
" Iya Kenzo mungkin sengaja menikahi wanita itu hanya untuk dijadikan tameng dari ratu siluman buaya. Karena kamu yang menolak untuk menikahinya." ucap Kyai Ilham kepada Rara yang masih sedih.
Kyai Ilham kemudian menasehati Rara untuk bisa melupakan Kenzo dan kembali menjalani aktivitasnya seperti biasa.
" Tidak baik kalau kau terus terhanyut di dalam masalah ini. Lupakanlah masalah tentang Kenzo dan lanjutkanlah hidupmu. Putriku Kau terlalu berharga untuk bersedih demi laki-laki seperti Kenzo!" ucap Kyai Ilham sambil menyentuh tangan Rara.
Rara menangis di pelukan ayahnya dan mengungkapkan semua perasaannya yang saat ini sangat sedih setelah mengetahui dan melihat dengan mata kepalanya sendiri di saat Kenzo melamar wanita lain.
Kyai Ilham bisa merasakan semua kesedihan itu tetapi dia sudah mengikhlaskan tentang pernikahan Kenzo dan Rara kau mungkin memang bukan jodohku putrinya.
Sekarang Kyai Ilham harus mempersiapkan dirinya dan juga santri-santrinya untuk mengantisipasi kalau sampai Kenzo tergoda bujuk rayu dari siluman buaya untuk beraliansi ataupun mengabdi kepadanya.
Kyai Ilham tahu dengan jelas kalau Kenzo sudah dipilih oleh Ratu siluman buaya untuk dijadikan calon suaminya yang berikutnya.
Setelah mendapatkan nasehat dari ayahnya. Rara pun kemudian kembali ke kontrakannya karena dia harus segera kembali ke pekerjaan nya yang sudah dia tinggalkan beberapa hari karena cuti. Rara dan Trisna memang meminta cuti ke kantor karena mereka sedang mengurus tentang Kenzo dan juga keluarga boruto yang benar-benar membuat mereka merasa tidak tenang pikiran nya.
Sementara itu dokter Bagas yang sekarang sudah berada di rumah sakit dia mencari tunangannya untuk dia ajak bersamanya.
" Melisa Ayo ikut denganku. Aku tidak bisa membiarkanmu tetapi disini!" ucap dokter Bagas berusaha untuk membujuk Melisa.
Melisa terlihat sedih hatinya. Tetapi dia tidak mau mengikuti Bagas yang tidak jelas akan tinggal di mana.
" Maafkan aku Bagas. Seperti aku tidak bisa pergi dari sini. Kau tahu kan kalau selama ini kesehatanku selalu tidak baik? Jadi aku tidak bisa menjauh dari rumah sakit ini. Setidaknya di rumah sakit ini ada para dokter dan juga suster yang selalu siap untuk memeriksa aku ketika kondisiku drop dengan tiba-tiba!" ucap Melisa sambil menatap ke arah Bagas yang terlihat begitu sedih dengan penolakannya.
Sejujurnya Bagas benar-benar merasa bersalah kepada Melisa. Karena gara-gara ayahnya Melisa harus mati konyol di rumah sakit itu bersamanya dan juga ratusan pasien lainnya.
__ADS_1
" Baiklah kalau begitu aku akan menempatkan kamu di tempat yang aman dari dokter Alfonso. Aku tidak mau kalau kau merasa terancam ketika bersama dengannya." Bagas pun kemudian mengatur suatu tempat yang tidak akan bisa dijamah oleh dokter Alfonso. Walaupun tempat itu masih berada di lingkungan rumah sakit ayahnya.
Bagas mengatur Melissa berada di bangker rahasia dan hanya diketahui oleh para hantu yang sudah dipercaya oleh Bagas untuk menjaga tunangannya di situ.
Setelah semuanya sesuai dengan pengaturan Bagas. Bagas pun kemudian kembali untuk mencari Trisna.
Hati Bagas setidaknya sudah merasa tenang setelah mengetahui Melisa dalam keadaan baik-baik saja di sana.
" Tris kenapa kamu tampak begitu murung? Apakah ada sesuatu yang tidak aku ketahui?" tanya Bagas kepada Trisna.
Trisna hanya menatap Bagas yang saat ini sudah berada di hadapannya kembali.
" Kau tahu kalau Kenzo memutuskan untuk menikah dengan wanita lain?" tanya Trisna kepada Bagas yang tampak terkejut mendengarkannya.
' Hah pria dari keluarga Broto memang benar-benar meresahkan. Bagaimana mungkin kami dua sahabat, harus kepincut dengan laki-laki dari keluarga itu?' bathin Rara sambil menetap ke arah dokter Bagas yang sejak tadi terus memperhatikannya.
Dokter Bagas tahu kalau sebenarnya Trisna pun mencintainya. Akan tetapi dia tidak bisa menjadikan Trisna sebagai tambatan hatinya. Karena setelah semua urusannya selesai dia harus segera menghilang dari dunia ini dan kembali ke akhirat.
