
Kabar soal Trisna dan Pangeran Abi Saka bisa membuka pintu gerbang kerajaan alam gaib membuat Ratu siluman ular perak segera bergerak untuk menculiknya.
" Kamu yakin kalau kamu mendengar semua itu?" tanya sang ratu kepada khodam yang sekarang telah menetap di istana kerajaannya dan menjadi suaminya.
" Benar Ratu! Aku tidak berbohong padamu. Aku mendengar semua yang dikatakan oleh Kyai Ibrahim dan Kyai Salman. Bahwa putra kita berdua dan Trisna adalah dua orang yang mempunyai andil untuk bisa membuka pintu gerbang kerajaan alam gaib!" Ratu Siluman Ular Perak terlihat sangat bahagia mendengar kabar yang sangat lama sudah dia nantikan.
" Bantu aku untuk membujuk Putraku agar mau kembali kemari. Aku sudah beberapa kali mencoba untuk berkomunikasi dengannya tetapi selalu gagal," ucap Ratu Siluman Ular Perak.
" Pangeran Abi Saka sekarang tinggal di dalam tasbih milik Trisna sehingga tubuhnya selalu terlindungi oleh Nur Ilahi. Siapapun tidak akan bisa menembus Pangeran Abi Saka lagi ataupun berkomunikasi dengannya. Kecuali Dia sedang berada di luar tasbih atau di luar pondok pesantren milik Kyai Ibrahim !" ucap sang khodam.
" Apa sehebat itu tasbih yang dimiliki oleh gadis itu? Bahkan bisa membuka pintu gerbang kerajaan alam gaib? Aku jadi semakin penasaran tentang tasbih itu. Apakah kau bisa mengambilnya untukku?" tanya Ratu Siluman Ular Perak.
" Sayang tasbih itu hanya bisa Trisna yang menggunakannya. Apalagi tasbih itu memiliki kekuatan mengunci yang tidak akan bisa digunakan oleh siapapun kecuali pemiliknya! Tasbih mutiara hitam adalah sebuah tasbih yang sangat spesial dan tiada duanya!" Ratu Siluman Ular Perak rasanya semakin tertarik untuk memiliki tasbih itu tetapi mendengar keterangan dari khodam dia jadi menciut juga.
" Undang saja gadis itu kemari. Bukankah katanya dia akan menjadi calon istri dari anakku?? Untuk bisa membuka pintu gerbang istana kerajaan alam ghaib itu?" tanya Ratu Siluman Ular Perak kepada khodam.
Khodam menggelengkan kepalanya karena dia tidak sanggup untuk mengundang Trisna datang ke istana siluman ular perak. Jangankan untuk mengundangnya. Hanya untuk berbicara dengan dia saja dirinya sudah sangat kepanasan.
" Gadis itu memiliki kekuatan Nur Illahi yang sangat luar biasa. Sangat sulit untukku berkomunikasi dengan dia atau pun membawa dia ke mari. Sudahlah sayang. Sebaiknya kita terus mengawasi mereka saja dan menyelinap masuk ketika mereka berhasil membuka pintu gerbang itu!" solusi dari khodam cukup menghibur hati Sang Ratu yang sebenarnya sedang marah terhadap putranya karena pergi begitu saja dari istananya tanpa izin.
Akan tetapi Ratu Siluman Ular Perak merasa bahagia. Karena ternyata putranya memiliki andil dalam usaha penemuan istana kerajaan alam gaib yang lama sekali menghilang.
__ADS_1
" Baiklah Ingatlah kau harus selalu mengawasi mereka dan jangan sekali-kali kau melewatkan perkembangan apapun tentang mereka. Apa kau faham?" tanya Ratu Siluman Ular Perak dengan wajah sumringah dan sangat bahagia.
" Tenanglah Ratu aku pasti akan membuatmu senang dengan berita terbaru!" setelah mengatakan itu sang Kodam kemudian menghilang dari hadapan Ratu Siluman Ular Perak.
" Sungguh di luar dugaan. Selama ini aku bersikeras dan berusaha sangat gigih untuk bisa mendapatkan benih dari Kyai Ibrahim. Siapa yang menyangka kalau ternyata Putraku sendiri yang menjadi kunci pembuka dari gerbang istana alam gaib itu. Aku sungguh senang!! Aku harus segera menculik mereka berdua ketika mereka keluar dari Pondok Pesantren itu!" Ratu Siluman Ular Perak tersenyum begitu licik.
