ISTRIKU SI TOMBOY CANTIK

ISTRIKU SI TOMBOY CANTIK
Episode 6


__ADS_3

Subuh telah tiba...


Suara adzan terdengar dari ponsel Mela. Membuat sang empunya mengerjapkan mata lalu bangun.


" sudah subuh rupanya" gumam Mela.


Seperti biasa Mela bergegas mandi lalu melaksanakan sholat subuh.


Setelah itu ia berniat bermain game online kesukaannya. Namun rencana itu gagal karena sang mama telah memanggilnya terlebih dahulu.


tok tok.


" Mela... sudah bangun belum nak?" teriak mama dari luar.


" tumben mama cari aku jam segini" gumam Mela.


" buka aja ma pintunya, Mela sudah bangun" teriak Mela.


" ya ampun Mela game lagi game lagi" ujar mama tidak suka.


" bentar doang ma" jawab Mela.


" udah sekarang taruh ponsel kamu, ikut mama masak sekarang juga" suruh mama.


" kan ada bi siti ma" ujar Mela.


" ngeles aja kamu, cepetan bantuin mama". ujar mama.


" bentar aja ma, nanggung nih.." ujar Mela yang terus saja menatap ponselnya.


" kamu ini perempuan Mela.. plis deh stop main gamenya, fokus sama masa depan kamu, harus bisa masak sendiri, buang jauh - jauh sifat malas kamu, jangan jadi tomboy kaya anak cowok gitu mama nggak suka itu" omel mama kepada Mela.


Mela pun menaruh ponselnya diatas nakas. " iya ma udah nih" ujar Mela.


Mela takut dengan omelan mamanya karena sang mama tidak pernah membentaknya sama sekali.


" kalau perlu kamu hapus aja sekalian game itu" ujar mama.


"jangan dong ma Mela janji mulai sekarang akan belajar masak, tapi boleh ya main gamenya sesekali" ujar Mela memelas.


" baiklah mama pegang janji kamu, kamu boleh main game itu sesekali saja, jangan sering - sering, tiap pagi kamu harus bantu mama masak oke" tegas mama.


" iya ma Mela janji"


" ya sudah sekarang kamu ikut mama ke dapur, kita masak sekarang" ujar mama sambil pergi meninggalakan Mela.


" maafkan mama sayang, sebenarnya mama tidak tega membentak kamu, tapi ini juga demi kebaikanmu sayang" batin mama setelah keluar dari kamar mela.


Mela POV.


" serem juga ya mama kalau lagi marah" gumam ku.


Aku pun segera turun ke bawah menyusul mama di dapur.


" sini sayang, tugas kamu serang masak sayur sop ya" perintah mama ku.


" tapi Mela nggak bisa ma" rengek ku seperti anak kecil.


Memang baru kali ini aku menginjakkan kaki ku di dapur untuk memasak, sekedar masak mie instan aja selalu minta di buatin bi Siti. Apa lagi harus masak sayur sop.


" kamu bersihkan semua sayuran itu, lalu kamu potong - potong" ujar mamaku.

__ADS_1


Aku pun melakukan apa yang dikatakan oleh mama. "Ternyata seru juga ya" batin ku.


" habis ini apa lagi ma? tanya ku.


" itu sayang kamu geprek bawang putih dua siung, lalu kamu tumis sebentar habis itu kasih air secukupnya ya" ujar mamaku.


Aku melakukan setiap tahap memasak dengan benar. Ternyata tidaklah susah seperti apa yang aku bayangkan selama ini.


Setelah matang mama mencoba rasa sayur sop buatan ku. " enak sayang, nggak kalah sama masakan mama" ujar mamaku.


Aku segera memeluk mamaku, senang rasanya jadi anaknya.


" makasih ya ma udah mau bantu Mela belajar masak" ujar ku.


" iya sayang, teruslah belajar ya" ujar mama.


" iya ma"


Kegiatan masak pun selesai. Aku dan mama menghidangkan apa yang kami masak tadi.


sekarang sudah pukul 7 pagi saatnya aku ganti baju lalu sarapan bersama.


Setelah ganti baju lalu memakai sepatuku, tak lupa aku membawa tas dan jaket kulitku. Lalu aku turun ke bawah menemui papa dan mama.


" kata mama tadi kamu belajar masak ya mel?" tanya papa. Aku pun tersenyum lalu menganggukan kepalaku.


" kalau gitu papa mau cicipi masakan Mela ya" ujar papa.


" boleh pa" aku menuangkan sup yang tadi aku masak ke dalam mangkuk kecil buat papa.


" enak ternyata" puju papa.


