
Malam telah tiba.
Kini keluarga Mela sedang menikmati makan malam. " ma pa.. Mela ijin keluar ya, ada latihan bela diri soalnya" ujar Mela.
" kamu ini, ini kan sudah malam Mela " ujar mama.
" plisss.. ini yang terakhir kalinya ma, habis ini mela janji akan fokus sama kuliah Mela " jawab Mela meyakinkan mamanya. Ia memohon sambil mengatupkan tangannya didepan dada.
" gimana pa boleh tidak" tanya mama kepada papa. " tapi papa anterin kamu ya" jawab papa.
" nggak usah pa, Mela sama Tata kok nanti kalian nggak usah khawatir Mela bisa jaga diri kok" jawab Mela.
" ya sudah kamu sholat dulu gih baru berangkat" ujar mama.
"siap mamaku sayang" jawab Mela.
Mela melaksanakan sholat isya terlebih dahulu sebelum berangkat.
Ting.
✉ Tata " ayo mel gue udah di depan rumah nih"
✉ Mela " oke "
" ma pa Mela berangkat dulu ya, Tata udah di depan ". ujar Mela.
" iya hati - hati kamu ya, jangan malam - malam pulangnya." ujar mama.
" iya ma assalamualaikum "
" waalaikumsalam "
" hei Ta" sapa Mela.
" hei Mel, wih makin hari makin keren aja nih". goda Tata.
Mela memang terlihat keren apa lagi kini ia menggunakan seragam bela dirinya.
" bisa aja lo"
Dalam perjalanan Tata terus saja menjodoh - jodohkan Mela dengan Fino.
" oh iya nanti Kak Fino mau lihat gue latian ta" ujar Mela.
" bagus dong biar elo makin semangat latihannya". goda Tata.
" apaan sih yang ada gue nggak bisa gerak bebas dodol..." ujar Mela.
" lho kenapa emang?" tanya Tata.
" nggak papa sih, gue rasa kayak ada yang ngawasi gitu haha" jawab Mela.
" dasar elu itu Mel - mel, bukannya seneng malah mikirnya kayak gitu" ujar Tata sambil menggeleng - gelengkan kepala.
" jangan - jangan elo nggak suka ya sama cowok, atau elo suka lagi sama gue?" goda Tata.
" enak aja kalau ngomong, gue masih normal kali Ta" jawab Mela sambil menoyor kepala Tata.
Tak terasa mereka telah sampai di tempat latihan.
Lalu mereka pun masuk ke dalam GOR.
" Mel gue tunggu disini aja ya" ujar Tata.
" oke " Mela bergabung dengan teman - temannya untuk pemansan.
🍀🍀🍀🍀🍀
Setelah ganti baju Fino segera turun ke bawah untuk berpamitan kepada kedua orang tuanya.
" ma pa Fino keluar bentar ya" ujar Fino.
" mau kemana sayang ganteng gini, wangi lagi" goda mama.
__ADS_1
" emmm.. Fino mau liat Mela latihan bela diri ma di GOR" ujar Fino sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
" waduh calon mantu mama pa, keren pasti" " mama ikut ya" bujuk mama.
" ish mama ini, Fino kan udah gede ngapain mama kawal Fino segala" ujar Fino.
" siapa juga yang mau kawal kamu, orang mama aja mau liat calon mantu mama kok" jawab mama sewot.
" iya deh iya" akhirnya Fino pun menyerah dan mengajak mamanya.
Setelah berpamitan dengan papanya kini Fino dan sang mama sedang menuju ke tempat Mela latihan.
" sayang Mela pasti keren deh" ujar mama sambil membayangkan Mela saat sedang latihan.
Fino hanya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
Akhirnya mereka pun sampai di tempat Mela latihan.
" sampai ma ayo turun" ajak Fino.
" ayo, jangan lupa ini( air mineral untuk mela) dibawa" ujar mama.
" iya iya"
mereka pun masuk ke dalam gedung tersebut.
" itu sayang si Mela " ucap mama antusias.
Fino pun menoleh kearah yang ditunjukkan oleh mamanya.
" Melaaa....." teriak Mama Sinta sambil melambaikan tangannya kearah Mela.
" ya ampun mama jangan bikin malu dong" ujar Fino. Mama tidak menggubris kata Fino.
Mela pun menoleh kearah Fino dan mamanya dengan tersenyum canggung.
