ISTRIKU SI TOMBOY CANTIK

ISTRIKU SI TOMBOY CANTIK
Episode 28


__ADS_3

Makan malam telah tiba.


" sayang ini mama sudah masakin sayur asemnya" ujar mama.


" emm pasti enak nih, makasih ya ma" ujar Mela.


Setelah melayani suaminya Mela pun mengambil makanannya sendiri. Dengan sangat lahap Mela menghabiskan makanannya. Karena belum kenyang, Mela pun mengambil sedikit nasi dan juga lauknya.


" makannya pelan - pelan dong sayang, nanti tersedak lagi" ujar Fino.


" iya mas, habis ini enak banget sih" jawab Mela.


" tumben sayang kamu makannya banyak, biasanya juga sedikit" ujar mama heran.


" iya ma, ini kan buat dua orang, jadi makannya harus banyak" ujar Fino.


" dua orang?" tanya mama heran.


" Mela hamil ma" ujar Mela.


" yang benar kamu?" tanya mama memastikan.


" iya ma, kemarin Mela itu demam terus dirawat di rumah sakit, kata dokter Mela hamil" ujar Mela.


" syukur alkhamdulillah, kita akan punya cucu pa" ujar mama girang.


" papa juga seneng ma, jaga baik - baik sayang, makan yang banyak biar sehat" ujar papa.


" iya pa"


Mama dan papa sangat bahagia, karena Mela sudah hamil sekarang.


" maaf ma pa, kami nggak sempat beli oleh - oleh kemarin" ujar Fino merasa bersalah.


"nggak papa, kalian pulang dengan selamat aja mama sama papa udah seneng banget, apa lagi sekarang Mela hamil, mama tambah seenengggg banget" ujar mama senang.


Makan malam pun telah usai, mereka kembali ke kamar masing - masing sekarang.


" mas sini dong, Mela pengen di peluk nih" ujar Mela.


Fino pun beranjak dari sofa menuju ranjang.


" manja banget sih istriku ini" ujar Fino sambil mengacak rambut Mela pelan.


" hehe, yang Mela rasain sekarang itu, pengen dimanja, makan, terus malas - malasan, kok bisa ya mas?" tanya Mela heran.


" nggak papa sayang yang penting kalian sehat" Fino mengelus perut Mela yang masih rata itu.


" sayang ini papa, kamu yang sehat ya, jangan nakal sama mama oke, kasihan mama kamu" ujar Fino di depan perut Mela. Ia sedang mengajak ngobrol calon anak mereka. Meskipun kelihatannya Fino hanya ngomong sendiri๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚.


" sayang, kalau lagi hamil boleh nggak sih kita berhubungan?" tanya Fino.


" nggak tau mas, Mela takut" jawab Mela.


Lalu Fino mengambil ponsel yang ada di nakas.


Ia mencari artikel tentang kehamilan.


" ohh ternyata kalau hamil muda boleh kok asal jangan sering - sering dan harus pelan - pelan"


"terus kalau udah hamil besar malah dianjurkan loh" ujar Fino.


" begitu ya" Mela mengangguk - anggukan kepalanya.

__ADS_1


" berarti kalau sekarang boleh dong? " tanya Fino.


" nggak boleh, Mela capek mas" tegas Mela.


" ya sudah deh, kita tidur aja kalau begitu" ujar Fino. Sebenarnya ia hanya bercanda saja. Mana mungkin Fino tega, Mela kan masih dalam masa pemulihan setelah demam kemarin.


Akhirnya Fino pun tidur juga. Sementara Mela tidak bisa tidur karena kepikiran ucapan Fino barusan. Antara takut sama pengen sehingga Mela tidak bisa tidur sekarang.


" aduhh kenapa ini mata nggak bisa merem juga sih, masa iya harus bangunin mas Fino terus bilang mas Mela ingin.... kan malu..." batin Mela gusar.


Satu jam telah berlalu. Mela tidak bisa tidur juga, meskipun ia sudah bermain game sampai capek sendiri๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚.


" ahhh... biarin aja lah, aku bangunin aja dia" batin Mela. Akhirnya Mela pun mencoba membangunkan Fino.


Mela menelusuri wajah Fino dengan jarinya. Lalu mengusap - usap bibir Fino pelan.


" kenapa nggak bangun juga sih" gumam Mela.


Sebenarnya Fino sudah bangun sejak Mela bermain game, karena Mela berisik dari tadi. Fino hanya pura - pura tidur sekarang.


Lalu Mela mencubit - cubit perut Fino pelan. Fino pun membelakangi Mela lalu tertawa pelan.