Setelah selesai sarapan aku pun berpamitan untuk pergi ke kampus.


" ma pa Mela berangkat dulu ya assalamualaikum " lalu mencium punggung tangan papa dan mama secara bergantian.


" waalaikumsalam "


Aku pun segera memakai jaket karena pagi ini aku harus mengendarai motor kesayanganku itu. Motor gede mirip punya nya babang Mark Marquez itu hehe...


Ku lajukan motorku dengan kecepatan sedang.


Ku hentikan motorku di persimpangan jalan karena lampu lalu lintas sedang merah. Tanpa disengaja ternyata mobil di sebelahku itu mobilnya Kak Fino.


Ia membuka jendela mobilnya saat itu, jadi kelihatan kalau Kak Fino sedang menatapku. Lalu ku buka kaca helm ku.


Sejenak aku menatapnya kemudian aku tersenyum.


Lampu lalu lintas telah berganti warna hijau, aku bergegas melajukan motorku dengan kecepatan tinggi karena takut terlambat.


Aku pun sampai di kampus dengan keadaan selamat.


" hei ta" ucap ku saat menghampiri Tata di bangkunya.


" tumben pakai jaket kulit, elo bawa motor ya?" tanya Tata.


" iya Ta soalnya tadi malam itu Kak Fino wa gue, katanya mau anter jemput gue lagi, terus gue tolak deh" ujar ku.


" ya ampun Mel, biarin kenapa sih, kalau gue jadi elo nih, nggak bakal gue tolak biar pun setiap hari diantar jemput sama dia" ujar Tata.


" ya udah sana" ujar ku cuek.

__ADS_1


Tringg.....


Bel telah berbunyi. Kelas segera dimulai.


🍀🍀🍀🍀🍀


" si Mela pasti sengaja pakai motor biar bisa nolak gue pasti " gumam Fino.


Fino telah sampai di meja kerjanya.


" menarik juga dia" gumam Fino lagi.


Tok tok tok


Arga masuk ke dalam ruangan Fino. Arga adalah sahabat sekaligus sekertaris Fino di kantornya. Beberapa kali Arga memanggil Fino, tetapi Fino tidak berkutik sama sekali. Saat ini Fino sedang senyum - senyum sendiri membayangkan Mela.


Tiba - tiba Arga menepuk bahu Fino, Fino pun terkejut dibuatnya.


" apaan sih Ga ngagetin aja" ujar Fino.


" hahaha lagian pagi - pagi sudah senyum- senyum sendiri dari tadi. Gue itu udah ketuk pintu terus panggil - panggil elo tadi beberapa kali, eh nggak taunya yang di panggil malah senyum - senyum sendiri lagi memikirkan sesuatu" ujar Arga


" elo lagi jatuh cinta ya..." goda arga.


" apaan sih, suka - suka gue dong" Fino mengelak, padahal kelihatan sekali kalau Fino sedang jatuh cinta.


" akhirnya setelah bertahun - tahun


menjomblo, siapa sih seseorang yang istimewa itu BOS?" Arga penasaran karena memang selama mereka bersahabat Fino belum pernah sama sekali dekat dengan cewek.


" ada lah pokoknya". jawab Fino singkat.


" mau minta saran nggak nih sama gue, gue kan sudah punya pengalaman soal pacaran" goda Arga.


" elo pengen ngeledek gue nih ceritanya, mentang - mentang elo udah pengalaman. gue percaya kalau elo punya pengalaman karena sering gonta - ganti pacar kan, alias play boy" balas Fino, mereka pun tertawa bersama setelah saling mengejek.


" jangan lupa nanti siang kita ada meeting di cafe XX ya bro" ujar Arga mengingatkan bosnya itu.


" tenang aja, gue ingat kok" balas Fino.


" oke gue permisi dulu ya bos"


" oke"


🍀🍀🍀🍀🍀


Tring bel istirahat telah berbunyi. Mela dan Tata menghabiskan waktu istirahatnya di kantin untuk minum.


" Mbak jus mangga dua ya" Mela memesan jus untuk mereka berdua.


Mereka duduk di kursi sebelah jendela.


" Mel nanti siang nongkrong di cafe XX yuk, sudah lama kan kita nggak ke sana" ujar Tata.


" boleh deh, gue juga kangen sama tempat itu" jawab Mela.


Dulu saat SMA setelah pulang sekolah hampir seminggu 3 x mereka kesana.


Setelah minum Mela dan juga Tata kembali ke kelas lagi untuk mengikuti jam selanjutnya.


Bersambung......

__ADS_1


__ADS_2