
Ratu siluman buaya pun kemudian langsung pergi dari kediaman Broto karena dia telah mengalami luka bakar yang sangat parah. Di akibatkan oleh serangan Kyai Ilham yang sangat fatal mengenai jantungnya.
Wajah Ratu siluman buaya bahkan sampai pucat karena serangan itu. Kyai Ilham tersenyum padanya lalu mengatakan pesan nya pada sang ratu yang sedang murka.
" Ingat jangan sekali-kali lagi kau datang untuk mengganggu Kenzo ataupun keluarga yang ada di rumah ini! Kalau sampai hal itu terjadi, maka percayalah aku akan meluluhlantakkan seluruh istana kerajaanmu dengan kekuatan Allah! Kau bebaskanlah segera semua budak yang telah kau jadikan tumbalmu selama perjanjian dengan Broto! Biarkan mereka kembali ke alam baka dan tenang di akhirat!" ucap Kyai Ilham dengan mata setenang lautan.
" Kau jangan bermimpi untuk aku mau mengikuti apa yang kau katakan! Mereka sudah menjadi hakku karena aku sudah memberikan apa yang sudah dijanjikan kepada Broto. Kalau kau ingin aku untuk membebaskan mereka semua, maka aku akan menarik semua yang sudah aku berikan kepada Broto sebagai ganti dari semua tumbal-tumbal itu!" ucap Ratu siluman buaya.
Kyai Ilham tampak menggelengkan kepalanya mendengar semua yang dikatakan oleh Ratu siluman buaya.
Bagaimanapun dia tidak bisa untuk mengambil keputusan apapun. Karena itu menyangkut harta kekayaan milik keluarga Broto maka dia harus berdiskusi dengan Kenzo sebagai pewaris dari keluarga Broto.
" Baiklah aku akan mendiskusikan ini dengan Kenzo dan juga keluarganya yang lain. Sekarang juga pergi kau dari kediaman ini dan jangan pernah berani-berani kau untuk menginjakan kakimu lagi di sini! Karena mulai hari ini aku akan memasang pagar gaib di rumah ini agar kau tidak bisa menginjakkan kakimu lagi kemari!" ucap Kyai Ilham dengan suara yang sangat tegas.
" Ckckck! Sasar manusia usil yang suka mengganggu urusan orang lain!" ucap sang ratu yang kesal bukan main.
Kyai Ilham hanya menggelengkan kepalanya mendengarkan apa yang diucapkan oleh Ratu siluman buaya.
Tidak lama kemudian sang ratu pun kemudian menghilang dari hadapan Kyai Ilham yang kemudian mendekati ke arah Trisna dan Rara yang sejak tadi hanya melihat pertarungannya dengan sang Ratu.
" Rara segeralah menikah dengan Kenzo. Hal itu untuk menyelamatkan Kenzo dari Ratu siluman buaya yang menginginkannya untuk menjadi pengantinnya!" Rara terkejut mendengarkan ucapan ayahnya.
Bagaimanapun saat ini hubungannya dengan Kenzo baru seusia jagung Bagaimana mungkin harus menikah dengan Kenzo.
Akan tetapi kalau sampai Kenzo menikah dengan Ratu siluman buaya pun, dia juga tidak rela. Karena bagaimanapun dia sangat mencintai Kenzo.
__ADS_1
" Babah! Apakah harus secepat itu aku menikahi Kenzo?" tanya Rara tampak ragu.
Kenzo yang saat ini baru saja pulang dari pemakaman tampak terkesiap mendengarkan ucapan dari Kyai Rasyid yang mengharuskan dirinya segera menikah dengan Rara untuk menghindari pengaruh dari ratu siluman buaya yang menginginkan dirinya untuk menjadi pengantinnya.
Kenzo tampak begitu frustasi dengan kenyataan itu tetapi dia pun tidak mau memaksakan Rara untuk segera menikah dengannya yang hanya pria anak dari mantan pengabdi siluman buaya.
" Rara Jangan memaksakan dirimu. Kalau kau memang tidak ingin menikah denganku. Mungkin aku akan mencoba untuk mencari wanita yang siap untuk dijadikan istri olehku dalam waktu dekat. Tolong jangan terbebani dengan hal ini!" ucap Kenzo sambil menundukkan kepalanya.
Rara benar-benar tidak mengerti apa yang saat ini harus dia putuskan karena kalau menilik dari usianya dia benar-benar belum siap untuk menikah.
Walaupun Rara sebenarnya sudah berusia di atas 25 tahun.
" Sudahlah Rara kau jangan ragu lagi untuk menikah dengan Kenzo kalau sampai Kenzo menikah dengan siluman buaya ataupun dengan wanita lain Kau pasti akan menyesali hal itu!" ucap Trisna berusaha untuk membujuk sahabatnya agar mau menikah dengan Kenzo.
