ISTRIKU SI TOMBOY CANTIK

ISTRIKU SI TOMBOY CANTIK
Episode 58


__ADS_3

" sayang jadi kan nanti beli bajunya?" tanya Fino.


" jadi mas, mau jam berapa?" tanya balik Mela.


" sehabis kerja aja gimana, soalnya nanti ada 2 kali rapat di kantor" jelas Fino.


" iya deh nggak papa" jawab Mela.


Fino sudah duduk di belakang kursi kemudi. Ia harus segera berangkat ke kantor.


" Mas berangkat dulu ya" pamit Fino.


" iya mas hati - hati di jalan"


Fino pun menyalakan mesin mobilnya lalu melaju membelah jalanan.


Setelah kepergian Fino, Mela pun kembali masuk ke dalam rumah.


Mela menemui mamanya yang sedang bersiap melakukan senam yoga di teras belakang.


" ma nanti sore Mela mau ke mall sama mas Fino, mama mau ikut nggak? Mela pengen beli baju buat acara besok" ujar Mela.


" nanti sore ya, boleh deh"


Mela menemani mamanya sambil menyeruput secangkir susu vanila buatanya tadi.


 


" bagus, kalian intai terus gerak - gerik Fino dan istrinya , dan ingat jangan sampai ketahuan mengerti?" perintah Kesya kepada anak buahnya.


" kami mengerti"


" dan ini bayaran buat kalian, akan aku tambahkan lagi setelah usahaku berhasil"


Kedua anak buah Kesya pamit pergi karena sudah mendapatkan bayarannya. Mereka akan kembali lagi memata - matai Mela dan Fino.


" dengan begini aku jadi lebih gampang mendekati Fino"


Kesya pun masuk ke dalam mobilnya, lalu melaju menuju ke tempat yang ingin sekali ia kunjungi. Kesya akan pergi ke salon untuk merawat tubunya. Ia ingin tampil maksimal di depan Fino nantinya.


" aku akan menjadi wanita paling bahagia di dunia ini setelah menjadi nyonya Fino "


" hahahaha"


Kesya terus saja menghayalkan masa depan indah bersama Fino.


Setelah sampai, ia pun memarkirkan mobilnya di tempat yang sudah di sediakan pihak salon.


" mbak aku ingin mempercantik tubuh ku, semuanya" kata Kesya kepada resepsionis salon.


" baiklah, silahkan ikut saya" kata resepsionis.


Kesya akan melakukan spa untuk tubuhnya, lalu rambut dan wajahnya. Akan membutuhkan waktu berjam - jam untuk melakukan semua perawatan itu.


 


Pukul 3 sore, Fino harus mengikuti rapat di sebuah restoran yang berada di dalam mall. Ia tidak sendirian karena ditemani Arga dan juga Tata.


" sayang nanti rapatnya di mall lho, habis rapat sekalian kita bisa beli hadiah buat Mela " ujar Arga.

__ADS_1


" wah bagus dong, bisa menyingkat waktu nanti"


Arga dan Tata sedang menyiapkan dokumen untuk dibawa rapat nanti.


Setelah siap Arga pun memanggil Fino untuk berangkat sekarang.


" ayo bos, kita berangkat sekarang sudah waktunya" ajak Arga.


" oke"


Mereka bertiga bejalan menuju parkiran untuk mengendarai mobil masing - masing.


" aku harus telfon Mela dulu nih, kalau bisa ngajak mama kan aku nggak perlu pulang dulu menjemput Mela " gumam Fino.


Fino memberhentikan mobilnya ketika lampu sedang merah. Ia pun menggunakan kesempatan ini untuk menghubungi Mela.


📞 " hallo sayang, maaf ya mas masih ada satu kali lagi rapat di restoran mall yang nanti akan kita kunjungi"


📞 " nggak papa mas, Mela nyusul aja ke situ sama mama, mas tunggu aja ya nanti


"


📞 " iya sayang, makasih ya"


📞" iya mas"


Fino lega karena Mela mau mengerti. Saat lampu kembali hijau, mobil Fino melaju lagi menuju mall. Fino tidak menyadari jika disamping mobilnya ternyata adalah mobil Kesya.


" panjang umur dia, baru juga dipikirin malah muncul di depan mata" gumam Kesya.