***
Disinilah Trisna sekarang berada. Di depan seorang penghulu yang akan menikahkan dirinya dengan Pangeran Abi Saka. Pernikahan gaib di antara mereka berdoa disaksikan oleh kedua orang tua Trisna dan penghuni pondok pesantren dari alam ghaib yang dipimpin oleh Kyai Ibrahim.
" Rupanya benar yang diramalkan oleh leluhur kita. Bahwa hanya keturunan Kiai Ibrahim yang bisa membuka dan mengembalikan istana kerajaan kita yang telah menghilang lama sekali. Akhirnya kita bisa pulang!" ucap salah satu mahluk ghaib yang saat ini sedang mengikuti prosesi pernikahan antara Trisna dan Pangeran Abi Saka.
Setelah pernikahan itu resmi, terlihat Pangeran Abi Saka begitu bahagia. Karena impiannya akhirnya terwujud.
" Malam ini adalah malam jum'at, malam satu syuro!! Malam yang akan membuat kita bisa kembali ke istana kerajaan alam gaib setelah penyatuan mereka berdua sebagai suami istri." ucap seorang Panglima di istana kerajaan alam ghaib yang ikut mengungsi di pondok pesantren milik Kyai Ibrahim setelah istana itu menghilang.
Semuanya bahagia kecuali Trisna yang terlihat menangis karena telah dipaksa untuk menikah pada malam ini.
' Babah sangat jahat! Bagaimana mungkin aku seorang gadis, malahan menikah dengan Pangeran Abi Saka yang siluman itu? Apakah mulai sekarang hidupku akan berubah total?' tanya Trisna di dalam hatinya.
Pangeran Abi Saka mencium kening istrinya yang sekarang telah resmi menjadi miliknya.
__ADS_1
Penghulu yang memiliki indra keenam itu pun turut berbahagia. Karena akhirnya yang ditunggu oleh para warga istana kerajaan alam gaib akhirnya terwujud. Mereka semua sudah merindukan tempat tinggal mereka yang sudah hilang lama sekali.
" Baiklah, kalian silakan pergi ke kamar pengantin yang sudah disediakan. Dan lakukanlah semua prosesnya dengan baik agar proses pembukaan pintu gerbang alam gaib bisa berjalan dengan mulus tanpa halangan." ucap Kyai Salman yang mengerti semuanya. Dialah yang mengatur semua itu.
" Kakek kalau aku tahu, setelah menemukan Kakek akan membuat hidupku seperti ini. Sejak dulu aku tidak pernah mau mencarimu!" Trisna langsung berlari ke dalam kamarnya yang sudah disulap menjadi kamar pengantin.
Trisna terlihat menangis tersedu memikirkan nasib dan juga masa depannya yang sekarang menjadi abu-abu.
Hanya mereka yang ada di situ yang mengetahui kalau Trisna sudah menikah ghaib dengan Pangeran Abi Saka.
Secara hukum negara Trisna masih single. Karena pernikahan itu tidak didaftarkan sama sekali di pengadilan agama.
Pangeran Abi Saka masuk ke dalam kamar yang mulai sekarang akan menjadi tempat tinggalnya. Dia tidak perlu lagi masuk ke dalam tasbih milik istrinya. Karena dia memiliki tempat di atas ranjang yaitu di samping Trisna.
Pangeran Abi Saka benar-benar tidak menyangka kalau ternyata dirinya akan menjadi istri dari pemilik kamar itu.
" Takdir memang hanya penguasa kehidupan yang mengetahuinya. Siapa yang menyangka, kalau leluconku saat pertama kali mengetahui tentang, yang mengatakan kepada Ibuku. Bahwa akan menjadikan kamu sebagai istriku pada suatu saat nanti, ternyata benar-benar terwujud malam ini!" Pangeran Abi Saka merasa excited sekali dan apa yang terjadi di dalam hidupnya saat ini.
Trisna hanya melirik sinis kepada Pangeran Abi Saka yang tidak pernah dianggap benar-benar sebagai suaminya.
" Hiduplah dalam mimpimu dan berpikir bahwa aku adalah istrimu!" Trisna sangat jengah dengan kata 'Istri' yang sejak tadi terus dikatakan oleh sang pangeran.
__ADS_1