Bagaimanapun saat ini keselamatan maupun kepentingan publik jauh lebih utama. Daripada urusan pribadi dan urusan hati yang saat ini masih diragukan oleh Rara.
" Jangan khawatir putriku. Nanti aku akan membentengi Kenzo dan juga rumah ini agar ratu siluman buaya tidak bisa menembus rumah ini ataupun mengganggu Kenzo baik di alam nyata maupun alam ghaib. Aku juga akan berusaha untuk melindungi Kenzo di alam mimpi agar tidak di teror olehnya!" ucap Kyai Ilham berusaha untuk menegaskan bahwa dirinya akan selalu melindungi Kenzo dari pengaruh Ratu siluman buaya.
" Lalu bagaimana dengan kerjaan aku Babah? Bukankah dengan Aku menikah, maka aku akan kehilangan pekerjaanku? Karena harus fokus dengan urusan rumah tangga kami?" tanya Rara yang terlihat begitu ragu.
Kenzo kemudian mendekati Rara dan memeluknya dengan erat. Wajah Rara bahkan sampai memerah karena merasa malu diperlakukan seperti itu oleh Kenzo di hadapan ayahnya yang seorang Kyai.
" Percayalah Rara! Aku tidak akan membatasi semua kegiatanmu yang penting kau mau menikah denganku itu sudah lebih dari cukup!" ucap Kenzo dengan senyum sumringah.
Kyai Rasyid sangat senang melihat Kenzo yang begitu pengertian dengan situasi putrinya.
__ADS_1
" Besok saya akan menyiapkan acara pernikahan untuk kalian berdua. Karena saya harus membentengi dulu rumahmu ini agar aman dari gangguan siluman buaya!" ucap Kyai Ilham yang sangat baik sekali.
Bagaimanapun Kyai Ilham memikirkan tentang semua hal secara keseluruhan. Dia tidak mau kalau sampai Kenzo mengabdi kepada Siluman buaya yang akhirnya akan terjadi banyak pembunuhan. Karena mengabdi kepada siluman pasti akan membutuhkan tumbal setiap tahunnya. Seperti yang pernah diberikan oleh Broto dengan membakar rumah sakit dan mengakibatkan 300 orang nyawa melayang karena terbakar oleh si jago merah.
" Baiklah Kyai saya akan menyerahkan semua urusan kepada Kyai. Saya yakin Ibu saya juga pasti tidak akan keberatan dengan rencana ini. Apalagi setelah tadi ibu saya melihat arwah ayah saya yang sudah dibawa oleh prajurit siluman buaya. dia benar-benar sama syok dan juga ketakutan bahkan sampai saat ini Ibu saya masih belum sadarkan diri." ucap Kenzo kepada Kyai Ilham.
Terlihat Kyai Ilham yang menganggukan kepalanya.
" Jangan khawatir untuk masalah ibumu saya bisa menolongnya sekarang juga!" ucap Kyai Ilham dengan tersenyum begitu lembut.
Sejak tadi Kyai Ilham tidak pernah berhenti menggulirkan tasbihnya karena hatinya yang selalu berdzikir kepada Allah.
" Terima kasih Kyai atas bantuan anda. Untung saja tadi kami memanggil Anda kemari kalau tidak entah apa yang akan terjadi dengan keluarga kami!" terlihat Kenzo sampai berderai air mata karena merasakan terharu yang luar biasa.
Tadi ketika Kenzo memakamkan Ayahnya di pemakaman umum banyak sekali harga ganjil yang terjadi. Tiba-tiba saja jenazah ayahnya berubah menjadi gedebong pisang sehingga mengakibatkan semua orang yang hadir di pemakaman itu menjadi sangat terkejut.
" Kyai ada hal yang ingin sekali saya bicarakan dengan anda!" ucap Kenzo yang kemudian berjalan menuju ke ruang tamu dan duduk di sofa karena dia ingin berbicara hal yang sangat serius dengan Kyai Ilham.
Kyai Ilham dan yang lainnya pun kemudian mengikuti Kenzo ke ruang tamu.
" Ada masalah apakah Kenzo? Katakanlah? Kenapa tampaknya begitu serius?" tanya Kyai Ilham yang begitu penasaran dengan wajah Kenzo yang pucat dan juga tampak khawatir.
Semua orang yang ada di ruangan tamu Itu tampak begitu takut dengan suasana yang tiba-tiba saja terasa sangat mencekam.
Tampaknya Ratu siluman buaya telah mengerahkan pasukannya untuk menyerang kediaman Broto pada hari itu.
__ADS_1
Ratu siluman buaya yang tidak terima karena pengantinnya sudah direbut dan dirinya yang telah dilukai begitu parah oleh Kyai Ilham. Akhirnya mengutus Jenderal dan juga ajudannya untuk menyerang kediaman Broto dan memberikan pelajaran kepada keluarga itu agar tidak banyak bertingkah kepadanya.