
Sementara itu Trisna yang saat ini sedang tidur tiba-tiba saja dia bermimpi bertemu dengan seseorang yang berpakaian kerajaan yang sangat mewah dan tersenyum kepada Trisna.
" Akhirnya yang mulia Ratu datang juga. Sebentar lagi kita akan bertemu dan kau akan menguasai istana kerajaan alam gaib ini bersama dengan yang mulia Kaisar!" Ucap pria itu yang berwajah sangat tampan dan juga karismatik sekali.
" Kamu siapa?? Apa maksudmu mengatakan hal seperti itu?" tanya Trisna merasa bingung sendiri.
" Hanya tasbih milikmu dan pedang Pangeran Abi Saka yang bisa pintu membuka gerbang
kerajaan alam ghaib!" Trisna semakin bingung dengan apa yang dikatakan oleh laki-laki itu yang tidak dia kenal sama sekali.
" Apa yang kau katakan? Aku benar-benar tidak mengerti!" Trisna terlihat mulai frustasi dan juga kesal kepada laki-laki itu.
" Nanti pelan-pelan kau akan mengerti dan juga mengetahuinya!" setelah itu laki-laki itu pun menghilang dari hadapan Trisna.
Trisna kemudian bangun dari tidurnya dan merasa terkejut karena ternyata dirinya hanyalah bermimpi.
" Ya Allah apa yang di katakan oleh orang itu??" Trisna kemudian menatap tasbihnya Di mana pangeran Abi Saka berada di sana.
Trisna cukup terheran karena melihat tasbihnya yang begitu bercahaya dan terlihat terang benderang sekali. Tidak seperti biasanya.
Trisna pun kemudian mendekati dan mengambil tasbih tersebut.
" Pangeran Abi Saka keluarlah Aku ingin bicara denganmu!" Trisna meniup tasbih miliknya sambil membacakan untuk pengunci pintu pengunci tasbih disebut.
" Ada apa?? Aku sedang tidur nyenyak kau bangunkan aku!" protes Pangeran Abi Saka pada Trisna.
Trisna menatap tajam ke arah Pangeran Abi Saka yang saat ini duduk di sebelahnya.
" Duduklah di kursi itu! Kau dan aku itu bukan muhrim! Jangan terlalu dekat! Kenapa harus begitu dekat sih?" protes Trisna sambil mendorong tubuh Pangeran Abi Saka agar menjauh darinya.
" Ih, nyebelin!! udah ganggu aku lagi tidur, sekarang kau pakai acara mengusir aku lagi!" Pangeran Abi Saka terlihat kesal akan tetapi Trisna tidak peduli sama sekali dengan apa yang dikatakan oleh Pangeran Abi Saka.
__ADS_1
" Apa kau tahu apa yang disebut dengan istana kerajaan alam gaib?" Trisna to the point pada saat ini dia benar-benar sangat penasaran.
Pangeran Abi Saka terlihat heran dengan pertanyaan dari Trisna.
" Dari mana kamu mendengarkan tentang kerajaan alam gaib?" Pangeran Abi Saka malah balik bertanya kepada Trisna.
" Hadeuh Pangeran siluman tapi bodoh!! Ditanya malah bertanya lagi. Kalau aku tahu aku juga tidak akan bertanya denganmu!" sengit Trisna sambil menatap tajam ke arah Pangeran Abi Saka.
Pangeran Abi Saka sebenarnya merasa tersinggung dengan apa yang dikatakan oleh Trisna yang sudah menghancurkan harga dirinya sebagai seorang laki-laki dan sebagai seorang pangeran yang selama ini selalu dihormati oleh para bawahannya.
" Cepat ceritakan padaku soal istana kerajaan alam gaib karena Aku ingin mengetahuinya!" perintah Trisna kepada Pangeran Abi Saka.
Pangeran Abi Saka terlihat kesulitan menelan salivanya sendiri.
" Cepat!!" Trisna sudah kehilangan kesabaran.
" Sabar ih!!" Pangeran Abi Saka kemudian secara perlahan menceritakan tentang istana kerajaan alam gaib yang merupakan fokus atau central dari seluruh kerajaan yang ada di alam gaib. Kerajaan alam ghaib bisa di katakan sebagai pemimpin dari seluruh kerajaan yang ada di alam ghaib.
Pangeran Abi Saka terlihat menggelengkan kepalanya karena dia memang tidak tahu.
