Jeritan Tengah Malam Di Rumah Kosong

Jeritan Tengah Malam Di Rumah Kosong
60. Syukurlah


__ADS_3

Mereka semua pun kemudian meninggalkan rumah milik Kenzo yang tidak tahu kenapa tiba-tiba habis terbakar setelah mereka pergi dari rumah itu.


" Aneh kenapa rumah itu terbakar Kyai?" tanya Genta kepada Kyai Ilham yang sejak tadi terus memperhatikan Trisna.


" Kyai Ibrahim yang sudah memusnahkan tempat itu. Karena selama ini selalu dijadikan maksiat pergumulan antara Kenzo dan Ratu siluman buaya! tempat itu terbakar juga menjadi simbol dari putusnya hubungan antara ke Kenzo dan Ratu siluman buaya!" Kyai Ilham melirik ke arah Kenzo dan Saras yang sampai saat ini masih saling menggenggam tangan satu sama lain.


" Terima kasih Kyai karena kalian sudah menolong Putraku. Semoga setelah kejadian ini Putraku tidak akan lagi berurusan dengan siluman-siuman lainnya!" Saras benar-benar berterima kasih kepada Kyai Ilham dan juga Kyai Ibrahim yang sudah bekerja sama untuk memberantas Ratu siluman buaya.


" Bagaimana dengan proses perceraian buah bersama Amelia. Apakah sudah selesai?" tanya Genta kepada Kenzo.


" Hanya tinggal menunggu sidang keputusan pengadilan untuk memutuskan. Apakah kami akan bercerai ataukah tidak!" ucap Kenzo yang melirik ke arah Rara yang sejak tadi hanya asyik berbincang bersama Trisna.


Rara benar-benar takjub kepada Trisna yang bisa dalam sekejap mengalahkan Ratu siluman buaya hanya dengan menggunakan kekuatan tasbih yang dia miliki.


" Aku benar-benar tidak pernah menduga kalau gadis tomboy dan juga urakan sepertimu ternyata memiliki kekuatan Marilah yang luar biasa bahkan Ratu siluman buaya saja bukan lawanmu!" Rara memuji kehebatan Trisna yang benar-benar hebat dan luar biasa menurut dirinya dan juga ayahnya.


" Sudahlah jangan berlebihan aku rasa dia Ilham juga bisa menghadapi Ratu Siluman Buaya itu walaupun aku tidak membantunya.


" Kau memang hebat sekali Trisna. Saya benar-benar salut kepada wanita muda sepertimu yang sudah memiliki kekuatan dari Ilahi yang sangat luar biasa!" Kyai Ilham ikut memuji Trisna dengan kehebatan Gadis itu yang luar biasa.


Kyai Ibrahim hanya melirik ke arah putrinya yang sekarang sedang menjadi bintang di antara mereka semua.

__ADS_1


" Jangan begitu! Ini semua adalah kerja keras kita semua jangan kalian hanya memberikan kredit kepadaku." Christa menolak semua pujian itu karena memang semuanya adalah kerjasama semua yang ada di mobil.


" Apa yang akan kau lakukan dengan Ratu siluman buaya yang saat ini sedang ada di dalam tasbih kamu?" tanya Genta kepada Trisna karena dia benar-benar penasaran dengan nasib mantan majikannya.


" Aku akan menyerahkan kepada Ayahku. Terserah dia akan melakukan apa terhadap Ratu Siluman Buaya itu!" Trisna melirik ke arah Kyai Ibrahim yang saat ini sedang memejamkan matanya dan terus berdzikir.


Mereka pun kemudian berpisah. Kyai Ibrahim dan Trisna turun di pondok pesantren milik Kyai Ibrahim.


Kyai Ilham dan Rara, mereka juga turun di pondok pesantren milik Kyai Ilham bersama dengan Genta. Sementara itu Kenzo dan Saras melanjutkan perjalanan mereka menuju kediaman utama keluarga Broto di mana Amelia dan kedua putranya tinggal di sana.


" kamu benar-benar harus menyelesaikan urusanmu bersama Amelia sebelum kau memang benar-benar akan menikahi Rara karena mama tidak mau kalau sampai masih ada urusan bersama wanita itu.


" Ya, Mah!! Mama tenang saja!" ucap Kenzo menyetujui apa yang dikatakan oleh ibunya kepada dirinya.


" Maafkan Mama Kenzo. Kalau dulu mama tidak menyodorkan Amelia untuk menjadi istrimu. Mungkin sekarang kau sudah menikah dengan Rara. Dan tidak akan pernah mengalami kejadian buruk seperti saat ini!" Saras begitu menyesali kejadian yang sudah berlalu di dalam kehidupan putranya.


