
Setibanya di hotel, Mike kembali melanjutkan kesenangannya yang tertunda. Ia berharap sedikit bisa melupakan kekesalan hatinya terhadap Liora melalui wanita yang kini telah berada di bawah kungkungannya
Namun, lintasan wajah memohon Liora serta air mata yang tadi sempat menetes dari kedua matanya justru memenuhi pikiran Mike yang membuatnya tidak bisa melanjutkan kegiatannya lebih jauh lagi
Padahal hanya tinggal sedikit saja, ia kembali bisa menikmati kepuasan yang beberapa hari ini tidak ia rasakan
Dengan kesal, Mike bangkit lalu mengambil pakaiannya yang berserakan di lantai. Setelah selesai memakai pakaiannya ia pun keluar dari kamar hotel itu meninggalkan wanita muda yang tadi bersamanya berteriak-teriak memanggil namanya
Mike melajukan mobilnya menuju ke Club tempat terakhir tadi ia meninggalkan Liora. Meskipun sudah berpesan pada pegawainya untuk mengusir wanita itu dari sana, namun Mike selalu merasa bersalah ketika bersikap buruk pada seorang wanita
Hal itu di karenakan ajaran mendiang ibunya yang selalu mengatakan kalau seorang wanita seburuk apapun dia tidak seharusnya pria berlaku buruk padanya
Perkataan ibunya itu selalu terngiang di kepalanya, sehingga selama ini tidak pernah sekalipun ia berlaku kasar terhadap wanita-wanita yang mendekatinya sekalipun ia selalu berganti wanita setiap harinya tapi ia selalu memperlakukan mereka dengan sebaik baiknya
Mike melihat Liora masih terduduk di depan pintu Club miliknya, masih dengan air mata yang terus-menerus mengalir membasahi wajah cantiknya
Ia perlahan mendekat, dan membantu Liora berdiri sambil membersihkan debu yang menempel di pakaian yang di kenakan wanita itu
Liora mengangkat wajahnya, memandang Mike yang tadi meninggalkannya kini telah berdiri di hadapannya bahkan bersikap sangat lembut padanya
__ADS_1
Tanpa banyak bicara, Liora mengikuti Mike yang mengajaknya masuk ke dalam mobilnya dan membawanya pergi entah kemana
Saat mobil telah berhenti dan keduanya memasuki sebuah bangunan tinggi baru lah Liora sadar kalau ternyata Mike membawanya pulang ke apartemen miliknya
Sedari tadi Liora hanya memandangi wajah Mike tanpa ada sedetikpun matanya berpindah dari wajah tampan pria yang sangat di cintainya itu
Mike mengambil kotak obat dan mulai mengoleskan obat di luka lecet yang ada di lututnya. Setelah itu Mike mengambil handuk basah dan mulai membersihkan wajahnya yang masih di penuhi jejak air matanya
"Maaf Liora…"
Hanya kata-kata itu saja yang mampu terucap dari bibir Mike setelah kebisuan yang cukup lama antara keduanya, namun mampu membuat air mata Liora kembali turun dari pelupuk matanya
Liora memang telah mengetahui hal itu jauh sebelum rasa cintanya itu tumbuh, tapi mendengar hal itu langsung dari mulut Mike ternyata begitu menyakitkan
"Aku berharap setelah hari ini, kau bisa hidup dengan baik. Aku juga berdoa semoga kelak kau temukan pria yang lebih baik dariku" ucap Mike tulus
"Selamat tinggal Liora, aku berharap kita tidak pernah bertemu lagi" setelah mengecup puncak kepala Liora, Mike berjalan keluar dari apartemen di iringi suara isak tangis wanita itu
*
__ADS_1
*
*
Kepergiaan Mike malam itu merupakan kali terakhir Liora berjumpa dengannya, seperti sengaja menghindarinya Liora benar-benar tidak pernah lagi melihat Mike berada di club miliknya
Hal itu membuat dunia Liora serasa berbalik, kehilangan Mike merupakan sesuatu yang tidak pernah ia inginkan.
Kelembutan dan kehangatan Mike selalu membuatnya merasa menjadi seseorang yang berharga karena selama ini tidak ada satu orang pun yang memperlakukan dirinya seperti perlakukan Mike padanya
Mike merupakan pria yang misterius, ia tidak pernah sekalipun mengatakan tentang keluarga, teman ataupun yang berhubungan dengan kehidupan pribadinya pada siapapun selain orang terdekatnya
Satu hal yang Liora ketahui tentang Mike hanyalah ia yang merupakan salah satu pemilik club yang terbilang besar yang ada di daerah Jakarta
Entah sejak kapan Liora mulai jatuh cinta pada Mike, padahal Liora tau kalau Mike tidak suka terikat dengan sebuah hubungan tapi namanya rasa suka tidak pernah ada yang tau kapan datangnya
Meskipun hingga saat ini, Liora masih menyesali perbuatannya saat itu yang tidak mau bersabar. Padahal seandainya ia mau bersabar sebentar saja, mungkin Mike masih berada di sisinya
Tidak ada lagi yang bisa ia lakukan, tapi ia hanya bisa berharap suatu saat nanti, Tuhan memberikan kesempatan padanya untuk bertemu dengan Mike dan memulai semuanya dari awal lagi
__ADS_1
Dan bila saat itu tiba, Liora berjanji tidak akan lagi mengulangi kesalahannya dan akan membuat Mike kembali ke sisinya