
Masa bulan madu pun berakhir dan keduanya kini tengah berada di jet pribadi yang akan membawa keduanya kembali pada kehidupan rumah tangga yang sesungguhnya
Tidak seperti kemarin, kali ini Embun sudah terlihat lebih santai saat berada didalam pesawat. Meskipun sesekali ia harus tetap berpegang pada lengan Mike saat pesawat lepas landas atau saat ada sedikit guncangan saat berada di atas
Selebihnya ia akan duduk tenang seperti biasa karena sudah ada suaminya yang kini bertingkah selayaknya anak kecil yang tidak mau kehilangan ibunya
Sejak terakhir Embun mengatakan kalau laut mengingatkan dirinya pada keluarganya, Mike benar-benar sebisa mungkin menjauhkan dirinya dengan hal itu
Ia bahkan hanya bisa menatap keindahan laut saat berada di balkon kamar saja karena sepanjang waktunya akan di habiskan dengan bermesraan dan Mike yang terus bergelayut manja memeluknya
Tidak perlu di ragukan lagi stamina Mike untuk urusan yang satu itu karena suaminya itu mampu melakukannya berjam-jam lamanya sedangkan ia tidak pernah bisa menolak keinginan suaminya walaupun ia sudah merasa tubuhnya perlu beristirahat
__ADS_1
Pun saat berada di dalam mobil yang sudah menjemput mereka, Embun masih saja tidak bisa memejamkan matanya walau sesaat karena bayi besarnya yang tidak mau melepaskan dirinya padahal ada Lio yang tentu saja akan merasa canggung melihat kemesraan mereka
"Jangan disini! aku malu kalau Lio sampai melihatmu menciumiku!" bisik Embun kesal karena sepertinya suaminya itu tidak terganggu dengan kehadiran Lio disana
"Aku sengaja menunjukkan padanya, supaya dia juga secepatnya menikah dan merasakan nikmatnya memiliki istri yang bisa di sentuh" ucap Mike lantang sembari melirik Lio yang tetap diam seakan tidak mendengarkan apa-apa
"Tidak perlu di tunjukkan, Lio pasti sudah tau apa yang harus dia lakukan saat bertemu dengan kekasihnya!" Embun menghujani Mike dengan cubitan di pinggangnya hingga membuat Mike tertawa kencang sambil terus menghindar
"Tenang saja nona. Silahkan lakukan apapun yang tuan dan nona ingin lakukan, anggap saja saya tidak melihat apa-apa"
Mendengar ucapan Lio membuat Embun bertambah kesal. Bagaimana mungkin bisa menganggap kalau Lio tidak melihat apa-apa sementara setiap kaca di mobil itu memperlihatkan dengan jelas apa yang mereka lakukan
__ADS_1
"Kau dengar sendiri kan, Lio cukup mengerti dengan kondisi pengantin baru seperti kita" kekeh Mike sembari mengecup bibir Embun yang sedikit terbuka
"Dasar! aku hanya tidak mau kalau Lio akan melewati malam ini dengan wanita-wanita seperti yang dulu bersamamu!" ketus Embun mendorong tubuh Mike menjauh
Lio menghela nafasnya. Ia benar-benar tidak peduli kalau tuan dan nona nya akan melakukan apa disana, toh keduanya pun sudah sah di mata hukum dan agama
Tapi mengaitkan dirinya dengan perempuan yang dulu mengejar tuan mudanya itu sungguh tidak masuk di akal, karena Lio sama sekali tidak suka menyentuh wanita yang tidak disukainya
Meskipun akhirnya ia tidak bisa menahan hasratnya, ia lebih memilih untuk menuntaskannya di kamar mandi seperti biasanya dari pada harus berurusan dengan wanita-wanita tidak jelas seperti itu
"Lio bukan pria seperti itu,sayang. Dia tidak akan mau berurusan dengan wanita-wanita seperti itu. Lagipula ia juga memiliki kekasih, jadi dugaan mu itu tidak akan terjadi"
__ADS_1
Lio hanya diam mendengarkan perdebatan keduanya. Ia tidak mau ikut campur meskipun perdebatan keduanya tentang dirinya. Ia yakin tuan mudanya lebih mengetahui siapa dirinya dan pasti bisa memberikan jawaban pada keingintahuan istrinya