Kenzo menggenggam telapak tangan Ibunya dan berusaha untuk menghiburnya.


" Sudahlah Mah! Jangan di pikirkan. Semua itu adalah proses yang harus kita hadapi untuk menjalani kehidupan ini. Kita ikuti saja skenario yang sudah diatur oleh penguasa kehidupan. Aku yakin pasti ada hikmah dibalik itu semua yang bisa kita petik dan menjadi itbar agar kita sebagai manusia tidak usah terlalu serakah di dalam menghadapi kehidupan ini!" Kenzo berusaha untuk menyabarkan diri. Walaupun memang benar dirinya telah melakukan banyak sekali kesalahan sejak dirinya bersama dengan Amelia dan menikahinya.


Kenzo tahu bahwa semua hal memang membutuhkan sebuah proses yang panjang dan tidak mudah untuk tetap survive setelah melakukan kesalahan yang sangat fatal.

__ADS_1


" Mama hanya berharap agar Rara mau menerimamu untuk menjadi suaminya dan membimbingmu untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi. Kenzo Mama tidak akan bisa hidup dengan tenang selama kamu masih belum menemukan kehidupan yang bahagia bersama wanita yang kau cintai!" ucap Saras yang merasa memiliki tanggung jawab besar untuk membimbing putranya menuju jalan yang benar.


" Ya Mah!! Mama jangan khawatir. Kenzo pasti akan berjuang untuk mendapatkan Rara sebagai istriku!" Saras merasa bahagia karena akhirnya Kenzo bisa memutuskan sesuatu yang benar dan tidak melakukan sesuatu yang salah lagi.


Begitu sampai di kediaman keluarga Broto. Kenzo mengerutkan keningnya karena mendapatkan ada sebuah mobil lain di garasi rumah mereka.


Sudah lama sekali Kenzo tidak pernah menginjakkan kakinya di kediaman utama keluarga Broto. Ya sejak Dia memutuskan untuk memutuskan kongsi bersama Ratu siluman buaya. Kenzo lebih memilih untuk tinggal di apartemen yang sudah dipagari pagar oleh Kyai Ibrahim.


" Mobil siapa itu mah yang ada di garasi?" tanya Kenzo merasa bingung.


" Entahlah sayang. Mama juga tidak tahu. Sebaiknya kita masuk saja ke rumah dan mencari tahu apa yang sedang terjadi di sana." Ajak Saras kepada putranya yang sejak tadi benar-benar merasa kebingungan melihat ada sebuah mobil asing di samping mobil Amelia yang dulu dibelikan oleh Kenzo.


Dengan perasaan was-was Kenzo pun kemudian masuk ke dalam kamar utama yang ada di dalam kediaman Broto.


Semakin dekat dengan kamar itu, Kenzo semakin mendengar hal-hal yang sangat tidak pantas untuk didengarkan olehnya sebagai seorang suami.


" Aih kenapa di lepas sih sayang? Aku kan sedang nanggung ini!" Protes seorang laki-laki yang berada di dalam kamar itu.


" Bodo!! Pokoknya aku gak mau!! Kamu harus janji dulu. Setelah aku bercerai dengan Kenzo kamu harus menikah denganku!" ucap Amelia yang saat ini tampaknya sedang merajuk kepada selingkuhannya.


" Kamu kan tahu kalau aku sudah punya istri dan juga punya anak. Bagaimana caranya aku bisa menikahimu? Bukankah kita sudah sepakat kalau kita melakukan ini hanya untuk kesenangan saja?" tanya pria itu yang masih terus merajuk dan merayu Amelia untuk mau memberikan jatah untuknya.

__ADS_1


" Iya sih memang awalnya seperti itu tapi sekarang aku berubah pikiran aku ingin kita menikah secara resmi dan kau Ceraikan istrimu!" Amelia terlihat melipat tangannya di depan dada.


" Jangan Gila kamu Amelia tidak mungkin aku melepaskan istriku untuk kamu. Wanita yang suka berselingkuh!! Entah di luar sana berapa banyak laki-laki yang sudah meniduri kamu!! Aku tidak mau melepaskan wanita sholehah seperti istriku yang ada di rumahku hanya untuk wanita khianat sepertimu! Udah cepat! Jangan banyak bacot! Puaskan aku atau aku akan memberikan semua bukti berselingkuhan kamu agar proses perceraianmu bisa segera selesai dan kau tidak mendapatkan apa-apa dari suamimu yang bodoh itu!" ancam pria tadi kepada Amelia.


__ADS_2