" kenapa ngajak Tante Sinta sih, gue kan jadi malu" batin Mela.
" Ta itu kak Fino ngajak mamanya" ujar Mela.
" oh itu mamanya ya, pantesan aja heboh banget tadi" jawab Tata.
Setelah samapai di tempat duduk Fino dan mamanya, Mela segera bersalaman dengan Tante Sinta. " apa kabar tante" ucap Mela. " alkhamdulillah sayang tante baik, kamu keren banget tadi" puji Tante Sinta.
" tante bisa aja, oh ya kenalin tante kak Fino, ini Tata temannya Mela " ujar Mela mengenalkan Tata.
" ini sayang buat kamu, pasti haus ya" ujar Tante Sinta.
" makasih tante"
Mereka pun terus berbincang - bincang dan mengabaikan Fino.
" kamu sering ya Mel ikut latihan kayak gini" tanya Tante Sinta.
" iya tan biar bisa jaga diri" jawab Mela.
" keren banget calon mantu mama" ujar Tante Sinta.
Mela tersenyum canggung sambil menggaruk - garuk tengkuknya yang tidak gatal.
" kamu bawa mobil sendiri mel?" tanya Fino.
" enggak kak, Mela tadi berangkat sama Tata" jawab Mela.
" bareng kita aja ya sayang" ujar Tante Sinta.
" makasih tante, tapi Mela barengan sama Tata aja, searah soalnya" jawab Mela.
Karena waktu semakin malam, mereka memutuskan untuk pulang sekarang.
" kami duluan ya tan, kak Fino assalamualaikum " pamit Mela.
" iya sayang waalaikumsalam "
__ADS_1
" idih udah jadi calon mantu aja nih" goda Tata.
" calon mantu apanya" jawab Mela.
" yaelah sudah di kode juga sama mamanya, nggak peka juga" ujar Tata.
" kayaknya kak Fino beneran suka deh Mel sama elo" ujar Tata.
" nggak tau deh ta, tapi ngapain juga tadi ngajak mamanya, gue kan jadi malu" ujar Mela sambil menutup wajahnya menggunakan kedua tangannya.
" ngapain?? ya buat nyemangatin calon mantunya lah, masa iya kesasar sampai GOR gitu" jawab Tata.
" ngaco aja lo" ujar Mela.
" ih elo itu mel, jelas - jelas mereka perhatian banget, bawain minum segala, mana ada temennya mama yang rela malam - malam gini cuma nungguin elo latihan kalau enggak ada maksut tertentu coba" ujar Tata.
" bener juga sih, udahlah biar waktu yang menentukan, iya nggak ta" ujar Mela.
" iya gue dung elo sama dia" jawab Tata.
Mereka pun sampai dirumah Mela.
" mampir dulu nggak nih" tanya Mela.
" enggak deh langsung pulang aja" jawab Tata.
" hati - hati ya Ta, thanks buat malam ini" ujar Mela.
" iya elo kan sobat gue" jawab Tata.
Mela masuk ke dalam rumahnya setelah Tata pergi.
Tok tok tok
" assalamualaikum bi"
" waalaikumsalam non, tumben sampai jam segini non" tanya bi Siti.
" iya bi, biasa ngobrol dulu tadi, mama dimana ya" tanya Mela.
" nyonya sudah tidur non" jawab bi Siti
" oh yasudah Mela ke kamar dulu ya bi capek" ujar Mela.
" iya non"
Mela bergegas mandi karena badannya lengket.
Setelah mandi ia merebahkan tubuhnya di kasur lalu bermain ponselnya.
Ting
✉ Fino " Mel besok aku jemput ya"
" ya ampun gimana nih cara nolaknya" gumam Mela.
Ting.
" pesan lagi "
✉ Fino " besok berangkat jam berapa"
✉ Mela " makasih kak, tapi aku besok pengen bawa motor, udah lama soalnya nggak di pakai"
✉ Fino " ya sudah tapi kapan - kapan mau kan aku jemput?"
✉ Mela " iya kak, aku tidur dulu ya capek soalnya"
" untung aja gue punya alasan yang tepat" gumam Mela.
✉ Fino " iya Mel selamat malam "
Mela tidak lagi membuka pesan dari Fino karena ia benar - benar sudah tertidur karena kecapekan.
__ADS_1