Izinkan Aku Mencintaimu

Izinkan Aku Mencintaimu
cemas


__ADS_3

sesampainya di kursi pojok cowok itu mengulurkan tanganya kepada salah satu wanita diantara empat orang wanita yang ada disana.


" hay gue bagas, nama lo siapa? "tanya bagas pada cewek di depannya.


11" gue? " tanya cewek itu


" iya lo nama lo siapa? " tanya bagas lagi dengan suara lembutnya sambil tersenyum


" gue dita" jawab dita acuh tanpa menerima uluran tangan cowok di depannya, cowok itupun langsung menarik tangannya dan tersenyum.


" gue kapten tim basket SMA KUSUMAJAYA" kata cowok itu sambil menyombongkan dirinya.


" gue nggak nanya" balas dita dengan suara malasnya.


" yaudah gue kelapangan dulu ya" kata bagas karena temanya sudah memanggilnya untuk segera kelapangan. disisi lain ada seorang pria yang terlihat marah karena melihat dita di dekati pria lain dia hanya bisa mengepalkan tangannya.


"lo kenapa vin? " tanya fakri yang melihat perubahan raut wajah alvin.


" nggak " balas alvin dengan suara marahnya.


" yaudah kelapangan yuk" ajak fakri lagi, dan alvinpun mengikutinya masih dengan wajah marahnya.


~

__ADS_1


akhirnya semua pemain memasuki lapangan, tim basket ADIJAYA yang di pimpin oleh kapten alvin dan tim basket KUSUMAJAYA yang di pimpin kapten bagas. dan pertandinganpun di mulai. pertandingan kali ini berlangsung sengit karena kadua kubu merupakan para pemain-pemain handal dan sering memenangkan kejuaraan. suasana pertandinga sangat menegangkan saat para pemain saling bergantian memasukan bola kedalam ring, skor saat ini masih di pimpin oleh tim alvin, meski kakinya sakit tapi alvin tetap semangat untuk memenangkan pertandinga itu. sedangkan di kursi penonton dita terlihat cemas dia sama sekali tidak bersemangat dia menatap kawatir pada salah satu pemain siapa lagi kalo bukan alvin, dia cemas karena sesekali alvin meringis karena mungkin merasakan kakinya yang sakit entah kenapa dia tidak tega melihat alvin seperti itu, hatinya merasakan sakit saat melihat wajah lelah bercampur sakit yang dirasakan oleh alvin.


" muka lo kenapa, lainya aja seneng gitu kenapa lo sedih? " tanya nindy sambil mengejek karena dia tahu isi hati dita.


" brisik lo " ketus dita karena sedari tadi nondy terus saja mengejeknya


" lucu muka lo kalo kayak gitu "ejek nindy dengan tawanya.


" lo sahabat gue bukan sih " kata dita kesal pada nindy entah kenapa dia banyak bicara sekarang tidak seperti biasanya.


" kalo kawatir samperin, nggak usah gengsi" kata nindy dengan suara seriusnya dia tahu sahabatnya satu ini baru kali ini dekat dengan cowok.


" lo lihat aja belum istirahat gitu " jawab dita masih dengan raut wajah cemasnya.


" yaudah ayuk " kata dita seraya berdiri dan berpamitan pada dua temannya.


" kita kantin dulu, kalian nitip nggak? "


tanya dita pada kedua sahabatnya dan mereka hanya mengangguk, lalu dita dan nindy berlalu pergi dari sana.


setelah beberapa saat mereka kembali ke kursi penonton sambil membawa minuman dan beberapa cemilan ditapun membawa dua kantong yang berisi makanan dan minuman.


"eh beli banyak buat apaan? " tanya kyara yang heran akan apa yang di beli dita.

__ADS_1


" buat gue " jawab dita acuh seraya kembali duduk.nindy hanya tersenyum melihat kedua sahabatnya yang di acuhkan oleh dita.


~


setelah beberapa saat permainan skor masih di pimpin oleh tim alvin, dan saat pluit berbunyi menandakan istirahat untuk para pemain mereka pun keluar lapangan untuk mengistirahatkan diri seraya mengumpulkan energi untuk babak selanjutnya.


dita yang melihat itu pun beranjak berdiri dari tempat duduknya di ikuti oleh nindy.


" mau kemana kalian? " tanya kyara yang heran melihat kedua sahabatnya beranjak berdiri. dita hanya acuh dan terus berjalan akhirnya kyara dan rista hanya mengikuti mereka berdua dari belakang tanpa bertanya lagi. dita sebenarnya malu jika harus menghampiri alvin terlebih dulu tapi setelah di paksa oleh nindy akhirnya dia mengalah asalkan nindy menemaninya. sesampainya di samping kursi istirahat pemain dita mengeluarkan satu botol minuman lalu sisanya di berikan pada nindy dan kedua sahabatnya, entah kenapa dia segugup ini untuk mendekati alvin.tapi akhirnya dia memberanikan diri, nindy pun meminta dua sahabatnya untuk memberikan minuman juga pada yang lain agar dita tidak terlalu malu.


" nih buat lo " kata dita setelah sampai di samping alvin lalu duduk di sebelah alvin seraya memberikan minuman. alvin yang tengah berbicara dengan temanya pun langsung menengok melihat siapa yang berbicara dengannya, setelah dia melihat siapa yang ada di sampingnya dia pun tersenyum lalu menerima minuman itu dan langsung meminumnya.


" makasih " kata alvin sambil tersenyum manis kearah dita.


begitupun nindy yang memberikan minumanya kepada fakri, kyara kepada vino dan rista terpaksa memberikan kepada rasya karena tidak mau dianggap tidak setia kawan. banyak penghuni sekolah yang membicarakan tentang mereka yang menurut mereka ganjen, tapi mereka berempat hanya acuh.


" kaki lo nggak sakit?" tanya dita setelah beberapa saat hening.


" enggak kok " kata alvin seraya melihat ke arah kakinya.


" yakin bisa main sampai slesai, nggak usah di paksain lah" kata dita tanpa melihat kearah alvin.


" emang kenapa? " tanya alvin sambil tersenyum dia tahu dita sedang mencemaskan dirinya.

__ADS_1


" gak papa terserah lo aja " kata dita seraya berdiri meninggalkan alvin karena pertandinga akan segera di mulai. sedangkan di sisi lain ada seorang cowok yang terlihat marah karena cewek yang di kaguminya di dekati cowok lain. dia ingin sekali menghajar cowok itu.


__ADS_2