Dokter Bagas tidak mau membiarkan Trisna bersedih hanya untuk dirinya. Dia ingin melihat Trisna berbahagia hidupnya dan menikah dengan manusia biasa, lalu hidup secara normal setelah kepergiannya dari dunia ini untuk selamanya.
' Maafkan aku Trisna. Kalau aku juga terpaksa harus meninggalkanmu dan tidak menjadikan kamu sebagai kekasihku!' bathin Bagas.
Sepertinya sekarang Bagas bisa mengerti apa yang dirasakan oleh Kenzo. Kenapa keponakan nya itu malah lebih memilih menikahi wanita lain alih-alih menjadikan Rara sebagai istrinya.
' Apakah Kenzo tidak percaya dengan kemampuan dari Kyai Ilham dan juga para santrinya untuk menangkal kekuatan Ratu siluman buaya?' batin Bagas benar-benar merasa khawatir dan juga dilema dengan situasi saat ini.
__ADS_1
Akhirnya setelah menjalani begitu banyak kerumitan Bagas pun bisa menemui Kenzo di kediaman Broto.
" Katakan pada Paman! Kenapa kau lebih memilih untuk menikah dengan wanita lain? Dari pada menikah dengan Rara?" Tanya Dokter Bagas yang merasa benar-benar penasaran dengan keputusan Kenzo.
Walaupun pada dasarnya dia sudah sedikit mengerti tentang apa yang saat ini sedang dilakukan oleh Kenzo. Tetapi dia ingin mendengarnya secara langsung dari mulut keponakannya.
" Aku hanya takut kalau suatu saat aku benar-benar tidak mampu untuk melawan kekuatan Ratu siluman buaya dan akhirnya memilih untuk mengabdi kepadanya. Aku tidak mau kalau sampai anakku bersama Rara akan dijadikan tumbal untuk kebahagiaan sang ratu. Aku tidak mau Paman. Apa yang dipikirkan oleh Rara benar-benar terjadi! Aku sangat mencintai Rara. Oleh karena itu Aku tidak mau membuatnya menjadi sedih karena hal itu!" terlihat Kenzo yang begitu merasa tertekan dengan semua yang terjadi di dalam hidupnya saat ini.
Dokter Bagas terlihat begitu frustasi dengan masalah keponakannya yang begitu kompleks dan sangat rumit.
" Jadi pada akhirnya kau memilih untuk menyerah daripada berjuang bersama dengan Rara? Padahal kekuatan Kyai Ilham dan para santrinya akan membantumu untuk menangkal kekuatan Ratu siluman buaya. Bahkan jenderal dari ratu siluman buaya sudah menjadi tawanan Sang Kyai dan dia akan membantu kita untuk bisa melawan Ratu jahat itu!" ucap Bagas memberitahukan semuanya kepada Kenzo.
Kenzo sudah mengetahui semua itu. Akan tetapi dia hanya merasa takut dengan pikiran Rara. Kalau pikiran wanita yang dia cintai benar-benar terjadi, itu pasti adalah sebuah kesakitan yang luar biasa. Untuk Rara dan dirinya ketika melihat anak-anak mereka dijadikan tumbal olehnya hanya untuk menyenangkan Ratu siluman buaya.
" Aku hanya tidak mau menjalani kehidupan penuh dengan dilema dan rasa sakit, Paman. Setidaknya kalau aku menikahi wanita yang tidak kucintai. Maka perasaan sakit itu tidak terlalu menyiksaku!" ucap Kenzo berusaha mejelaskan segalanya kepada Bagas.
Bagas mengerti semua yang dirasakan oleh Kenzo saat ini. Karena hal itu juga sama seperti dirinya yang juga tidak ingin menyakiti Trisna, wanita yang dia cintai.
" Baiklah Kenzo kalau begitu Paman mengerti. Paman akan berusaha untuk menjelaskan kepada Trisna agar dia bisa menghibur Rara. Sekarang sebaiknya kau bersiap-siap, untuk memulai kehidupan barumu dalam teror dan juga ketakutan. Karena sang ratu pasti tidak akan pernah membiarkanmu untuk hidup dengan tenang mulai hari ini!" ucap Bagas kepada Kenzo yang langsung menatapnya dengan sangat tajam.
Bagas sudah tahu kalau kediamannya sudah dibangunkan pagar gaib yang sangat kuat oleh Kyai Ilham dan juga para santrinya jadi dia merasa aman untuk berada di rumah itu.
Setelah pernikahannya dengan Amelia selesai, Kenzo langsung memboyong Amelia ke kediamannya.
Kenzo menolak ketika Amelia meminta untuk berbulan madu ke luar kota. Karena hal itu sangat ditakuti oleh Kenzo.
__ADS_1