Jeritan Tengah Malam Di Rumah Kosong

Jeritan Tengah Malam Di Rumah Kosong
44. Bertemu tanpa sengaja


__ADS_3

Setelah merasa lebih baik. Trisna dan Rara kemudian berpamitan kepada Kyai Ilham untuk kembali bekerja ke kantor mereka.


Dalam perjalanan menuju kantornya, tidak sengaja motor Trisna diserempet oleh sebuah mobil sehingga membuat mereka pun mau tidak mau harus berhenti.


" Ra, turun dulu! Sepertinya motorku agak oleng gara-gara diserempet mobil itu!" ucap Trisna sambil menghentikan motor yang dia kendarai dengan pelan.


Rara kemudian turun dari jok motor dan kemudian melihat ke arah mobil yang saat ini juga berhenti di samping trotoar.


Terlihat seorang wanita turun dari mobil itu dengan penampilan yang sangat menawan ayah dan juga tampak kaya raya.


" Maafkan saya apakah kau baik-baik saja. Sopir saya tanpa sengaja menyenggol motormu. Apakah kita perlu ke rumah sakit?" tanya wanita itu yang ternyata adalah Amelia istri Kenzo, mantan kekasih Rara.


Rara yang tidak mengetahui bahwa perempuan itu adalah istri Kenzo hanya tersenyum kepadanya.


" Kamu baik-baik saja?" tanyanya kembali merasa khawatir dengan keadaan Rara dan Trisna.


Trisna yang saat ini sedang memeriksa keadaan motornya kemudian mendekati Amelia. " Kami baik-baik saja. Hanya saja motorku bagian belakangnya kelihatannya agak bermasalah." Trisna kemudian melihat ke arah Rara.


" Kamu baik-baik saja Ra?" tanya Trisna merasa khawatir kepada Rara karena Rara yang duduk di belakang yang kesenggol oleh mobil itu ketika tadi mereka belok.


" Aku baik-baik saja. Hanya saja pahaku terasa sedikit panas." Amelia merasa khawatir dengan jawaban dari Rara.


" Lebih baik kita ke rumah sakit saja. Takutnya ada apa-apa dengan kalian berdua. Sebentar ya aku bicara dulu dengan suamiku. Kebetulan suamiku memiliki banyak Rumah Sakit Nanti kalian bisa kami antarkan ke salah satu rumah sakit milik keluarga kami," Amelia langsung meninggalkan Rara dan Trisna tanpa menunggu jawaban dari kedua Gadis itu yang hanya bisa saling menatap satu sama lain.


" Sayang! Kita harus membawa kedua Gadis itu ke rumah sakit. Sepertinya ada masalah dengan mereka!" Kenzo pun kemudian menurunkan kaca jendelanya dan menatap ke arah istrinya.


" Berikan saja mereka uangnya banyak dan biarkan mereka ke rumah sakit sendiri. Aku sangat sibuk! Tidak ada waktu untuk melayani orang-orang seperti mereka!" ujar Kenzo masih tetap melihat ke arah MacBook yang dia pegang.


Amelia merasa tidak enak kepada Trisna dan Rara yang pasti juga mendengarkan apa yang dikatakan oleh suaminya.


" Turunlah sebentar sayang. Setidaknya minta maaf lah kepada mereka. Bukankah itu adalah adab pertama yang harus kita lakukan ketika kita melakukan kesalahan kepada orang lain?" tanya Amelia yang benar-benar merasa tidak enak kepada Rara dan Trisna.

__ADS_1


Rara dan Trisna hanya memandang satu sama lain dan tidak berniat untuk memperpanjang masalah itu.


" Mba, kami berdua pulang dulu karena kami harus segera sampai ke kantor!" ucap Rara kepada Amelia.


Mendengar suara Rara, Kenzo merasa terkejut dan merasa familiar. Kenzo pun kemudian menengokkan kepalanya menuju arah sumber suara. " Rara?" tanya Kenzo tanpa dia sadari.


Tidak lama kemudian Kenzo keluar dari mobilnya dan Kenzo terus menatap Rara dengan tidak percaya. Amelia keheranan melihat suaminya yang menetap kedua gadis itu dengan mata nanar.


" Kamu baik-baik saja sayang?" tanya Amelia yang merasa tidak nyaman melihat suaminya seperti yang terkena sawan saat melihat Rara.


" Kenzo?" tanya Rara yang juga tidak kalah terkejutnya dengan apa yang dia lihat saat ini.


" Kalian berdua saling mengenal?" tanya Amelia mulai merasa curiga melihat ekspresi suaminya yang tidak biasa.


Kenzo mendekati Rara dan kemudian memeluknya dengan erat.


