Jeritan Tengah Malam Di Rumah Kosong

Jeritan Tengah Malam Di Rumah Kosong
57. Usaha menyelamatkan


__ADS_3

Trisna bersama dengan yang lainnya saat ini sedang berusaha untuk membantu menyelesaikan masalah Kenzo.


" Kita akan mengundang Ratu Siluman buaya dengan cara aku menetap di rumah yang biasanya kami tempati untuk bercinta. Biasanya dia akan segera bisa mencium keberadaanku di sana!" Kenzo terlihat menundukkan kepalanya. Dia benar-benar merasa malu dengan masa lalunya yang begitu kelam.


Apalagi saat ini Rara juga bersama dengan dia dan mendengarkan semua percakapan mereka.


Rara hanya berusaha untuk bersikap sewajarnya ketika bertemu dengan Kenzo mendengarkan semua cerita yang sebenarnya membuat hatinya cukup miris dan bingung untuk masuk ke dalam kehidupan laki-laki yang dulu sempat dan hampir saja menjadi suaminya.


" Tenanglah Kenzo. Kami memahami bahwa semua orang pasti memiliki masa lalu yang kelam. Bagi kami, yang penting sekarang kau mempunyai tekad untuk lepas dari kemusyrikan yang telah kau geluti selama ini!" ucap Kyai Ibrahim berusaha untuk membesarkan hati Kenzo yang saat ini seperti nya sedang merasa insecure dengan masa lalunya sendiri.


" Seperti yang kau ketahui. Saya juga mempunyai istri di alam ghaib yaitu Ratu siluman ular perak yang selama ini ternyata telah menyembunyikan istri saya. Setelah saya membereskan urusanmu dengan ratu siluman buaya, maka saya akan segera menyelesaikan urusan saya dengan dia. Saya akan membebaskan istri dan juga ayah mertua saya yang telah dikurung olehnya," ucap Kyai Ibrahim dengan pilu.


Kyai Ibrahim mau tidak mau membuka aibnya sendiri di hadapan semua orang. Akan tetapi mereka semua mengerti bahwa apa yang dilakukan Kyai Ibrahim lebih daripada usahanya untuk mencari ibunya Trisna dan juga kakeknya.


" Baiklah Kenzo. Sekarang juga Kau Pergilah ke rumah itu dan tunggulah Ratu siluman buaya di sana. Nanti kau berikanlah kami sinyal ketika dia datang. Aehingga kami bisa menyergapnya!" perintah Kyai Ibrahim.


Kenzo pun kemudian langsung masuk ke dalam rumah yang selama ini selalu ditempati olehnya bersama dengan sang ratu buaya apabila mereka akan bertemu.


Sementara itu rombongan Kyai Ibrahim, Kyai Ilham, Genta, Rara, dan Trisna sudah menunggu mereka di rumah yang tidak terlalu jauh dari rumah yang ditempati oleh Kenzo saat ini. Mereka secara bergantian menjaga keamanan Kenzo dengan selalu waspada.


Karena bagaimanapun Kenzo pernah mengucapkan tentang putusnya hubungan dengan sang ratu buaya, di saat Kenzo hendak menggauli Rara atas nama cintanya yang ingin memiliki Rara seutuhnya. Jadi pertemuan kali ini sebenarnya diragukan oleh Kenzo akan berhasil atau tidak.

__ADS_1


Kenzo berjanji, setelah dia berhasil melepaskan diri dari Sang Ratu Buaya dan bercerai dengan Amelia. Maka dia akan langsung menikahi Rara secara sah.


Rara tidak mengatakan apa-apa. Dia hanya mengikuti alur kehidupan yang ada di depannya. Rara tidak mau terlalu ngoyo untuk mengejar sesuatu.


dokter Bagas yang sampai saat ini masih dalam tahap pengajaran dan pelatihan oleh Kyai Ilham. Dia tidak diizinkan oleh Sang Kiai untuk mengikuti misi berbahaya itu karena kekuatan jiwa maupun batinnya belum kuat seperti Genta yang sudah matang secara lahir dan bathin.


Apabila Genta bisa menemukan wadag yang cocok dengan dia. Maka Ada kemungkinan dia bisa hidup seperti layaknya Manusia Biasa yang lainnya.


Sampai saat ini Kyai Ilham masih berusaha mencarikan wadah yang baik untuk Genta bisa bersemayam di dalamnya.


Sementara menunggu itu, Genta selalu memperkuat dirinya untuk bisa tetap Survive di alam manusia dengan menjadi peliharaan Sang Kyai yang selalu membantu setiap Sang Kyai membutuhkan bantuan ketika berurusan dengan alam gaib.


