Jeritan Tengah Malam Di Rumah Kosong

Jeritan Tengah Malam Di Rumah Kosong
46. Kau harus jadi milikku!!


__ADS_3

Kenzo benar-benar marah dengan apa yang dikatakan oleh Rara kepadanya tentang Genta.


" Katakan padaku Ra! Apakah kau mencintai laki-laki itu?" Kenzo matanya berapi-api.


Sejak Kenzo mengikat dirinya dengan sang ratu siluman buaya. Emosinya memang semakin meledak-ledak dan dia mendapatkan dirinya sangat sulit untuk bersikap sabar.


" Katakan padaku Ra!!! Apakah kau mencintai laki-laki itu? Katakan!" Kenzo bertanya kepada Allah sekali lagi dengan segala penekanan di setiap kata-katanya.


" Aku tidak mencintai siapapun diantara Kalian berdua! Apa kau tahu? Bahwa Ayahku sudah menjodohkanku dengan anak seorang Kyai dan sebentar lagi dia akan datang melamarku!" mendengar ucapan Rara Kenzo benar-benar gelap mata.


Kenzo langsung mengkoyak semua pakaian yang digunakan oleh Rara dan melemparkan nya ke sembarang arah.


Nafsu memiliki dan juga amarah saat ini benar-benar sedang menguasai seorang Kenzo dan dia tidak memperdulikan ketika Rara menangis terisak memintanya untuk menghentikan semua yang dia lakukan.


" Kau harus jadi milikku Ra! Aku tidak peduli kalaupun kau tidak mau menerimaku untuk menjadi suamimu!" ucap Kenzo diantara sela-sela kegiatannya untuk menggagahi Rara yang sampai saat ini masih menangis terisak.


" Kamu jahat Kenzo! Aku membencimu! Aku sangat membencimu!" Rara terus menangis di dalam pelukan Kenzo yang terus berusaha untuk menghiburnya yang saat ini sedang sedih sekali dengan nasibnya yang begitu malang.


" Maafkan aku Ra! Aku benar-benar gila mendengar pengakuanmu bahwa kau akan di nikahkan dengan laki-laki lain oleh ayah kamu! Ra!! Bukankah kamu tahu bahwa sejak dulu aku sangat mencintaimu? Sejak dulu Aku sangat ingin menikahi kamu! Hanya saja keragu-raguanmu waktu itu benar-benar melukai Harga Diriku sebagai seorang laki-laki. Sehingga aku dengan gegabah memutuskan untuk menikahi Amelia!" Kenzo terus-menerus rambut Rara yang saat ini sudah berantakan gara-gara perbuatannya.


" Tapi aku sadar bahwa aku tidak pernah bahagia menikahi Amelia. Aku hanya menginginkan anak yang lahir dari rahimnya agar bisa dijadikan tumbal oleh Sang Ratu Buaya sehingga menjadi Jalan kekayaan dan juga kehormatan untuk keluargaku!" Kenzo benar-benar melukai hati seorang Rara dengan semua pengakuannya yang seakan tidak menghargai sebuah pernikahan yang suci di mata Allah.


" Sungguh Ra! Di dalam hatiku, aku hanya mencintaimu. Aku tidak pernah memberikan hatiku kepada wanita manapun yang menjadi istriku. Aku hanya menginginkan anak mereka..." Rara tidak ingin lagi mendengar apa yang dikatakan oleh Kenzo.

__ADS_1


" Cukup Kenzo! Tidak usah kau mengumbar semua kebusukan hidupmu! Karena aku benar-benar tidak tertarik untuk mendengar semua itu!" Rara berusaha untuk melepaskan diri dari pelukan Kenzo. Tetapi Kenzo benar-benar tidak menginginkan Rara pergi dari sisinya.


Setelah semalaman menangis dan juga marah-marah kepada Kenzo. Rara akhirnya tertidur juga pada tengah malam setelah Kenzo melepaskan hasratnya entah yang ke berapa kali terhadap Rara pada malam itu. Rara terlelap karena kelelahan yang luar biasa.


Setelah melihat Rara yang sudah terlelap dalam tidurnya. Kenzo pun kemudian membuka ikatan tangan dan kakinya.


Kenzo menatap darah yang saat ini sedang tertidur dengan mata sembab. Kenzo mencium kening Rara dan memeluk tubuhnya dengan erat.


" Maafkan aku Ra!! Aku melakukan semua ini karena aku benar-benar sangat mencintaimu dan menginginkanmu untuk menjadi ratu di dalam kehidupanku! Aku benar-benar ingin memutuskan hubunganku dengan Ratu siluman buaya untuk selamanya dan memulai kehidupan baru bersamamu! Aku mohon Ra!! Tolong bantu aku dan dukung aku untuk kembali ke jalan yang benar! Aku benar-benar sudah lelah Ra, hidup menjadi pelampiasan ratu siluman buaya. Aku sudah merasa lelah dijadikan alat untuk membuat dia bisa beranak pinak!"


