
Mela POV
Aku berlari dengan tergesa - gesa menuju kelasku. Benar saja aku sudah terlambat, untung dosenku baru saja masuk. Aku pun mengikuti Pak Agung masuk ke kelas.
Aku segera duduk disebelah Tata.
" tumben terlambat" tanya Tata.
" iya ta ceritanya panjang" jawabku dengan nafas ngos - ngosan.
" oke lo utang cerita sama gue" ujar Tata.
Aku hanya mengiyakan saja karena kelas sudah dimulai.
🍀🍀🍀🍀🍀
Di sebuah restoran.
" Sin kamu tau tidak nanti malam Fino mau mengajak Mela dinner lho" ujar Mama Tika heboh.
" yang bener kamu Tik" tanya Mama Sinta.
" bener, bahkan tadi pagi si Fino udah minta ijin sama secara langsung sama aku dan suamiku" ujar Mama Tika.
" aku seneng deh dengernya" Mama Sinta sangat senang, karena apa yang diharapkanya akan segera terwujud.
" berarti tadi pagi Fino kerumahmu ya" tanya Mama Sinta.
" iya, dia jemput Mela tadi" jawab Mama Tika.
" semalam dia cerita sama aku, katanya dia udah nembak Mela gitu" cerita Mama Sinta.
" terus udah di terima sama Mela ?" tanya Mama Tika.
" belum Tik, makanya semalam Fino nggak bisa tidur terus cerita gitu sama aku" ujar Mama Sinta.
" semoga saja mereka cepet dipersatukan ya"
" iya aamiin"
Mereka berdua terus saja membicarakan Mela sama Fino, lalu membayangkan jika mereka sudah menjadi besan.
🍀🍀🍀🍀🍀
" Ga gimana elo udah lakuin kan yang gue suruh tadi?" tanya Fino.
" tenang.. udah beres semua" jawab Arga.
" kira - kira Mela bakalan seneng nggak ya nanti" batin Fino.
Fino telah menyiapkan tempat untuk dinner romantis untuknya dan juga Mela nanti malam disalah satu hotel bintang 5 di kotanya. Di atap gedung hotel tersebut, mungkin hanya akan ada Fino dan Mela saja disana. Sehingga Fino jadi lebih bebas untuk mengungkapkan perasaanya lagi kepada Mela.
"eh.. bro siapa sih cewek elo itu?" tanya Arga penasaran.
" ada lah, besok pasti gue kenalin sama lo kalau dia sudah resmi jadi milik gue" ujar Fino.
"ohh jadi nanti malam ceritanya elo mau nembak dia gitu" tanya Arga.
" iya, sebenarnya sih udah dari kemarin gue nembak dia, tapi dia belum ngasih gue jawaban" jawab Fino.
" hahaha gue kira elo mau dinner sama pacar elo, e ternyata calon pacar" goda Arga sambil tertawa.
" terus kalau dia nolak gimana coba" tanya Arga.
" ya nggak papa, yang penting gue udah berusaha sebisa gue" ujar Fino yakin.
" bagus - bagus gue doain yang terbaik buat kalian bro" ucap Arga.
" aamiin" mereka berdua mengamini ucapan Arga.
🍀🍀🍀🍀🍀
Jam makan siang telah tiba.
__ADS_1
Kini Mela dan Tata tengah makan di kantin kampus mereka.
" Mel katanya elo mau cerita sama gue" ujar Tata.
" iya - iya gue ceritain" jawab Mela.
" jadi begini, kemarin itu waktu di cafe xx setelah elo pulang gue kan cuma berdua sama Kak Fino, hujannya itu tambah deras ta, jadi gue sama Kak Fino di sana sampai sore, terus kita ngobrol - ngobrol gitu deh" cerita Mela, namun Mela tidak yakin untuk menceritakan semuanya kepada Tata.
" terus apa lagi"
" masa sih cuma itu doang, pasti ada yang elo sembunyiin ya dari gue" tanya Tata.
" nggak ada Ta" jawab Mela singkat.
" elo tega ya sama gue, gue tau elo lagi nyembunyiin sesuatu kan dari gue, buktinya elo salah tingkah tadi waktu cerita" ujar Tata.
" masa sih" gumam Mela.
" cepetan ceritain semuanya, kalo enggak gue ngambek nih" ujar Tata mencoba membujuk Mela.
" iya deh gue ceritain" ujar Mela.
" nah gitu dong" ucap Tata.
" Kak Fino nembak gue" gumem Mela tapi masih bisa didengar oleh Tata.
" whaattt.... serius lo" tanya Tata tidak percaya.
" iya gue serius, tapi belum gue jawab, kemarin itu gue ragu, soalnya terlalu cepat Ta" ujar Mela sambil menopang dagunya menggunakan kedua tangannya.
