Jeratan Cinta Tuan Mafia

Jeratan Cinta Tuan Mafia
Eps 7 Asisten baru


__ADS_3

Hari-hari yang di lalui Mike makin melelahkan, setiap hari ia hanya bisa tertidur selama tiga jam saja selebihnya ia gunakan untuk menyelesaikan urusan pekerjaan juga mempelajari segala urusan mengenai dunia barunya ini


Beruntung kecerdasan yang di milikinya memudahkan Mike dalam mempelajari segala sesuatu yang pak Abbas berikan padanya


Tentu saja peran pak Abbas lah yang paling membantunya selama ini. Menemaninya dalam tiap rapat penting, menjelaskan setiap pertanyaannya bahkan memahami keinginan Mike sekalipun ia tidak mengatakan apapun padanya


Selama kesibukannya itu juga, Mike terlupa akan kehidupan malam yang selama ini ia jalani.


Biasanya selama seminggu ia bisa dua hingga tiga kali berganti wanita karena menurutnya sesuatu yang bisa melepaskannya dari kepenatan hanya pergulatan panas di atas ranjang


Bahkan Mike juga terlupa pada Liora, seorang artis cantik yang ditemuinya di club sebulan yang lalu dan hingga saat ini masih menjadi teman setianya dalam memuaskan hasratnya.


Kebersamaannya dengan Liora, membuat kebiasaan Mike berganti pasangan terhenti untuk sesaat. Sekiranya Mike menemukan kenyamanan selama berhubungan dengan wanita itu, sekalipun keduanya tidak terikat pada hubungan yang lebih dari itu


Mike tersadar dari lamunannya,saat ketukan pintu terdengar dan sosok pak Abbas berjalan masuk di iringi langkah kaki pria muda yang bila di perhatikan memiliki sedikit kemiripan dengan asisten papanya itu


"Ada agenda terakhir yang harus anda lakukan hari ini,tuan muda" ucapnya tanpa lebih dulu memperkenalkan pria yang di bawanya


"Bukankah semua urusan kita sudah selesai hari ini paman?" tanya Mike yang tidak merubah sebutan untuk asisten papanya itu sekalipun mereka berada di lingkungan kerja


"Untuk urusan di kantor memang sudah selesai, hanya saja saya ingin mengajak tuan muda untuk berkunjung secara langsung ke markas Blackhand"

__ADS_1


"Besok saja kita kesana Paman, hari aku sudah ada janji" Mike melirik jam tangannya, ia berharap hari ini bisa cepat pulang dan menikmati hidupnya


"Maaf tuan muda, besok anda memiliki banyak kesibukan sehingga kunjungan itu harus kita lakukan hari ini" sesal Pak Abbas seraya menundukkan kepalanya


"Ya sudah, tidak apa-apa Paman. Kalau begitu jam berapa kita berangkat kesana?"


"Saat ini juga tuan, kebetulan kendaraan anda sudah berada di depan sana. Tapi sebelum pergi saya ingin memperkenalkan putra saya pada anda" pak Abbas mempersilahkan pada putranya untuk memperkenalkan diri pada pria yang akan menjadi atasannya


"Selamat sore tuan Muda, perkenalkan nama saya Lio Putra Hartanto. Tuan muda bisa memanggil saya Lio atau putra senyaman tuan muda saja"


Mike menganggukkan kepalanya, pantas saja muka keduanya ada kemiripan ternyata keduanya merupakan ayah dan anak


"Lio yang nantinya akan menjadi asisten tuan muda menggantikan saya mulai hari ini"


"Paman akan tetap mendampingi papa? padahal tua Bangka itu tidak melakukan apa-apa sekarang tapi masih saja manja pada Paman"


Pak Abbas tersenyum, tuan mudanya itu tidak pernah berubah masih saja memiliki kepribadian yang lembut dan mudah tersenyum seperti mendiang ibunya walaupun wataknya sedikit keras seperti papanya


"Saya sudah berjanji untuk terus melayani tuan besar bahkan hingga nanti Tuhan memanggil saya" Pak Abbas memang pernah berjanji untuk terus mengabdikan dirinya pada tuan Max mengingat kebaikan-kebaikan yang selalu di berikan tuannya itu padanya


"Terima kasih sudah menjaga papa selama ini, semoga paman bisa menikmati masa tua dengan bahagia meskipun saat ini paman sudah sama keras kepalanya dengan tua Bangka itu"

__ADS_1


Pelukan singkat Mike sebagai tanda terima kasih atas kebaikan yang pamannya itu berikan selama kebersamaan mereka


"Terima kasih tuan muda, saya juga berharap anda senantiasa berbahagia"


***


Sebuah villa ternyata menjadi markas utama dari kelompok mafia tersebut, selain tempat yang cukup luas serta jarak tempuh yang tidak begitu jauh membuat villa itu merupakan tempat yang layak untuk di jadikan tempat perkumpulan mereka


Sekilas orang-orang tidak akan sadar kalau di villa itu merupakan tempat melakukan transaksi antara kelompok mereka dengan orang-orang yang berniat memakai jasa mereka untuk sebuah tujuan


Mengingat blackhand merupakan kelompok mafia yang cukup besar di Indonesia, maka tidak heran bila kebanyakan tamu yang datang merupakan petinggi yang ada di negara ini


Hari ini, terlihat semua anggota kelompok berkumpul bukan untuk mengerjakan tugas yang mereka terima melainkan untuk bertemu dengan pimpinan baru mereka setelah sebelumnya mereka mendapat kabar kalau pimpinan lama resmi menyerahkan kepemimpinan pada putranya


Tidak ada satu orang pun yang menentang mengingat selama ini mereka bisa di kenal banyak orang,semua itu tidak lepas dari kerja keras pimpinannya yang dahulu dan saat ini pun mereka yakin kelompok mereka akan lebih bersinar lagi di bawah pimpinan yang masih muda serta bertalenta


"Perkenalkan pimpinan baru kita Tuan Mike Jarvis yang merupakan putra dari tuan Max Jarvis" Pak Abbas mulai mengenalkan Mike pada semua yang hadir disana tidak lupa pula mengenalkan putranya sebagai asisten tuan Mike nantinya


"Terima kasih untuk sambutan kalian, silahkan memanggil saya senyaman kalian saja. Kedepannya saya harap kita bisa bekerjasama demi kemajuan kelompok kita ini"


Semua menyambut dengan antusias, meskipun memiliki wajah yang serupa ternyata bos besar dengan anaknya memiliki kepribadian yang bertolak belakang sehingga ketegangan yang tadi sempat terlihat sedikit demi sedikit mulai mencair

__ADS_1


Perkenalan pun tidak memakan waktu lama karena tugas Mike disana hanya mengawasi, memberikan hukuman pada anggota yang bersalah serta terjun langsung menangani masalah ketika keadaan terdesak selebihnya para anggotanya lah yang akan mengatasinya


Mike pun pulang di antar oleh asisten barunya, ia cukup lelah hari ini namun rasa lelahnya hilang kala seseorang mengiriminya pesan yang di sambut oleh senyuman manis dari bibirnya


__ADS_2