singkat.


Arga pun membantu Fino menyelesaikan pekerjaan yang menumpuk itu.


Β 


Drt... drt...


" ada telfon.. siapa ya" gumam Tata.


πŸ“ž" hallo.. maaf ini siapa ya?"


πŸ“ž"................"


Setelah selesai menelfon Tata bersorak gembira. Pasalnya surat lamaran yang ia kirim itu diterima. Dan ia harus melakukan wawancara kerja besok pagi.


" yeeeyyyyy akhirnya aku bisa kerja juga" ujar Tata.


" besok pakai baju apa ya.. biar kelihatan profesional?" gumam Tata.


Ia mengobrak - abrik lemarinya untuk mencari baju yang pas buat besok.


" aku harus percaya diri saat di wawancara besok, biar mereka yakin dengan kemampuanku" gumam Tata.


Dan sampai saat ini dia belum tau jika perusahaan itu adalah anak cabang dari perusahaan Fino.


----------------


Fino telah sampai di rumah. Sedangkan Mela masih tertidur di kamar.


" istriku sedang tidur ternyata" ujar Fino setelah masuk ke dalam kamar. Ia membelai kepala Mela yang masih tertutup jilbab.


" udah mandi belum ya" gumam Fino.


" sayang..." ujar Fino sambil mengusap pipi Mela.

__ADS_1


" hoamm" Mela mengerjap lalu mengucek matanya. Ia pun bangun lalu duduk bersandar di kepala ranjang.


" baru pulang ya mas? apa dari tadi?" tanya Mela.


" baru saja" jawab Fino singkat.


" kamu udah mandi belum?" tanya Fino.


" hehe belum mas" jawab Mela.


" mandi gih, nggak baik buat orang yang hamil kalau mandi sore - sore" ujar Fino.


" iya mas Mela mandi dulu ya" Mela pun segera pergi ke kamar mandi.


Sementara Fino merebahkan tubuhnya di atas kasur. Banyaknya pekerjaan di kantor membuatnya kecapekan sekarang.


" capek... pegal semua nih badan" gumam Fino sambil memijat lengannya. Tak terasa ia pun tertidur dan masih menggunkan sepatu dan jasnya.


-------


Mela telah selesai mandi dan ganti baju.


" jadi pengen makan sate nih" batin Mela.


Ia teringat sate yang ada di restoran saat ikut mama arisan tadi.


Mela melihat Fino tengah terlelap.


" kok tidur.. masih pakai sepatu lagi, pasti kecapekan papa kamu nak" ujar Mela sambil mengelus perutnya.


Mela melepaskan sepatu Fino dengan pelan dan hati - hati supaya tidak membangunkan Fino.


Meskipun Mela sangat pelan saat melepaskan sepatu itu, tapi Fino pun bangun juga.


" ehh udah sayang nggak usah biar aku aja" ujar Fino melarang Mela melanjutkan aktifitasnya.


" nggak papa mas, kamu duduk aja" tolak Mela.


" makasih ya, mas capek banget badannya. Nanti harus lembur lagi" ujar Fino.


" yah padahal aku pengen makan sate" batin Mela kecewa.


" nggak papa lah, besok bisa beli sendiri" gumam Mela dalam hati.


" Mela siapin air panas ya mas buat berendam, pasti capeknya mendingan nanti" ujar Mela.


" iya sayang"


-------------


Benar saja setelah makan malam Fino sibuk dengan tugas - tugasnya.


Mela merasa di cuekin sama Fino. Padahal ia ingin sekali makan sate.


" ah pesen tofood aja deh, yang penting makan sate" gumam Mela.


Mela segera memesan sate di aplikasi tofood. Ia harus menunggu beberapa saat sampai sate itu datang. Mela sudah tidak sabar jika harus menunggu besok. Ia takut nanti anaknya akan ngiler jika keinginannya tidak di turuti😁😁😁


Bersambung..............


**Mau next episodenya nggak nih???


Kalau mau like komen dan votenya dulu ya πŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ™πŸ™**

__ADS_1


__ADS_2