Jeritan Tengah Malam Di Rumah Kosong

Jeritan Tengah Malam Di Rumah Kosong
58. Usaha Bersama


__ADS_3

Kyai Ibrahim meminta kepada Trisna untuk segera membangunkan Kyai Ilham, Genta dan Rara dan bersiap untuk melawan Ratu siluman buaya yang saat ini sudah datang di rumah yang di tempati oleh Kenzo. Sementara Trisna bersama dengan Kyai Ibrahim sudah bersiap-siap untuk melawan Sang Ratu Buaya dengan kekuatan penuh.


***


Kenzo saat ini sedang berhadapan dengan Ratu siluman buaya yang menatapnya dengan penuh amarah.


" Berani-beraninya kau memutuskan hubungan pernikahan kita. Setelah begitu banyaknya aku memberikan harta dan kekayaan untukmu. Padahal sejauh ini aku baru mendapatkan tiga ekor anak darimu. Itupun mereka belum utuh menjadi manusia sempurna. Karena mereka masih butuh bersemedi dan juga memakan tumbal yang akan kau persembahkan untuk menjadi makanan mereka!" Ratu siluman buaya terlihat begitu geram kepada Kenzo.


" Itu karena kau selalu menteror hidupku dan selalu memanfaatkanku untuk memenuhi nafsu birahi kamu. Itu semua tidak sesuai dengan Perjanjian awal kita yang mengatakan bahwa kita hanya bertemu satu bulan sekali pada malam tertentu yang sudah kita sepakati berdua," Kenzo mulai berusaha untuk membuat sang ratu lengah. Sehingga Kyai Ilham dan kawan-kawan lainnya bisa datang tanpa di ketahui olehnya.


" Bukankah kau seharusnya senang kan? Karena aku mau menggunakan kamu terus? Sehingga kekayaanmu bisa cepat bertambah dan tiap kedatanganku akan menghasilkan kekayaan yang melimpah untukmu. Sekarang di sini kau mengeluhkan tentang hal itu? Sayang, kau benar-benar sangat lucu! Haha!" terlihat Ratu siluman buaya yang tertawa tergelak dengan apa yang dikatakan oleh Kenzo barusan yang menurutnya benar-benar sangat lucu.


Kenzo kesulitan menelan salivanya sendiri mendengarkan apa yang dikatakan oleh sang ratu siluman buaya.


" Apakah benar kalau sekarang aku sudah mempunyai 3 ekor anak buaya?" tanya Kenzo dengan perasaan campur aduk. Kenzo saat ini benar-benar tidak mempercayai bahwa dirinya telah mempunyai anak seorang siluman buaya dari hasil perkawinannya dengan Ratu siluman buaya.


" Benar sayang! Apakah kau ingin bertemu dengan mereka? Aku akan membawamu untuk masuk ke istanaku dan bertemu dengan anak-anak kita!" Ratu siluman buaya tersenyum kepada Kenzo dan terus mendekat ke arahnya.


Kenzo benar-benar mengingat apa yang dikatakan oleh Kyai Ibrahim bahwa dirinya harus menghindar dan menolak. Ketika sang ratu siluman buaya berusaha untuk mengajak dirinya ke istananya.


" Ingatlah Kenzo kau harus mengingatnya baik-baik! Jangan sampai dia membawamu ke istananya. Mengingat hubungan kamu dan dia telah berakhir. Mungkin kau akan dia jadikan makanan untuk anak-anakmu di sana. Agar mereka memiliki kekuatan sebagai manusia karena telah memakan ayahnya sebagai tumbal bagi mereka!" pesan Kyai Ibrahim kembali terngiang di telinga Kenzo.


Kenzo berusaha untuk mundur dan menjauhkan dirinya dari jangkauan sang ratu siluman buaya.


" Tidak usah! Aku percaya denganmu. Kau selama ini selalu jujur denganku bukan? Jadi aku tidak perlu untuk membuktikannya!" ucapkan so berdalih agar dirinya tidak dipaksa untuk mendatangi istana kerajaan siluman buaya yang sudah diwanti-wanti oleh Kyai Ibrahim untuk dihindari.

__ADS_1


" Hahahaha! kenapa aku melihat ketakutan di wajahmu? Bukankah kita selama ini selalu adalah tim yang terbaik dan selalu kompak dalam segala sesuatu?" tanya Ratu Siluman Buaya dengan senyumnya yang menakutkan bagi Kenzo.


Dulu ketika pintu hati Kenzo masih tertutup dan terkena pelet Sang Ratu Buaya. Senyum itu begitu cantik dan memikat untuknya terus mencumbu sang Ratu Siluman Buaya.


Akan tetapi, sekarang Kenzo bisa melihat bahwa itu adalah senyum maut yang sedang mengejar nyawanya karena amarah dan kebencian dari Ratu Siluman Buaya yang merasa murka karena Kenzo secara sepihak telah memutuskan kongsi di antara mereka berdua.


Sang ratu hanya tertawa melihat Kenzo yang terus menghindari dirinya.


