Izinkan Aku Mencintaimu

Izinkan Aku Mencintaimu
nggak penting


__ADS_3

rista, kyara,dita dan nindy memasuki parkiran sekolah setelah tadi mandi dan bersiap di tumah dita, sesampainya mereka di parkiran disana sudah ada raka yang menunggu mereka.


" eh ada raka " sapa rista lebih dulu setelah keluar dari mobil.


" iya nungguin kalian " jawan raka sambil tersenyum sangat manis menurut fans dia tapi tidak untuk mereka ber empat.


" nungguin dita kali bukan kita " cletuk nindy acuh seraya berlalu pergi.


" dit bisa ngomong berdua dulu nggak " tanya raka seraya memegang tangan dita.


dita hanya mengangguk lalu menatap kedua temannya yang masih ada disana.


" kalian susul nindy duluan ya" kata kyara lalu mengajak raka untuk bicara ditaman.


~


kyara dan rista memasuki kelas mereka langsung menghampiri nindy yang sibuk dengan ponselnya.


" lo kenapa tiba-tiba pergi gitu aja?" tanya kyara srmbari duduk didepan nindy.


" males gue sama cowok munafik kaya raka " jawab nindy acuh.

__ADS_1


" kok lo ngomong gitu sih?" tanya rista penasaran dengan kata-kata nindy barusan.


" gue tahu dia mau sahabatan sama kita karena dia suka sama dita" jawab nindy enteng.


" tapi kayaknya dita sukanya sama alvin deh " rista menatap kearah kyara yang berbicara nglantur menurutnya.


" masa sih setahu gue dita menutup diri sama cowok tapi ya biarin aja sih" rista menimpali kata-kata kyara seraya membuka ponselnya nindy hanya tersenyum tanpa menjawab pendapat mereka.


" menurut lo gimana nin? " tanya kyara seraya menatap kearah nindy.


" tanyain langsung aja nanti sama orangnya " jawab nindy masih sibuk dengan ponselnya.


~


" lo ada hubungan apa sama alvin? " tanya raka to the point dita tidak kaget akan pertanyaan raka dia tahu selama ini raka tidak menyukai alvin,


" gak ada, kita cuma temen " jawab dita santai.


" kalo emang cuma temen kenapa lo kemarin sampai nangis gitu " kata raka seraya menatap kearah dita,


" ya karena gue panik aja, toh kaki alvin sakit gara-gara gue tabrak " kata dita menjelaskan pada raka.

__ADS_1


" lo tabrak dia, kenapa lo nggak bilang sama gue " tanya raka.


" apa hubungannya sama lo " jawab dita acuh. raka pun bingung harus menjawab apa.


" ya seenggaknya lo cerita sama gue kita kan sahabatan" jawab raka lagi sebenarnya dia tidak suka jika dita dekat dengan alvin, dia tidak mau di kalahkan lagi oleh alvin apalagi ini menyangkut masalah dita.


" ya nggak sempet aja kemarin, udah nggak ada yang mau lo omongin kan gue kekelas dulu " pamit dita lalu beranjak berdiri tapi ditahan oleh raka.


" alvin itu nggak baik buat lo dit " sentak raka tepat di depan dita seraya memegang tangan dita. dita pun kaget karena selama mereka bersahabat raka tidak pernah menyentak dia.


" lo nggak kenal dia " kata dita seraya menghempaskan tangan raka.


" terus menurut lo, lo lebih kenal dia? " tanya raka dengan marah nya pada dita.


" nggak penting tau nggak lo " jawab dita seraya berlari pergi dari sana.


raka pun semakin marah karena tidak dapat menahan emosi didepan dita.


~


ditapun mendudukan tubuhnya di kursi samping nindy setelah dia sampai di kelas.

__ADS_1


" kenapa ngos-ngosan gitu?" tanya nindy seraya menatap kearah dita dan dua temannya pun menatap heran kearah dita.


" gak papa,nanti gue critain tu guru udah masuk" jawab dita karena melihat guru sudah memasuki kelasnya.


__ADS_2