" Ibuku mengatakan kalau Ibumu dan juga kakekmu tahu tentang letaknya dan mereka juga tahu kunci untuk membukanya. Oleh karena itu selama bertahun-tahun hidupku selalu mengurung ibu dan Kakek kamu. itu karena ibuku membutuhkan peta dan juga kunci pintu gerbang kerajaan alam ghaib!" Trisna benar-benar terkejut mendengarkan ucapan dari Pangeran Abi Saka.
" Jadi benar ada yang namanya Istana Kerajaan alam gaib? Lalu apa hubungan nya dengan kita?" tanya Trisna kebingungan.
" Maksudnya?"
Trisna pun kemudian menceritakan mimpinya yang baru saja dialami dan itu benar-benar mengejutkan Pangeran Abi Saka.
" Wah, berarti kita adalah pasangan yang sudah ditakdirkan untuk bisa membuka pintu gerbang kerajaan alam ghaib? Ya ampun! sama bertahun-tahun ibuku mencari ternyata kuncinya ada di tanganku sendiri." Pangeran Abi Saka terlihat begitu bahagia.
Trisna menatap tajam kepada pangeran yang kelihatannya akan memberitahukan kepada ibunya perihal rahasia itu.
__ADS_1
" Walaupun Kau mempunyai kunci satunya. Tetapi kalau aku tidak memberikan apa yang aku miliki, maka kau selamanya tidak akan bisa membuka gerbang itu. Karena pintu gerbang itu hanya bisa dibuka oleh kita berdua!" Pangeran Abi Saka tampak terkejut mendengarkan keterangan dari Trisna.
Pangeran Abi Saka terlihat menarik nafasnya dengan dalam.
" Kelihatannya kita memang di takdirkan untuk bersama." Pangeran Abi Saka malah tersenyum ketika membicarakan ataupun membayangkannya.
Trisna bergidik ngeri ketika dia membayang kan dirinya yang katanya telah ditakdirkan bersama dengan Pangeran Abi Saka.
" Jangan sembarang bicara! Aku tidak akan mau menerima takdir seperti itu! Aku akan menikah dengan seorang manusia dan tidak akan mau menikahinya!" Trisna terlihat cemberut sambil melipat kedua tangannya di depan dada.
Entah kenapa hati Pangeran Abi Saka merasa pilu mendengarkan Trisna mengatakan hal demikian padanya.
" Apakah aku seburuk itu sampai kau tidak mau untuk menjadi istriku?" tanya Pangeran Abi Saka dengan wajah sendu dan sedih.
Trisna terlihat memutar bola matanya dengan malas kemudian dia pun menjelaskan semuanya kepada Pangeran Abi Saka.
" Ini bukan masalah buruk atau baik. Akan tetapi kita ini adalah manusia dan siluman. Aku tidak mungkin menikahimu karena kita beda alam!" apa yang dikatakan oleh Trisna benar-benar menyakiti hati Pangeran Abi Saka.
" Sudahlah aku tidak mau bicara denganmu lagi! Lebih baik aku tidur saja di dalam tasbih kamu!" setelah mengatakan itu Pangeran Abi Saka kemudian menghilang dari hadapan Trisna dan berubah menjadi Seberkas cahaya putih yang kemudian masuk kembali ke dalam tasbih.
Trisna bisa melihat tasbihnya yang bersinar begitu terang setelah sang pangeran masuk ke dalamnya.
Kyai Ibrahim, Kyai Salman dan Aminah bisa merasakan hal itu.
" Tasbih itu sudah menemukan tuannya. tinggal masalah waktu saja sampai Pangeran Abi Saka dan Trisna bisa menggunakan tasbih dan pedang itu," terlihat Kyai Ibrahim menghela nafas dengan berat.
Kyai Salman dan Aminah sudah menjelaskan semuanya kepada Kyai Ibrahim karena sang kyai yang langsung mendatangi mereka berdua ketika mereka berdua sedang sibuk berdiskusi tentang hal tersebut.
Karena Aminah tidak mau menyinggung perasaan suaminya. Akhirnya dia pun menceritakan semuanya kepada Kyai Ibrahim .
Kyai Ibrahim cukup terkejut mendengarkan berita itu. Dia sekarang mengerti kenapa Ratu siluman ular perak sangat menginginkan benihnya untuk bisa mempunyai anak dari nya. Rupanya anak dari Kyai Ibrahim mempunyai potensi untuk bisa membuka pintu gerbang kerajaan alam gaib yang selama ini menghilang begitu lama.
__ADS_1
" Sekarang Apa yang harus kita lakukan Abi?" tanya Aminah merasa khawatir sekali pada Kyai Ibrahim dan Kyai Salman.