" Kamu gak apa-apa Ra? Apakah ada yang sakit? Maafkan aku! Sepertinya supirku sudah tidak bisa fokus dalam bekerja. Aku pasti akan memecatnya karena sudah membuatmu hampir saja celaka!" terlihat Kenzo menatap geram ke arah sopirnya yang saat ini sedang berdiri di belakangnya.


" Katakan padaku! Siapa wanita itu sayang? Kenapa kau memeluknya?" tanya Amelia yang benar-benar merasa terkejut melihat Kenzo melakukan hal itu tepat di depan matanya.


Rara yang tersadar dari keterkejutannya, dia akhirnya langsung melepaskan pelukan Kenzo dan menampar mukanya dengan keras sehingga menyadarkan Kenzo. Rara terpaksa menampar Kenzo karena kesal dengan kelakuan Kenzo yang akhirnya membuat Amelia menjadi salah paham terhadapnya.


" Siapa Kau? Berani sekali kamu menampar suamiku!" Rara benar-benar tidak habis pikir dengan Amelia yang sekarang malahan marah sama dia gara-gara Rara menampar Kenzo. Sikap Amelia benar-benar sangat membingungkannya.


" Ini bukan urusanmu! Sebaiknya kau masuk ke dalam mobil karena aku ingin berbicara dengan Rara!" perintah Kenzo sambil menatap tajam kepada Amelia yang auto melotot mendengarkan ucapan dari suaminya.


" Apa kau gila?" tanya Amelia benar-benar tidak mengerti dengan apa yang sedang dilakukan oleh suaminya.


" Masuk ke dalam mobil! Lakukan perintahku, Amelia!" ucap Kenzo dengan tegas sambil mendorong tubuh Amelia untuk menjauh dari mereka berdua.


Trisna yang menatap kejadian itu hanya bisa menggelengkan kepalanya. Saat dia melihat kelakuan Kenzo yang benar-benar tidak manusiawi terhadap istrinya sendiri.

__ADS_1


" Aku pergi dan jangan mengejarku!" Rara benar-benar marah dengan Kenzo.


Bagaimanapun Rara tidak bisa membiarkan Kenzo memperlakukan istrinya seperti itu hanya karena dirinya.


" Katakan padaku! Bagaimana kabarmu?" tanya Kenzo dengan suara gemetar.


Rara yang saat ini dadanya sedang sesak tidak bisa mengatakan apapun. Tetapi dia meminta kepada Trisna untuk segera meninggalkan tempat itu.


" Trisna! Ayo kita pergi! Kita akan terlambat ke kantor." Rara langsung menarik tangan Trisna dan meminta agar sahabat nya segera melajukan kendaraan mereka.


Trisna yang tahu bahwa saat ini kondisi tidak memungkinkan untuk mereka berbicara baik-baik dengan Kenzo. Trisna akhirnya memilih untuk meninggalkan tempat itu. Walaupun sebenarnya badannya merasa agak sakit-sakit gara-gara insiden tadi. Tetapi dia memilih untuk menghindari Kenzo.


" Ra! Aku mohon ikutlah denganku sebentar Aku ingin berbicara denganmu!" Kenzo menarik tangan Rara agar mengikutinya.


Rara berusaha untuk melepaskan diri dari Kenzo. Akan tetapi Kenzo tidak mau melepaskannya dan malah memasukkan Rara ke dalam mobilnya dan Kenzo langsung masuk ke arah kursi pengemudi.


Amelia yang melihat kejadian itu bahkan sampai tidak bisa berkata-kata.


" Apakah suamiku meninggalkan aku di jalan demi gadis itu?" tanya Amelia seakan tidak mempercayai apa yang saat ini dia lihat.


Amelia kemudian menatap ke arah Trisna dan berusaha untuk bertanya tentang apa yang saat ini sedang terjadi.


" Katakan padaku! Kenapa suamiku pergi bersama wanita itu dan meninggalkanku di sini?" tanya Amelia yang benar-benar merasa marah dan juga tersinggung dengan kelakuan Kenzo kepadanya.


" Aku tidak tahu! Kenapa kau tidak bertanya kepada suamimu?" tanya Trisna yang malas untuk meladeni Amelia yang saat ini sedang merasa sakit hati dengan kelakuan Kenzo.


Amelia akhirnya menghentikan taksi yang melintas di depannya dan pergi ke rumahnya.


Sepanjang perjalanan menuju rumah tidak ada hentinya Amelia terus menggerutu dan marah-marah dia terus berusaha untuk menelpon Kenzo tetapi tidak juga diangkat.


" Kurang ajar! Awas kamu Mas! Aku tidak akan memaafkan kamu!" umpat Amelia.

__ADS_1


__ADS_2