ISTRIKU SI TOMBOY CANTIK

ISTRIKU SI TOMBOY CANTIK
Episode 48


__ADS_3

"assalamualaikum semua" teriak Fino.


" waalaikumsalam" jawab Mela dan mama kompak.


" wah lagi pada makan siang nih" ujar Fino sambil menarik kursi di samping istrinya.


" kamu udah makan belum mas?" tanya Mela.


" belum sayang, mas pengen makan bareng kalian" jawab Fino.


" ambilin nasinya sayang, biar makin rame" ujar mama.


" iya ma"


Mela dengan sigap mengambilkan nasi dan lauknya untuk Fino. Setelah itu mereka melanjutkan makan siang.


" enak ma, siapa yang masak?" tanya Fino.


" enak ya, tadi Mela yang masak, mama cuma bantuin doang" jawab mama.


" pantas saja rasanya agak beda dengan masakan mama, tapi sama - sama enak" ujar Fino.


" kamu jangan bohong mas, kalau makanannya nggak enak jujur aja nggak papa kok" sahut Mela.


" duh salah ngomong nih, aku harus cari alasan nih, tapi emang enak kok masakannya" ujar Fino dalam hati.


" enak sayang... nih mas jadi pengen nambah" ujar Fino lalu mengambil nasi dan lauknya lagi.


" syukurlah kalau kamu suka" kata Mela.


" hehehe" Fino nyengir kuda.


Untung saja Fino bisa menunjukkan kalau dia suka makanannya.


Setelah makan siang Fino dan Mela pergi ke kamar untuk istirahat.


" kamu udah sholat belum mas?" tanya Mela.


" udah tadi di kantor" jawab Fino.


Fino merasa badanya perlu yang segar - segar. Ia pun segera mandi sekarang.


Mela menyiapkan baju ganti untuk Fino.


Saat Fino tengah mandi, Mela mendengar hp Fino berdering.


" ada telfon" lirih Mela.


Telfon itu dari nomor asing, terlihat foto profil dari nomor tersebut, seorang wanita berpakaian seksi.


" nomor asing, tapi siapa dia" batin Mela.


Mela tidak berani mengangkat telfon itu. Ia hanya melihatnya saja.


Karena tidak kunjung di angkat, orang yang menelfon itu pun mematikannya.


Selang beberapa saat orang yang tadi, mengirim pesan. Tanpa sengaja Mela membuka pesan tersebut.


✉ 08xxxx " Fino sayang, angkat dong telfonya... aku kangen sama kamu"


Kurang lebih begitu isi pesanya.


" astaghfirullah, siapa dia.. kenapa memanggil suamiku sayang" gumam Mela.


" jangan - jangan mas Fino selingkuh lagi" lirih Mela.

__ADS_1


Mela segera menghapus pesan dan bukti panggilan tadi.


" apa aku tanya saja ya sama mas Fino " Mela menjadi bimbang. Ia takut jika apa yang sedang ia pikirkan itu adalah kenyataan.


" nggak mungkin, mas Fino bukan orang yang suka selingkuh" gumam Mela.


Fino telah selesai dengan ritual mandinya. Mela kaget lalu meletakan hp tersebut di tempat semula.


Mela hanya bersikap biasa saja, seolah - olah tidak ada yang sedang dia pikirkan.


" sayang bobok yuk, mas pengen tidur siang sama kamu" ajak Fino.


" ayo mas" Mela dan Fino membaringkan tubuhnya di atas kasur.


" aku harus bagaimana sekarang, apa aku cari tau sendiri aja ya siapa wanita itu" batin Mela.


" apa aku udah nggak menarik lagi ya sekarang, aku jadi gendut.. pasti mas Fino udah bosen sama aku"


" sudah lah aku nggak boleh gegabah kalau benar dia selingkuh pasti akan ketahuan akhirnya" Mela mulai gundah. Ia takut jika Fino akan berpaling darinya.


...---------------...


Di tempat lain.


Kesya hendak menaiki pesawat. Ia harus segera pulang ke negaranya untuk membeli obat terlarang.


" aku akan terus menerormu Fino, kalau perlu istrinya sekalian hahaaha" gumam Kesya.


Kesya sudah mulai menyusun rencana untuk memisahkan Fino dengan Mela. Dia tidak perduli jika harus membayar mahal untuk bisa merusak pernikahan Fino.


Karena Kesya sangat teropsesi dengan Fino, ia bisa saja bertindak nekat sekarang. Dia sudah salah dalam melangkah.