" mau kemana dia, aku ikutin ah"


Kesya mengikuti Fino sampai ke mall.


Ia duduk tidak jauh dari tempat Fino berada.


" memang tampan sekali dia, tidak rugi jika aku harus mengeluarkan uang banyak untuk mendapatkanya" gumam Kesya.


Tak lupa Kesya menggunakan penyamaran supaya Fino tidak mengetahui keberadaanya.


 


" ma.. mas Fino nggak bisa jemput kita, dia sedang rapat di restoran yang ada di mall" terang Mela.


" oh begitu ya, kita bisa naik taksi kan kesananya" jawab mama.


" iya ma, kita siap - siap dulu yuk" ajak Mela.


" boleh tunggu mama sebentar ya" kata mama.


Mela dan mama segera bersiap untuk berangkat. Karena waktu sudah sore.


Setelah siap Mela dan mama berangkat menuju mall dengan menaiki taksi online.


Perjalanan cukup menyita waktu karena kondisi jalanan yang mulai macet. Mela khawatir jika Fino akan menunggunya terlalu lama.


" aku kirim pesan aja deh biar Mas Fino tau kalau aku terjebak macet"


Setelah mengirim pesan, Fino langsung membalasnya.

__ADS_1


✉ Fino " iya sayang, mas juga belum selesai rapatnya, kamu hati - hati ya di jalan" Balasan pesan dari Fino. Tak lupa Fino juga memberi tau lokasi dimana ia berada.


Akhirnya Mela sampai di tempat tujuanya. Ia dan sang mama segera menghampiri Fino.


Rapat baru saja usai. Fino dan juga rekan kerjanya sedang membereskan berkas yang tadi digunakan untuk rapat.


Kesya masih saja duduk mengamati Fino. Dari kejauhan ia melihat Mela berjalan ke arah Fino.


" ini kesempatan bagus" gumam Kesya.


Saat Mela semakin dekat, Kesya bangun dari duduknya lalu berlari ke arah Fino.


Kesya langsung memeluk Fino dari belakang. Mela melihat kejadian itu.


" Astaghfirullah bukankah itu Mas Fino, dan itu wanita yang waktu itu periksa hamil kan" lirih Mela.


Tubuh Mela seketika terasa lemas. Mama Tika juga melihat itu.


Mela langsung lari meninggalkan mamanya. Mama Tika yang paham langsung mengejar Mela dan mencoba menghentikanya.


" Mela jangan lari nak kamu sedang hamil" teriak mama.


Fino mendengar teriakan Mama Tika. Ia berlari menuju sumber suara.


" tega kamu mas, aku benci sama kamu" batin Mela. Ia berlari sambil menangis.


Dengan tergesa - gesa Mela berlari menuruni eskalator. Namun sayangnya ia kurang hati - hati. Kaki Mela tergelincir lalu jatuh terguling hingga lantai dasar.


Seketika Mela tidak sadarkan diri. Fino panik melihat itu.


" Ya Allah Mela kenapa kamu berlari, sepertinya kamu salah paham" lirih Fino.


Fino membopong Mela menuju mobilnya disusul oleh Arga.


" cepetan Ga, aku takut Mela kenapa - napa" ujar Fino.


Selama perjalanan menuju rumah sakit Fino terus saja menangisi Mela.


Begitu banyak darah yang keluar dari sela kaki Mela. Fino semakin panik melihat itu.


" cepetan Ga...." perintah Fino.


" iya bentar lagi sampai"


Arga mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi.


Sedangkan Mama Tika menyusul mobil Fino bersama dengan Tata.


" apa sebenarnya yang terjadi, siapa wanita tadi" lirih mama.


" mama yang tenang ya, kita doakan saja untuk keselamatan Mela dan juga anaknya, soal wanita tadi saya rasa hanya salah paham" jelas Tata.


" iya Ta, mama sangat khawatir"


Mama Tika mencoba menghubungi suaminya supaya segera datang ke rumah sakit.


Mama masih menangis, ia takut akan keselamatan Mela dan juga calon cucunya. Ia berdoa meminta keselamatan untuk keduanya.


Bersambung........

__ADS_1


Dukung Author ya dengan cara like komen dan kasih votenya oke !!.....🙏🙏😊😊😊


__ADS_2