" kenapa nggak langsung dijawab aja sih Mel, kalau elo sama Kak Fino sih gue setuju Mel, kalian cocok" ujar Tata.
" nanti malam Kak Fino mau ajak gue jalan katanya, dia udah minta ijin sama orang tua gue tadi pagi" ujar Mela.
" ya ampun so sweetttttt, gue jadi iri deh sama elo Mel, pokoknya elo harus terima dia, elo harus dandan yang cantik oke" ujar tata saking senangnya.
" iya beres" jawab Mela singkat.
🍀🍀🍀🍀🍀
" gue harus jemput Mela, baru 12.30 tetnyata, masih setengah jam lagi" gumam Fino.
" wa Mela aja deh, siapa tau udah mau pulang".
✉ Fino " udah pulang belum Mel?.
Setelah beberapa saat Mela pun membalas pesan Fino.
✉ Mela " 10 menit lagi Kak Mela pulang"
Fino pun langsung membalas pesan Mela.
✉ Fino " oke aku otw sekarang"
Fino langsung bergegas menuju mobilnya. Saat diperjalanan Fino melihat toko bunga, ia pun berhenti lalu turun dari mobil untuk membeli buket bunga.
" mbak bungkusin bunga mawar ini ya 10 tangkai" ujar Fino kepada penjual bunga itu.
" tunggu sebentar ya mas" ujar penjual.
Setelah berhasil membeli buket bunga itu Fino melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi sekarang.
Tak butuh waktu lama Fino pun samapai di kamlus Mela.
Sementara Mela baru saja sampai di gerbang. Fino turun dari mobil lalu membukakan pintu untuk Mela.
" silahkan Mel " ujar Fino.
" makasih kak" jawab Mela singkat.
Setelah Fino masuk, ia segera mengambil buket bunga tadi.
" ini Mel buat kamu" Fino memberikan bunga itu untuk Mela.
__ADS_1
Mela tidak menjawab tetapi dia malah menatap wajah Fino.
" ya ampun kak Fino kamu selalu membuatku nyaman, aku jadi baper terus nih" batin Mela.
" kamu nggak suka ya Mel" tanya Fino karena Mela belum menerima bunga itu.
" ehh su suka kok kak" jawab Mela lalu menerima bunga itu.
" makasih ya"
" iya sama - sama"
" oh ya sudah ada kan jawabannya, aku sudah enggak sabar nih pengen tau jawabannya" ujar Fino.
" Insya Allah sudah kak" jawab Mela.
" bagus kalau begitu".
" emang nanti malam kak Fino mau ajak aku kemana sih" tanya Mela.
" ada deh, masih rahasia, kamu pasti suka" jawab Fino.
" bikin penasaran aja deh" ujar Mela.
Fino hanya tersenyum, ia tetap fokus mengemudi namun sesekali menatap kearah Mela. Mela juga sudah berani curi - curi pandang sekarang.
Mobil telah berhenti di depan rumah Mela.
" mampir dulu yuk kak" ujar Mela.
" nanti malam aja, aku jemput kamu lagi, jangan lupa ya" Fino mengingatkan Mela kembali.
" iya, ya sudah Mela turun dulu ya assalamuallaikum" tutur Mela.
" waalaikumsalam" jawab Fino.
Setelah turun Mela membalikkan bandannya lalu berkata " hati - hati ya kak" ujar Mela sambil menampilkan senyum manisnya kepada Fino.
" iya" jawab Fino singkat.
" mana bisa aku jauh dari kamu Mel " batin Fino.
Fino pun melajukan mobilnya untuk kembali ke kantornya lagi.
Mela masuk ke dalam rumahnya.
" assalamualaikum ma" Mela mencari keberadaan mamanya.
" waalaikumsalam non, nyonya ada di taman sekarang" ujar Bi Siti.
" iya bi, Mela kesana" ujar Mela.
Mela segera ke taman belakang mencari mamanya.
" assalamualaikum mama ku sayang" ujar Mela.
" waalaikumsalam, anak mama lagi seneng banget nih kayaknya" ujar mama.
😊😊 Mela tersenyum.
" tumben kamu bawa bunga, cantik banget bunganya, seperti yang pegang nih" goda mama.
" mama bisa aja, Mela ke kamar dulu ya" ujar Mela meninggalkan sang mama.
" Mela - Mela, sudah beranjak dewasa rupanya anakku itu " gumam mama
Setelah masuk ke kamarnya Mela duduk di sofa. " cantik banget bunganya" gumam Mela saat mengamati bunganya.
" harum lagi".
Tak terasa Mela tertidur sambil memeluk bunga itu.
Bersambung......
__ADS_1