" Ayolah sayang! Kenapa kau tidak ingin bertemu dengan anak-anakmu? Hmmm? Mereka pasti ingin berkenalan denganmu. Mereka selama ini belum pernah bertemu denganmu bukan?" tanya Ratu Siluman Buaya dengan seringai licik yang begitu menakutkan bagi Kenzo saat ini.


Kenzo sudah tampak gemetar ketika melihat Ratu Siluman Buaya yang kini semakin dekat kepadanya bahkan aset kesayangannya kini sudah di tangan sang ratu.


Kenzo mulai merasa ketakutan. Seluruh badannya sudah mulai gemetar bahkan keringat dingin sudah bercucuran di keningnya sebesar biji jagung.


Kenzo mengingat yang dipesankan oleh Kyai Ibrahim agar hatinya terus berdzikir kepada Allah dan meminta pertolongan dari Allah.


Sang ratu melepaskan telapak tangannya yang tadi menempel di tubuh Kenzo.


" Kurang ajar! Rupanya kau benar-benar sudah berhubungan dengan perempuan yang mempunyai darah murni itu! Kau benar-benar berniat untuk melepaskan diri dariku! Bahkan hatimu terus saja berzikir dan memanggil Tuhanmu. Sehingga membuatku sangat menderita ketika mendekatimu!" Ratu Siluman Buaya tampak begitu geram melihat Kenzo yang menurutnya telah benar-benar menantang kekuasaannya.


Kenzo merasa lega setelah Ratu siluman buaya melepaskan telapak tangannya dari aset kesayangan nya.


Bagaimanapun Kenzo merasa terhina dengan perlakuan mesum semacam itu.


Kenzo merasa takut kalau sampai Rara melihat kejadian itu dan menjadi ilfil kepadanya lalu tidak mau untuk menikah dengannya itu jelas sebuah musibah besar untuk dirinya.

__ADS_1


Apalagi Kenzo mengetahui kalau Rara adalah tipe wanita yang sangat posesif dan tidak suka membagi kekasihnya bersama dengan yang lain.


Itulah yang selama ini membuat Kenzo sangat sulit untuk menjadikan Rara sebagai selingkuhannya selama pernikahan dia bersama Amelia.


" Tolong aku! Lepaskanlah segala perjanjian diantara kita! Bukankah semua tumbal yang kau minta sudah aku berikan padamu?" tanya Kenzo kepada Ratu siluman buaya.


" Hei rupanya kau lupa bahwa kau masih mempunyai dua orang tumbal yang belum kau serahkan untukku!" Ratu Siluman Buaya seperti mengupas ingatan Kenzo tentang Perjanjian Kenzo yang akan memberikan dua putranya bersama Amelia untuk sang ratu buaya yang membutuhkan tumbal untuk makanan putranya bersama Kenzo di alam gaib sana.


" Mereka bukan anak kandungku. Akan tetapi anak hasil perselingkuhan dari istriku bersama pacar gelap nya. Jadi aku tidak memiliki hak untuk memberikan mereka sebagai tumbal untukmu! Bukankah kau sendiri yang selalu membuatku sibuk untuk bercinta denganmu? Sehingga aku tidak punya waktu untuk bersama dengan Istriku yang lainnya!" darah Kenzo berdesir ketika dia mengatakan hal seperti itu.


Ratu Siluman Buaya tertawa terbahak merasa senang karena Kenzo yang mengakui hal yang terjadi antara dirinya bersama Kenzo.


" Kau tahu? Kau adalah suami yang paling aku cintai di antara semua suami yang aku miliki." Ratu Siluman Buaya tampak tersenyum seperti seorang wanita yang sedang Kasmaran terhadap seorang laki-laki yang sangat dia cintai.


" Apakah kau benar-benar mencintaiku?" tanya Kenzo ingin mengetahui perasaan sang ratu yang sesungguhnya terhadap dirinya.


" Kau bilang kau memiliki suami yang begitu banyak. Lalu, dari mana kau mengetahui bahwa anak yang lahir adalah anakku?" tanya Kenzo dengan penasaran.


" Tentu saja aku tahu Beni Siapa yang berbuah di dalam rahimku! kau tahu Kami para Ratu Siluman Buaya memiliki Radar untuk bisa mendeteksi benih Siapa yang berbuah di dalam rahim kami sehingga kami tidak salah untuk memberikan hadiah yang sempurna untuk suami yang berhasil membuat kami hamil!" Ratu Siluman Buaya terlihat begitu bangga dengan kemampuan bangsanya yang termasuk hebat dan unik.


" Wah kalau manusia juga memiliki kemampuan seperti kalian maka tes DNA tidak diperlukan lagi." Kenzo terlihat meringis untuk menggoda sang ratu siluman buaya.


Kenzo melakukan semua upaya untuk mengulur waktu. Sambil menunggu kedatangan rombongan Kyai Ibrahim yang akan menyerang dan juga melumpuhkan Ratu Siluman Buaya.


" Tentu saja karena kami memiliki ilmu yang sangat hebat yang tidak dimiliki oleh manusia yang bodoh itu!" terlihat Ratu siluman buaya yang begitu marah dan murka ketika membicarakan tentang manusia.

__ADS_1


Kenzo merasakan seluruh bulu kuduknya merinding ketakutan melihat ekspresi Ratu Siluman Buaya.


__ADS_2