" kemakan omongan sendiri kan sekarang hahaha " batin Fino.


Karena Fino membelakanginya, Mela pun segera memeluk Fino dari belakang.


" kamu kenapa sih sayang, aku ngantuk nih" ujar Fino.


" ehhh... Mela nggak bisa tidur mas" ujar Mela gugup.


Fino membalikkan badannya lagi mengahadap Mela.


" aku peluk ya biar bisa tidur" ujar Fino.


Sementara Mela tidak tidur juga.


" mas.... Mela ingin" gumam Mela, Fino pun mendengar itu.


" pengen apa sayang?" tanya Fino.


" pengen itu" Fino yang paham dengan maksud Mela hanya tertawa.


" hahaha katanya capek tadi" ujar Fino.


" mas kok malah tertawa sih, mau nggak nih" ujar Mela sedikit kesal karena Fino masih mentertawakannya.


" ya mau lah, siapa juga yang mau menolak ajakan istri" ujar Fino lalu segera mencium bibir Mela.


Hingga Mela larut dalam permainan lembut Fino.


---------------


Pagi hari di kamar Mela.


Fino sedang memakai kemejanya yang dibantu oleh Mela.


" mas selama Mela hamil, kita tinggal di sini dulu ya.. nanti kalau Mela butuh apa - apa kan ada mama di rumah" ujar Mela hati - hati saat mengatakannya.


" iya sayang, terserah kamu, yang penting kamu nyaman" ujar Fino.


" makasih ya mas udah ngertiin aku" Mela memeluk Fino, lalu Fino pun membalasnya. " iya sayang"..


" nggak papa deh tinggal di sini dulu, benar kata Mela kalau di sini kan ada mamanya, kalau butuh apa - apa dia pasti ngomong sama mamanya, kalau di rumahku pasti dia sungkan sama mama" batin Fino.

__ADS_1


" turun yuk, sarapan dulu, pasti udah ditungguin sama mama dan papa" ajak Mela.


" ayo"


---------------


Setelah sarapan Fino pun langsung berangkat ke kantornya.


" sayang mas berangkat dulu ya" pamit Fino.


" iya mas hati - hati" jawab Mela.


Fino berlutut di hadapan Mela, lalu ia berpamitan kepada calon anaknya.


" sayang jangan nakal ya di perut mama, kamu jagain mama selama papa kerja oke" ujar Fino lalu mencium perut rata Mela.


" kamu lucu mas" ujar Mela sambil tertawa.


" hehhe ngga papa, kan pamit sama dedek juga biar tambah semangat kerjanya" jawab Fino sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


Fino pun sampai di kantor. Ia segera berjalan menuju ruangannya.


" Arga udah datang belum ya" gumam Fino lalu masuk ke ruangan Arga yang ada di samping ruangannya.


" hei Ga" sapa Fino.


Arga pun kaget dibuatnya.


" ngagetin aja sih, bukannya pulang besok ya... kok udah masuk kantor sekarang? " tanya Arga.


" terserah gue dong, istri gue demam kemarin" ujar Fino.


" haha pasti gara - gara elo nih, dia sering nggak pakai baju kan kalau tidur" goda Arga.


" hahaha sembarangan aja kalau ngomong, dia itu lagi hamil" ujar Fino mengagetkan Arga.


" what hamil?... pasti gara - gara elo lagi nih" ujar Arga heboh.


" iya lah gara - gara gue, gue kan suaminya" ujar Fino bangga.


" widih.. sombong amat... hahaaha.. selamat ya bro, elo akan jadi ayah sekarang" ujar Arga.


" iya makasih" mereka pun tertawa lagi.


" syukurlah Fino udah berangkat ke kantor tugas gue jadi berkurang sekarang hahaha" batin Arga girang.


Arga pun segera memberitahu Fino agenda hari ini. Ternyata banyak sekali berkas yang harus Fino tanda tangani.


" thanks ya Ga, selama gue tinggal elo udah gantiin gue di sini" ujar Fino.


" iya sama - sama.. udah tugas gue kan" jawab Arga.


" nanti gue traktir elo deh" ujar Fino.


" cuma traktir dong nih, nggak ada bonus lainnya?" goda Arga.


" iya iya gue kasih elo bonus nanti, tenang aja" ujar Fino.


Hahahaha๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚ suara tawa mereka menggema di dalam ruangan Fino itu.


Bersambung......


Tunggu episode berikutnya ya...

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian di kolom komentar, serta like dan votenya ya hihihi๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„


__ADS_2