Jeratan Cinta Tuan Mafia

Jeratan Cinta Tuan Mafia
Eps 94 Melepas rindu


__ADS_3

Embun menyambut kepulangan suaminya dengan wajah yang berbinar bahagia. Seminggu ternyata mampu menghadirkan kerinduan yang mendalam pada pria yang selalu menemani tiap malamnya itu


Tidak berbeda jauh dengan Embun, Mike pun melampiaskan kerinduannya dengan memeluk erat tubuh istrinya saat menyambut kedatangannya.


Tidak cukup dengan memeluk, Mike bahkan sudah merengkuh bibir merah istrinya dalam tatapan mata Lio yang berpura-pura tidak melihat kemesraan yang di perlihatkan oleh kedua majikannya


"Ehem… maaf tuan, saya mau meletakkan tas ini dimana?" tanya Lio yang membuat Embun terkejut dan langsung mendorong Mike menjauh


"Letakkan disitu! kau bisa pulang!" geram Mike dengan tatapan membunuhnya


"Baik tuan. Kalau begitu saya permisi" Lio sedikit menunduk kepada Embun lalu berlalu dari sana tanpa memperdulikan tatapan Mike padanya


Ia sebenarnya sudah tidak perduli dengan kemesraan yang seringkali di perlihatkan tuannya itu, hanya saja ia merasa kasian dengan para pelayan yang wajahnya harus bersemu merah karena ulah kedua majikan mereka


Setidaknya Lio berharap lain kali mereka hanya melakukan hal itu saat sedang berdua saja, karena bagaimanapun ia masih lah seorang pria normal yang juga mempunyai batasan dalam mengendalikan dirinya

__ADS_1


...****************...


"Lagi-lagi kau membuatku malu, sayang! seharusnya kau menciumiku saat kita sedang berdua saja" omel Embun saat keduanya sudah berada di dalam kamar


Mike tidak menanggapi Omelan istrinya karena saat ini ia sudah mulai melepas satu persatu pakaian yang melekat di badannya. Sesuatu yang lebih merindukan istrinya sudah tidak lagi bisa menahan dirinya


"Aduh! apa yang kau lakukan sayang?" pekik Embun saat Mike menggigit gemas lehernya yang putih hingga memerah


"Aku menginginkanmu, sayang" bisik Mike dengan suara seraknya


Pandangan mata Embun berpindah pada tubuh padat berisi milik suaminya yang selalu berhasil membuatnya susah menelan salivanya


"Kau pasti lelah sayang, beristirahatlah dulu. Aku akan menyiapkan air hangat untukmu berendam"


Meski juga menginginkan hal yang sama tapi memaksakan diri tentu bukan hal yang baik. Embun hanya tidak mau suaminya tiba-tiba sakit akibat kelelahan

__ADS_1


"Aku selalu punya tenaga lebih untuk hal yang satu itu" tahan Mike saat Embun berniat untuk berdiri


Ia lalu membaringkan tubuh Embun dan mulai menyatukan kedua bibir mereka. Meski hasratnya sudah tidak tertahankan, Mike tetap pada prinsipnya bahwa kenikmatan itu harus mereka rasakan bersama sehingga ia tidak mau terburu-buru dalam tiap sentuhannya


Ciuman itu perlahan turun menyusuri leher Embun yang putih hingga tiba pada benda kenyal yang terlihat semakin menantang di matanya namun masih terbungkus rapat dengan kaos kebesaran yang di gunakan istrinya


Hanya dengan sekali tarikan, Mike berhasil meloloskan kaos tersebut dan melemparnya entah kemana. Kini matanya memandang tubuh setengah polos istrinya dengan pandangan memuja


Embun hanya bisa memalingkan wajahnya malu saat Mike lagi-lagi memandangnya seperti itu, entah kapan ia akan terbiasa dengan hal itu tapi ia juga terus berharap sampai mereka menua nanti suaminya akan tetap menatapnya seperti itu


Suara des*h kenikmatan seketika lolos dari bibir Embun saat Mike mulai bermain di daerah kesukaannya itu. Embun bahkan bisa merasakan gelenyar aneh yang kini sudah menyebar ke seluruh tubuhnya


Sinyal alami dari tubuhnya yang menginginkan sesuatu yang lebih dari sentuhan yang kini mulai merembet turun pada daerah berbentuk segitiga yang penghalangnya pun telah terlepas


Mike bisa merasakan milik istrinya yang sudah basah dan siap untuk menerimanya. Tanpa mengulur waktu lagi, Mike pun mulai memasukan miliknya pada sesuatu yang masih terasa sempit meski sudah berulang kali ia kunjungi

__ADS_1


Hentakan dengan tempo yang selalu bisa ia mainkan, serta suara lenguhaan yang saling bersahutan mengiringi keduanya dalam mencapai sebuah kenikmatan dalam balutan kerinduan


Tentu saja, kenikmatan itu tidak hanya berhenti sampai disitu saja karena setelahnya pun mereka kembali merengkuhnya hingga salah satu dari mereka tertidur karena kelelahan


__ADS_2