
Pukul sembilan malam masih terbilang pagi bagi orang-orang yang suka menghabiskan malamnya dengan bersenang-senang
Namun bagi Mike, setiap waktu yang ia miliki saat ini sangat berharga sehingga ketika memiliki waktu luang ia akan pergunakan untuk kesenangan pribadinya. Karena itu di waktu yang terbilang pagi itu ia telah berada di club miliknya
Kedatangannya kesana bukan tanpa sebab, karena sebelumnya ia telah mengatur pertemuan dengan seorang wanita yang akan di kencaninya malam ini
Awalnya Mike berniat menemui Liora yang karena kesibukannya sering kali mengabaikan pesan serta telepon dari wanita itu
Tapi, mengingat peringatan dari papanya untuk menjauhi Liora membuat Mike mengurungkan niatnya karena tidak ingin papanya berbuat sesuatu untuk menjauhkan wanita itu darinya
Sepertinya keberuntungan tetap memihak kepada Mike, karena ketika keinginannya bertemu dengan Liora di batalkan justru seorang wanita muda yang baru merintis karirnya di dunia modeling menghubunginya dan mengajaknya untuk berkencan
Bagai angin segar yang datang, tentu saja Mike tidak menolak ajakan itu. Apalagi saat ini gejolak dalam dirinya terus meminta untuk di puaskan, sehingga ia pun menyetujui permintaan wanita itu untuk bertemu di club miliknya malam ini
"Selamat malam bos, sudah lama tidak melihat bos berkunjung kesini." Sapa Josh yang merupakan manager di club itu
"Aku sibuk akhir-akhir ini. Bagaimana perkembangan disini josh?" tanya Mike seraya menjatuhkan tubuhnya di sofa yang tersedia di sebuah ruangan di dalam club
"Club semakin bertambah ramai, apalagi mendekati tengah malam bos" jawab Josh yang ikut mengedarkan pandangannya pada beberapa orang yang terlihat telah berada di dalam sana
"Apa kau mengalami kesulitan selama aku tidak berkunjung kesini?"
"Tidak bos, kebetulan asisten bos juga banyak membantu ketika saya mengalami kesulitan selama ini"
Mike mengangguk mengerti, sebelum Pak Abbas mengenalkan Lio padanya ternyata pria paruh baya itu sudah lebih dulu menjelaskan segala sesuatu yang berhubungan dengan dirinya kepada anaknya itu
"Maaf bos, belum lama ini saya menambah pegawai baru tanpa memberitahu pada bos lebih dulu" Josh menunduk, ia merasa Mike sudah terlalu baik padanya selama ini sehingga ia tidak ingin menyalah gunakan kebaikan yang di berikan kepadanya
"Kau manager disini, jadi lakukan apa yang menurutmu baik"
__ADS_1
"Baik bos. Apa ada lagi yang bos butuhkan?" tanya josh setelah meletakkan sebotol red wine serta dua gelas kosong sesuai permintaan bosnya
Mike sengaja memesan red wine sebagai minumannya mengingat para wanita biasanya lebih menyukai minuman yang lebih ringan bahkan cocok di minum saat memakan makanan berat sekalipun apalagi warna merahnya bisa mengundang rasa ketertarikan untuk meminumnya
"Kembali lah bekerja, jangan lupa berikan laporan bulanan padaku nanti"
Setelah mengangguk, Josh segera menghilang dari hadapan Mike.
