Izinkan Aku Mencintaimu

Izinkan Aku Mencintaimu
CEO mesum


__ADS_3

Fani membuka matanya perlahan seketika ia dihadapan dengan pemandangan yang membuat wanira itu tersenyum.Wajah tampan sang suami begitu memanjakan matanya sore ini.Wanita itu tak puas memandangi pria yang beberapa jam yang lalu menjadikan dirinya wanita seutuhnya.


"Puas memandangi suamimu ini, hum",ujar Fero dengan mata yang masih terpejam.


"Mas...kamu sudah bangun?",tanya Fani berusaha melepaskan pelukannya.


"Dari tadi sayang",jawab Fero membuka matanya menatap sang istri seraya mengeratkan pelukannya ditubuh sang istri.


"Mas...aku mau mandi",ujar Fani berusaha untuk melepaskan pelukan Fero di pinggangnya.


"Nanti saja sayang karena aku--


"Gak...aku lemas Mas",rengek Fani yang tau keinginan sang suami.


"Hehehe... emang nya aku mau ngapain kamu,hum?",goda Fero.


"Mas...ih,kamu bikin aku kesal tau gak?", kesal Fani.


"Iya iya...aku juga tau kok kamu pasti lelah", gurau Fero mencubit hidung Fani.


"Lepas dulu Mas...aku mau ke kamar mandi", rengek Fani.


"Sini biar aku bantu",ujar Fero.


"No...aku bisa sendiri",tolak Fani membalutkan tubuh polosnya selimut lalu dengan pelan beranjak turun.


"Aw...",pekik Fani menahan rasa perih di area ************.


Fero langsung beranjak turun dan menggendong sang istri ala bridal style.

__ADS_1


"Mas...aku bisa sendiri", pekik Fani mengalungkan kedua tangannya di leher sang suami karena takut jatuh.


"Aku tau itu kamu masih sakit sayang,jadi nikmati saja pelayan suamimu ini.Jarang jarang loh seorang CEO mau jadi pelayan.Biasanya dia yang memberi perintah", gurau Fero.


"Ck...CEO mesum iya",kesal Fani saat Fero mendudukkannya di atas closet kamar mandi.


"Cuma sama kamu sayang",jawab Fero mengecup sekilas bibir sang istri lalu mengisi bathub dengan air agar istrinya baja berendam.


"Mas...benar pulau ini milik kamu?",tanya Fani saat Fero fokus menyiapkan air mandi untuk sang istri.


"Dulunya milikku sekarang sudah menjadi milikmu sayang",jawab Fero.


"Bercanda kamu gak lucu Mas",kekeh Fani.


"Siapa buang bercanda,hum?.Aku serius sayang",jawab Fero menghampiri sang istri lalu menarik selimut yang membungkus tubuh sang istri.


"Mas...kamu mau ngapain?",pekik Fani.


"Enggak...",sela Fani.


"Hehehe...kamu lucu sayang.Aku juga udah lihat semuanya dan menikmatinya juga kok",goda Fero.


"Mesum...",ketus Fani membuat pria tampan itu terkekeh.


"Mau aku bantu gak?",tanya Fero.


"Gak...aku bisa sendiri Mas", jawab Fani.


"Yakin?", tanya Fero lagi.

__ADS_1


"Iya...kamu keluar dulu Mas!,aku mau mandi",usir Fani mendorong tubuh Fero.


"Jika aku gak mau?", goda Fero menatap sang istri yang mulia resah.


"Mas...


"Apa sayang ku,hum?",jawab Fero menggendong sang istri disaat Fani lengah dan memasukkannya kedalam bathub yang sudah berbusa.


"Mas...kamu kebiasaan deh",ujar Fani.


"Itu diharuskan sayang", jawab Fero yang duduk di bibir bathtub.


"Aku mandi sekalian ya sayang dibawah shower",ujar Fero.


"Iya Mas...", jawab Fani memejamkan matanya menikmati aroma terapi dan aroma sabun yang membuat tubuhnya rileks.


"Jangan sampai ketiduran sayang",ucap Fero saat menyalakan shower untuk membasahi tubuhnya.


"Hmmmm"


Fero tersenyum melihat sang istri dan malanjutkan ritual mandinya.Ia begitu bahagia akhirnya bisa memiliki Fani seutuhnya dan menjadikannya satu satunya wanita yang ada didalam hatinya sampai akhir.


"Sayang...ayo bilas dulu,aku tunggu diluar ya",ujar Fero menghampiri sang istri yang sedang memejamkan matanya.


"Iya Mas...",jawab Fani tersenyum tipis.


Fero melangkah keluar dari kamar,lalu mengambil ponselnya yang ada di atas nakas.Pria itu tak sengaja melihat bercak darah diseprei yang sudah mengering.Pria itu tersenyum bangga karena dia adalah pria pertama oleh sang istri.


Fero memotret dengan ponselnya lalu tersenyum melihat hasil jepretannya.Ia akan menjadikan foto itu kenang kenangan untuknya karena telah berhasil mendapatkan kegadisan sang istri.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2