Genta merasa senang karena Sang Kiai percaya kepadanya dan selalu memberikan ilmu agama dan juga kekuatan kepadanya. Sehingga dirinya semakin hari semakin kuat untuk menghadapi para siluman jahil ataupun Jin jahat yang memiliki aura negatif dan merusak.


" Beristirahatlah bergantian. Kita akan bergiliran berjaga. Agar nanti tidak terlalu lelah ketika siluman itu datang!" pinta Kyai Ibrahim yang kali ini di dalam misi dijadikan sebagai pemimpin oleh mereka semua.


Kyai Ilham dan Genta serta Rara menjadi pasukan pertama yang akan beristirahat. mereka memang sengaja menyewa rumah itu untuk misi kali ini agar berhasil.


" Babah. Apakah Babah yakin? Kita akan bisa memenangkan pertarungan ini?" tanya Trisna merasa khawatir dan juga pesimis mengingat Ratu siluman buaya bukanlah siluman biasa.


Kyai Ibrahim tersenyum kepada putrinya Yang sepertinya merasa cemas.

__ADS_1


" Tenanglah putriku. Percayalah bahwa semuanya pasti Allah sudah mengaturnya. Kita sebagai manusia hanya bisa berdoa dan berusaha melakukan yang terbaik agar kita tidak menyesal suatu saat nanti!" Kyai Ibrahim berusaha untuk memberikan motivasi kepada putrinya.


Trisna tahu bahwa Ayahnya adalah seorang kyai yang bijaksana. Hal itu terbukti dari banyaknya santri dari alam manusia maupun alam jin. Serta para siluman yang menjadikan Sang Kiai sebagai guru mereka.


" Bagaimana mungkin seorang Kyai besar seperti Babah bisa ditipu oleh Ratu siluman ular perak yang jelas-jelas sangat manipulatif dan penipu?" Trisna benar-benar Penasaran sekali dengan ayahnya.


" Kau tahu Trisna! Di dalam sebuah rumah tangga harus ada sebuah kepercayaan satu sama lain. Walaupun pernikahan Babah dan dia hanyalah karena unsur kepentingan saja. Akan tetapi Babah tetap harus mempercayai dia sebagai istriku. Adapun perkara dia itu ternyata seorang manipulatif itu adalah tanggung jawab dia kepada dirinya sendiri. Yang penting selama ini Babah telah mempercayainya!" Trisna hanya bisa menarik nafasnya dalam-dalam.


" Entahlah Babah. Mungkin karena saya belum menikah jadi belum mengerti tentang hal-hal seperti itu!" Trisna berusaha untuk membangun komunikasi yang baik dengan ayahnya yang sudah lama tidak bertemu dengannya.


" Percayalah Trisna. Zuatu saat kau pasti akan menemukan seorang suami yang mencintaimu dan akan memuliakanmu sebagai ratu di dalam rumahnya!" doa Kyai Ibrahim untuk putrinya yang tercinta.


" Apakah Babah mempunyai anak bersama Ratu siluman ular perak?" tanya Trisna kepada Kyai Ibrahim karena dia benar-benar sangat penasaran dengan kehidupan ayahnya setelah berpisah dengan sang Ibu tercinta.


Kyai Ibrahim menatap putrinya dengan lekat.


" Selama ini Babah tidak pernah menggauli dia. Babah menikahinya hanya berniat untuk membuat Dia membantu Babah untuk menemukan Ibumu dan kakekmu. Bukan berniat untuk memiliki keturunan atau anak bersamanya. Segala sesuatu adalah kembali kepada niatnya. Insyaallah Babah tetap menjaga kesetiaan kepada ibumu yang merupakan istri sahku di hadapan Allah." Kyai Ibrahim tersenyum kepada Trisna yang merasa terharu bahwa ternyata selama ini Ayahnya masih tetap menjaga cintanya untuk sang ibu. Walaupun Ibunya sudah pergi meninggalkan ayahnya bertahun-tahun lamanya bersama sang kakek.


" Mari kita fokus untuk menolong Kenzo dan membebaskan dia dari pengaruh Ratu siluman buaya. Setelah itu kita bisa fokus untuk membebaskan Ibumu dan juga kakekmu. Percaya sama Babah Trisna. Baba sangat menyayangimu dan juga ibumu Bapak tidak akan pernah membiarkan kalian berada dalam bahaya!" Kyai Ibrahim mengelus pucuk kepala putrinya dan menghembuskan doa terbaik untuk Trisna.


Disaat mereka sedang asyik mengobrol tiba-tiba saja handphone Trisna mendapatkan sinyal panggilan dari Kenzo.

__ADS_1


" Babah Ratu siluman buaya sudah datang. Ayo kita segera bergerak ke sana jangan sampai Nanti kita terlambat!" ucap Trisna.


__ADS_2