Satu jam kemudian, seorang wanita seksi berjalan mendekat ke arah Mike dengan sebuah senyuman yang tidak pudar sejak ia terlihat muncul dari balik pintu
"Maaf sayang, pekerjaanku lumayan banyak hari ini. Kau pasti sudah lama menungguku disini" ucapnya memelas setelah lebih dulu mendaratkan kecupan di bibir Mike
Mike masih menatap wanita di sampingnya itu, wanita yang datang dengan memakai rok mini yang memperlihatkan kaki panjangnya di tambah tank top yang melekat sempurna di tubuh langsingnya apalagi gunung kembar miliknya itu yang seakan berdesakan ingin segera keluar
"Tidak masalah, aku tidak keberatan menunggu lebih lama lagi untuk seorang gadis yang cantik dan seksi sepertimu" Mike melingkarkan tangannya di pinggang wanita itu
Mendapat sentuhan yang di inginkan dari pria yang telah lama ia impikan, membuat wanita itu menikmati tiap sentuhan tangan Mike yang terasa hangat di tubuhnya
"Bagaimana kalau kita lanjutkan di tempat yang seharusnya?" tanya Mike saat mendengar suara keributan di luar sana
Wanita itu hanya mengangguk, seandainya Mike memintanya melakukan di tempat itu pun ia tidak akan menolak karena ternyata sensasi yang ia rasakan lebih dari yang selama ini ia bayangkan
Baru saja keduanya hendak keluar dari ruangan itu, tiba-tiba pintu ruangan itu terbuka dan menampilkan sosok Liora yang telah berdiri disana
"Breng sek kau Mike! setelah mengacuhkan aku, kau malah bersenang-senang dengan ja lang ini" ada kilatan marah di mata Liora melihat kemesraan sepasang manusia di hadapannya itu
Apalagi melihat tangan Mike yang melingkar erat di pinggang wanita itu, membuat kecemburuan menguasai akal sehat Liora.
Ia pun maju hendak memberikan peringatan pada wanita itu bahwasanya Mike adalah miliknya dan siapapun tidak ada yang boleh mendekatinya
__ADS_1
Tangannya hampir menjangkau wajah wanita itu, namun tertahan oleh tangan Mike yang lebih dulu mencengkram lengannya dan menepisnya kasar
"Apa yang kau lakukan Liora?" geram Mike dengan tatapan tajam ke arah Liora
"Seharusnya aku yang bertanya, apa yang kau lakukan dengan wanita ini Mike? aku mencari mu kemana-mana tapi kau malah bermesraan dengannya disini!" teriak Liora sambil memukul tubuh Mike dengan kedua tangannya
"Hentikan Liora!!!"
Bukannya berhenti, Liora bahkan berusaha mendorong tubuh Mike menjauh dari wanita yang ingin ia berikan pelajaran it
"Aku bilang hentikan!!" Mike mengunci kedua tangan Liora, tatapannya makin tajam bahkan selama ini Liora tidak pernah melihat Mike menakutkan seperti itu
"Aku sudah peringatkan kamu untuk tidak melewati batasan, aku tidak pernah menjadi kekasihmu dan kita hanyalah dua manusia dewasa yang pernah saling memuaskan di atas ranjang" Mike menyentak kan tangan Liora cukup keras hingga membuat tubuh langsing itu hampir terjatuh
"Selama ini aku yang menemanimu saat kamu butuhkan, aku juga yang selalu memberikan kehangatan padamu tapi kenapa sekarang kau memilih gadis bodoh itu yang bahkan tidak lebih cantik dariku" teriak Liora histeris
"Sadarlah Liora, aku sudah bosan denganmu"
"Bohong!!! kau bohong Mike!!! kau selalu bilang kalau tubuhku ini sudah menjadi candu bagimu"
"Dan kau percaya itu? hahaha jangan berpikiran sempit Liora, kekasihmu di luaran sana pasti pernah mengatakan hal yang sama padamu. Jadi kenapa kau tidak menemui mereka saja dari pada membuang waktumu percuma disini" cibir Mike yang langsung menarik tangan wanita muda itu untuk keluar dari tempat itu
"Aku mohon jangan tinggalkan aku Mike, kau...hanya kau kekasihku saat ini" lirih Liora, Ia berlutut memohon di hadapan Mike sekalipun hal itu membuatnya harus meletakkan harga dirinya di titik terendah dalam hidupnya
"Pergi dan jangan mengganggu hidupku lagi" Mike menepis tangan Liora dan meninggalkan wanita itu meraung-raung disana
"Aku akan merebut mu kembali Mike dan akan menjadikanmu milikku selamanya" Mike terus berjalan hingga suara teriakan Liora tertutupi oleh hingar bingar musik yang sedang di putar
Mike menarik nafas panjang, selama ini ia tidak berniat berhubungan serius dengan seorang wanita hanya karena ia tidak mau berakhir dengan pertengkaran seperti ini
__ADS_1
Setelah merasa cukup tenang, Mike melajukan mobilnya menuju ke sebuah hotel bintang lima yang selalu menjadi tempatnya dalam menuntaskan hasratnya