" aku harus menyuruh orang untuk melacak nomor hp wanita itu, setiap hari aku bisa menerornya hahaha" gumam Kesya


" tunggu aku Fino sayang, aku akan memiliki mu secepatnya" lirih Kesya


Malam telah tiba.


Keluarga Fino sedang menikmati makan malam bersama di restoran.


" kamu mau nambah lagi sayang? tadi kan nasinya cuma sedikit" tanya Fino.


" enggak mas, ini udah cukup kok" jawab Mela.


" apa dia sungkan ya sama mama dan papa" batin Fino.


" meskipun aku hamil, aku juga harus menjaga pola makan ku mulai sekarang, nanti tambah gendut lagi" batin Mela.


" kamu nggak usah sungkan Mela, makannya yang banyak, kan buat dua orang" sahut papa.


" iya pa, Mela nggak sungkan kok, tapi ini udah kenyang" jawab Mela.


" orang hamil itu kan makannya banyak sayang, nambah lagi ya" ujar mama sambil menyentongkan nasi untuk Mela.


Karena semuanya memaksa akhirnya Mela pun menurut. Dalam hati Mela menolak untuk makan banyak, tapi perut berkata lain.😂😂


Setelah selesai makan malam mereka pun segera pulang kerumah masing - masing.


" nggak nginep di rumah aja Mel malam ini?" tanya mama.


" besok aja ma kalau udah lahiran" jawab Mela.


" iya deh, mama akan bersabar" ujar mama.


Sebenarnya mama masih kangen dengan anak dan menantunya itu. Sekarang ia harus mengalah terlebih dahulu.

__ADS_1


" kami pulang dulu ya ma" pamit Mela.


" iya nak hati - hati ya di jalan, sering - sering main ke rumah" jawab mama.


" iya ma"


" assalamaualaikum"


" waalaikumsalam"


Fino melajukan kendaraanya menuju rumah Mela dengan kecepatan sedang.


" sayang habis ini kamu tidur dulu ya, mas masih ada kerjaan" ujar Fino.


" iya mas, Mela boleh pinjam hpnya nggak?" tanya Mela.


" ambil aja"


Dengan senang hati Fino meminjamkan hpnya kepada Mela.


Mela mulai membuka pola hp Fino. Terlihat walpaper pernikahannya dengan Fino. Mela tampak cantik waktu itu.


" dulu aku kurus masih cantik, tapi sekarang gendut, kumel, nggak cantik lagi" batin Mela.


Mela tidak mau melewatkan kesempatan ini. Ia mulai mencari tau siapa wanita itu.


Mulai dari nomor hp, pesan, riwayat telepon, dan lainnya. Namun sayangnya tidak ada informasi sama sekali.


" nggak ada bukti sama sekali, semoga saja itu hanya orang yang iseng mengerjai mas Fino " batin Mela.


Fino melihat raut wajah Mela yang berubah sedih.


" kamu kenapa sayang?" tanya Fino.


" nggak papa mas, ka- kamu masih cinta kan sama aku?" tanya Mela tiba - tiba.


" kamu kok tanya begitu sih, sampai mati pun aku cuma milik kamu sayang. Aku sudah cinta mati sama kamu" jawab Fino


" serius??" Mela memastikan


" iya beribu - riburius hehe" ujar Fino lalu mengecup tangan Mela.


" meskipun aku gendut, jelek nggak cantik lagi? " tanya Mela.


" iya, aku akan selalu mencintai kamu apa pun keadaan kamu" ujar Fino mantap.


Mela tidak melihat kebohongan dalam mata coklat Fino.


" aku pegang ucapan kamu mas" lirih Mela dalam hati.


" kamu harus tetap makan yang banyak ya, kasihan anak kita kalau mamanya diet" ujar Fino.


" iya mas, aku nggak lagi diet kok" jawab Mela.


Mereka telah sampai di kediaman papa Wawan. Fino memarkirkan mobilnya terlebih dahulu.


Setelah itu Mela masuk ke kamarnya di ikuti oleh Fino dari belakang.


" kamu tidur dulu ya, mas kerja lagi" sambil mengecup dahi Mela.


" iya mas, jangan malam - malam" jawab Mela


" iya sayang, cuma sebentar kok" sahut Fino.


Mela tidak menolak permintaan Fino karena dia memang sudah mengantuk. Tidak butuh waktu lama untuk Mela bisa terlelap, karena dia sudah sangat mengantuk.

__ADS_1


Bersambung..............


Dukung Author ya dengan cara like komen dan kasih votenya oke !!.....🙏🙏😊😊😊


__ADS_2