Jeratan Cinta Tuan Mafia

Jeratan Cinta Tuan Mafia
Eps 76 Koma sementara


__ADS_3

Semua terjadi begitu cepat, yang terakhir di ingat Mike hanyalah suara ledakan serta erangan kesakitan dari istrinya karena setelah itu kesadarannya pun ikut menghilang seiring rasa sakit yang dirasakannya


Saat membuka matanya, ia melihat orang-orang terdekatnya tengah berkumpul dengan raut wajah cemas di dalam ruangan bernuansa putih itu


Ia mengedarkan pandangannya mencari sosok yang ia harapkan di lihatnya saat ia membuka mata. Ternyata sosok yang di carinya tengah terbaring di ranjang yang bersebelahan dengan miliknya


"Em-Embun!" tuan Max menahan pergerakan Mike yang hendak mendatangi istrinya


"Dia tidak apa-apa. Kepalanya terbentur dan dokter mengatakan kalau tidak lama lagi Embun akan sadar"


Mike kembali merebahkan dirinya. Akhirnya ia bisa bernafas lega setelah mengetahui kondisi istrinya yang lebih baik dari kondisinya sendiri


Dimana Embun hanya di perban di area kepala saja sementara dirinya mengalami patah di pergelangan tangan saat melindungi Embun dari kecelakaan yang menimpa mereka


Belum lagi luka yang di akibatkan oleh serpihan kaca yang menusuk di beberapa tempat di tubuhnya, sekiranya kondisi Embun masih terbilang beruntung


"Apa yang terjadi dengan bajingan itu pa?" tanya Mike memastikan kalau suara ledakan yang di dengarnya saat itu berasal dari kendaraan yang di kendarai musuhnya itu


"Mobilnya terbakar tapi menurut penyidikan di dalam mobil tersebut tidak di temukan mayat seseorang dengan kata lain, James berhasil menyelamatkan diri sebelum api berhasil membakar mobil itu"


"Breng sek! kehidupanku tidak akan aman kalau bajing*n itu masih hidup!" geram Mike

__ADS_1


"Sekalipun selamat, James pasti mengalami luka parah mengingat kondisi mobilnya yang rusak parah. Tidak perlu khawatir, dia akan butuh waktu yang lama untuk menemui kalian lagi"


Mike membenarkan ucapan papanya. Kemungkinan yang terjadi saat seseorang mengalami kecelakaan separah itu hanya lah kematian, sekalipun masih hidup pasti dalam kondisi yang mengenaskan


Setidaknya ia tidak perlu menghawatirkan apa-apa lagi. Bisa di bilang, ia bersyukur dengan kejadian kali ini setidaknya ia tidak perlu mengotori tangannya hanya untuk membuat musuhnya pergi dan tidak mengganggunya lagi


...----------------...


Sudah tiga hari sejak kejadian kecelakaan yang hampir membuat pasangan pengantin baru itu kehilangan nyawanya, tapi Embun belum sadar juga.


Dokter yang merawat mengatakan kalau Embun mengalami kehilangan kesadaran sejenak atau koma sementara di akibatkan benturan yang terjadi pada kepalanya


Dan seperti namanya, kehilangan kesadaran ini akan berlangsung sekitar tiga atau lima hari ke depan tapi kembali lagi semua tergantung dari kondisi pasiennya


Beruntung keinginannya itu tidak ia lakukan karena tepat di hari kelima Embun tersadar dari tidurnya


"Akhirnya kau sadar juga,sayang!" Mike mengecup tangan Embun yang selalu di genggamnya


"Ini dimana?" Embun menatap pria yang baru saja menjadi suaminya itu. Ia ingat kalau mereka baru saja melakukan pernikahan, tapi Embun tidak mengingat apa yang membuatnya sampai berada di tempat asing itu


"Di rumah sakit. Kamu tidak sadarkan diri karena kecelakaan mobil" Embun memegang kepalanya. Ia baru menyadari ada perban yang melingkar di kepalanya yang sempat membuatnya pusing saat ia membuka mata

__ADS_1


Tetapi yang mengherankan, Embun bahkan tidak mengingat kecelakaan yang baru saja di alaminya itu


"Ya ampun! tanganmu patah karena kecelakaan itu juga? apa kata dokter? ini pasti sakit kan?" pekik Embun panik saat menyadari tangan Mike yang di sanggah oleh sebuah arm sling


Bukannya menjawab pertanyaan istrinya, Mike justru memandang heran pada wajah panik istrinya. Ia merasa Embun tidak mengingat kecelakaan yang mereka alami hari itu, meskipun begitu ia sedikit lega karena kecelakaan itu tidak memperparah kondisi psikis Embun


"Tanganku sudah lebih baik. Mungkin dua sampai tiga Minggu lagi akan sembuh" kepanikan di wajah Embun berangsur menghilang. Ia kembali membaringkan tubuhnya karena denyutan di kepalanya mulai terasa


"Apa kamu tidak mengingat tentang kecelakaan yang menimpa kita?" Mike ingin memastikan tentang dugaannya


"Hmm… aku hanya mengingat kalau kita baru saja menikah. Apa mungkin kita kecelakaan saat akan berbulan madu?"


"Iya, kita kecelakaan saat akan berbulan madu" sekiranya yang terjadi saat ini lah yang terbaik. Ia tidak bisa membayangkan harus melihat Embun dalam keadaan menyedihkan seperti beberapa bulan yang lalu


"Sayang sekali, padahal aku sangat menantikan hal itu" lirih Embun namun dapat di dengar dengan jelas oleh Mike


"Apa kamu menantikan malam-malam indah yang akan kita lalui berdua, sayang?" goda Mike sembari mengecup pipi istrinya


"Tentu saja! untuk apa menikah kalau tidak merasakan nikmat dunia yang satu itu!" Embun menutup mulutnya, tidak ia sangka setelah menjadi istri Mike mulutnya sudah berani mengatakan hal-hal yang memalukan seperti itu tanpa merasa bersalah


Mike tertawa mendengar pengakuan jujur istrinya. Sosok yang ia rindukan kini telah kembali. Gadis ceria yang membuatnya tergila-gila bahkan rela mempertaruhkan nyawanya.

__ADS_1


Ia berharap keadaan Embun akan terus seperti ini. Nantinya ia akan menanyakan pada dokter tentang yang terjadi pada istrinya itu


__ADS_2