
Suasana hati Mike begitu baik saat tiba di kantor, namun seketika berubah suram saat ia menerima sebuah pesan instan dari sebuah nomer yang tidak berada di daftar kontaknya.
Isi pesan tersebut ternyata memperlihatkan sebuah foto keluarga yang sangat harmonis saat berada di ruang makan. Tidak ada yang salah dengan foto tersebut, tapi mampu membuat Mike mengeratkan giginya menahan marah
"Apa yang kali ini kau rencanakan bajing an!" desis Mike
Ia sangat yakin, ada maksud terselubung dari kedatangan James ke rumah Embun terlebih saat ia mengirim foto orang tua Embun kepadanya
"Kalau kau berani menyentuh mereka, aku pastikan kau akan membayarnya dengan nyawamu!"
James tertawa menerima pesan balasan Mike. Hanya sebuah foto tapi sudah mampu membuat rivalnya itu gusar, ia bahkan sudah membayangkan wajah penuh kemarahan Mike ketika mengetahuinya apa yang akan dilakukannya terhadap keluarga itu
"Serahkan Embun padaku, maka aku akan membebaskan mereka semua"
"S*al!" Mike menggebrak mejanya, ia terlalu fokus melindungi Embun sampai terlupa untuk melindungi keluarganya
__ADS_1
"Sampai matipun aku tidak akan menyerahkan Embun padamu!"
Seperti buah simalakama,posisi Mike jadi serba salah. Ia tidak mungkin membiarkan sesuatu yang buruk terjadi pada orang tua Embun, tapi menyerahkan Embun pada James adalah sesuatu yang tidak akan pernah ia lakukan
"Kau yang memilih untuk tidak menyelamatkan mereka. Entah apa yang akan Embun lakukan saat tau ternyata kekasihnya mengorbankan orang tuanya demi dirinya"
James menarik sudut bibirnya, ternyata tidak butuh waktu lama bagi Mike untuk memutuskan pilihannya.
Meskipun ia sangat menyayangkan keputusan sepihak Mike yang lebih mengorbankan orang tua Embun, padahal ia sangat yakin Embun akan lebih memilih mengorbankan dirinya demi orang-orang yang disayanginya
James memandang bergantian pada tiap anggota keluarga yang begitu baik padanya, namun akan berakhir tragis di tangannya
*
*
__ADS_1
Ia tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi pada Embun bila terjadi sesuatu pada orang tuanya, mengingat sikap haus darah James yang tidak berubah terlebih sudah lama ia tidak menghabisi nyawa seseorang tentu hal ini akan menjadi sangat menarik baginya
"Kalau begitu, saya akan mengirim beberapa orang kita untuk menjaga orang tua nona disana" Lio masih berpendapat kalau ini hanya jebakan James supaya tuannya itu sendiri yang berangkat kesana, sementara dia akan datang ke kediaman Mike untuk membawa Embun
"Saya akan berangkat bersama mereka. Kali ini saya tidak akan melepaskan bajing an itu untuk yang kedua kalinya"
Mike mengepalkan tangannya, ia tidak yakin kalau hanya menurunkan beberapa anak buahnya untuk melawan James
"Kalau tuan pergi, siapa yang akan menjaga nona Embun? saya cuma khawatir semua ini hanya jebakan, apalagi tuan juga tidak bisa memastikan kalau yang mengirim pesan itu adalah bajing an itu"
"Bajing an itu tidak pernah bercanda dengan perkataannya. Sekalipun kita bisa menyelamatkan mereka, saya yakin bajing an itu akan kembali lagi untuk merebut Embun"
Lio membenarkan ucapan Mike, tapi ia juga tidak akan membiarkan nyawa tuannya dalam bahaya
"Biar saya yang berangkat bersama mereka, tuan cukup menjaga nona Embun disini" pilihan terbaik yang Lio pikirkan, setidaknya semua yang ingin mereka lindungi dalam keadaan aman
__ADS_1
"Baiklah kalau begitu. Pastikan keselamatan mereka juga keselamatan kalian. Bawa anak buah kita untuk membantumu disana, sisanya biar berjaga di rumah"
Lio mengangguk setuju, ia pun berpamitan untuk mempersiapkan keberangkatannya kesana