Izinkan Aku Mencintaimu

Izinkan Aku Mencintaimu
Aku sangat mencintaimu


__ADS_3

Fero dan Fani menaiki helikopter menuju tempat yang kaan mengantar mereka menuju sebuah tempat untuk mereka berbulan madu.


Keduanya menikmati perjalanan yang merupakan hak pertama untuk Fani menaiki kendaraan mewah itu.


Gadis itu sedikit gugup namun Fero yang menyadari akan hal itu segera menenangkan gadisnya dengan memeluknya dari samping.


"Semuanya akan baik baik saja,oke",ujar Fero mengelus bahu sang istri dengan lembut.


"Iya Mas...", lirih Fani mengangguk pelan.


Tak lama helikopter yang mereka tumpangi mendarat disebuah pulau yang begitu indah.Fero turun lebih dahulu dan kemudian membantu Fani untuk turun.


"Hati hati sayang...",ucap Fero saat Fani menginjakkan kakinya diatas pasir putih.


"Iya Mas...",jawab Fani tersenyum lebar karena semuanya terbayar dengan pemandangan yang begitu indah.


Fero menggengam tangan sang istri dengan begitu erat lalu membawanya ke sebuah villa miliknya.Fero sengaja menyiapkan pulau ini untuk bukan madunya.Fani lah orang pertama dan gadis pertama yang menginjakkan kakinya di pulau itu setelah ia membeli pulau itu.Pria itu tau jika Fani begitu menyukai laut oleh karena itu ia membeli pulau ini untuk sang istri sekaligus untuk bulan madunya.


Fero membuka pintu Villa dan langsung disuguhi oleh ornamen yang begitu klasik dan jangan lupa mewah tentunya.


Fani saja dibuat melongo olehnya saking mewah hunian itu.Baru kali ini ia melihat Villa semewah ini atau karena ia berasal dari kalangan menengah ke bawah jadi dia tak pernah melihat bangunan ini.


"Bagaimana kamu suka bukan?",tanya Fero merentangkan kedua tangannya.


"Iya Mas...ini sangat mewah",jawab Fani dengan mata berbinar.

__ADS_1


"Kalau begitu aku tak sia sia membelikan pulau ini dan memilih desaign vila ini untukmu",ujar Fero memeluk sang istri dari belakang.


"Apa?ka-kamu--


"Ini sebagai hadiah pernikahan kita untukmu sayang.Ini tak seberapa nilainya bagiku jika dibandingkan kebahagiaanku bisa menikahimu my wife",bisik Fero mencuri kecupan dipipi sang istri.


"Mas..."


"Apa sayang,hum?",tanya Fero mempererat pelukannya.


"Terimakasih atas semuanya", jawab Fani.


"Berterimakasihnya nanti saja sayang setelah aku menjadikanmu wanitaku seutuhnya",ucap Fero membuat Fani menegang seketika karena sebentar lagi apa yang ia jaga selama ini akan ia serahkan pada pria yang tadi pagi menghalalkannya.


"Mas...aaaaa...",pekik Fani karena tiba tiba saja Fero menggendong tubuhnya ala bridal style.Gadis itu mengalungkan kedua tangannya di leher sang suami.


Pria itu membawa sang istri menuju kamar pengantin mereka di villa itu.Kamar yang telah dihiasi dengan indah dan ranjang yang ditaburi dengan kelopak mawar segar..


Fero meletakkan Fani dibibir tempat tidur lalu melangkah menuju pintu untuk menguncinya.


Fani terlihat begitu gugup dan sedikit takut karena apa yang pernah ia dengar jika malam pertama itu begitu menyakitkan.


"Kamu kenapa sayang,hum?",tanya Fero yang kini telah bertelanjang dada.


"Mas...kamu--Fani tersadar dari lamunannya dan menatap penampilan sang suaminya yang sudah tak memakai bajunya lagi.

__ADS_1


"Sayang...aku mencintaimu dan sangat mencintaimu.Bisakah aku meminta hakku sekarang?",tanya Fero sembari mengecup punggung tangan sang istri dengan lembut.


"I-iya Mas...",jawab Fani pada akhirnya.Meski ada rasa takut tapi Fero memiliki hak akan dirinya seutuhnya mulai hari ini.


Fero tersenyum lebar menatap gadisnya yang sebentar lagi akan menjadi seorang wanita seutuhnya.


Fero membisikan doa di ubun ubun sang istri lalu menatap Fani dengan tatapan penuh cinta.


Fero mendekatkan bibirnya pada bibir sang istri lalu dengan pelan ia m****** bibir Fani dengan begitu lembut.Pria itu tersenyum disela ciumannya karena Fani membalas ciumannya meski sangat amatir.Pria itu menekan tengkuk sang istri untuk memperdalam ciumannya.


"Ciuman pertamamu?",bisik Fero mengusap bibir Fani yang basah oleh ulahnya dengan ibu jarinya.


Fani mengangguk pelan sebagai jawaban,karena memang semuanya akan menjadi yang pertama baginya."Iya Mas...",jawab Fani dengan wajah yang bersemu merah.


"Aku akan membuat kamu tak akan melupakan semuanya",bisik Fero kembali mencium bibir sang istri.


Pria itu dengan penuh kelembutan menyentuh sang istri.Ia akan membuat sang istri ******** ****** dibawah kungkungannya.


Dan benar saja Fani mulai rileks dan hanyut dalam sentuhan demi sentuhan yang Fero berikan.Pria itu mengikuti nalurinya untuk membuat sang istri merasakan surga dunia yang begitu memabukkan.


Fero tersenyum bahagia karena dirinya orang pertama oleh sang istri.Pria tampan itu menyelimuti tubuh sang istri yang sudah terlelap akibat ulahnya.


Fero memeluk tubuh polos Fani dibalik selimut dan meletakkan kepala sang istri diatas lengannya.


"Kamu resmi menjadi wanitaku sayang.Dan aku sangat bahagia dengan apa yang aku berikan padaku",bisik Fero lalu ikut memejamkan matanya karena tubuhnya juga begitu lelah.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2