Rara yang saat ini sebenarnya tidak benar-benar tidur. Hatinya merasa terenyuh mendengarkan semua yang dikatakan oleh Kenzo. Rara kembali mengingat tentang kisah cinta mereka yang dulu begitu indah. Sebelum terjadinya prahara tentang pesugihan sang kakek yang mencuat ke permukaan dan akhirnya membuat Kenzo dan Rara harus melepaskan kisah cinta mereka.


" Kamu tidak tahu Ra. Penderitaanku seperti apa selama bertahun-tahun hidup tanpa kamu. Setiap malam aku hanya merindukan dan menginginkanmu. Setiap aku merindukan kamu. Aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan di tempat di mana yang sering kau datangi bersama dengan Trisna! Aku tahu bahwa aku benar-benar sangat pengecut karena dulu tidak mau memperjuangkan kisah cinta kita! Tapi percayalah kalau hatiku hanya milik kamu!" ucap Kenzo yang berusaha untuk meyakinkan Rara.


Kenzo tidak tahu bahwa Rara saat ini sedang bersedih hatinya karena mendengarkan semua pengakuan itu.


' Aku memang mencintaimu Kenzo! Akan tetapi aku tidak mau merusak kebahagiaan wanita lain yang telah menjadi istrimu!' bathin Rara yang saat ini benar-benar sedang dalam dilema yang sangat besar.


***


Sementara itu di istana kerajaan Ratu siluman buaya tampak Singgasana sang ratu yang bergoncang.


" Ada apa ini Yang Mulia Ratu?" tanya para Abdi dalam kerajaan yang merasa heran melihat singgasana sang ratu mereka yang berguncang begitu kencang.

__ADS_1


" Kurang ajar! Berani sekali Kenzo telah memutuskan hubungan di antara aku dengan Dia! Tampaknya dia sudah benar-benar bosan untuk hidup!" Ratu siluman buaya tampak begitu geram dan dia kemudian langsung membuka cermin ajaib miliknya untuk melihat keberadaan Kenzo saat ini.


Akan tetapi sangat aneh sekali keberadaan Kenzo tidak bisa terdeteksi oleh cermin ajaib milik Sang Ratu Buaya.


" Ratu Kenapa ini aneh sekali? Kenapa kita tidak bisa mengetahui keberadaan Tuan Kenzo?" tanya ajudan Ratu siluman buaya dengan begitu keheranan.


Sang ratu tampak begitu geram. Dia melotot ke arah ajudannya dan kemudian dari matanya keluar cahaya merah yang langsung menyerang ajudan tersebut yang sejak tadi terus saja membuat dirinya marah luar biasa.


Dalam sekejap mata, ajudan tersebut langsung mati dan berubah menjadi buaya.


" Buang bangkainya kepada anak-anakku yang baru kemarin aku lahirkan!" perintah Sang Ratu Buaya kepada prajurit yang saat ini sedang menatap jenazah sang ajudan yang telah kembali menjadi seekor buaya putih.


Tampak kemarahan yang luar biasa dari Sang Ratu Buaya.


" Itulah yang akan kalian terima kalau kalian terus saja membuat Kepalaku pusing!" sang ratu kemudian meninggalkan singgasananya menuju ke ruangan pribadinya untuk bersemedi.


Sang ratu tidak putus asa. Dia terus berusaha untuk menembus kabut yang menutupi keberadaan Kenzo hingga saat ini. tetapi hingga larut malam sang ratu tetap saja gagal dan tidak berhasil menemukan keberadaan Kenzo di manapun juga.


Tempat tinggal yang saat ini ditempati oleh Kenzo dan juga Rara. Memang telah dipasangi pagar gaib yang sangat kuat oleh seorang kyai yang sangat Sakti yang dibayar khusus oleh Kenzo untuk melindungi tempat itu dari Sang Ratu Buaya.


Rupanya Kenzo benar-benar sudah bertekad ingin melepaskan diri dari pengaruh sang ratu buaya. Kenzo sudah tidak memperdulikan lagi apapun yang dia miliki selama dia sudah bersama dengan Rara. Kenzo sudah tidak membutuhkan apapun lagi.


Kenzo sudah memasrahkan semua harta kekayaan maupun keluarganya. Apalagi Amelia dan kedua anaknya sekarang tinggal di mansion keluarga Broto yang telah dipasang pagar gaib oleh Kyai Ilham dan para santrinya. Sehingga Ratu siluman buaya tidak akan bisa menembus tempat itu. Selama mereka bertiga tidak keluar dari Mansion.

__ADS_1


Sebelum meninggalkan rumah Kenzo sudah berpesan kepada kedua anaknya untuk tidak meninggalkan Mansion tersebut. Kenzo bahkan lebih memilih memanggil para guru privat dengan bayaran maham hanya untuk anak-anaknya agar mereka tidak pernah meninggalkan mansion itu.


Untungnya kedua anak Kenzo sangat menurut dan mengikuti semua yang dikatakan oleh ayahnya. Sehingga sampai saat ini mereka masih selamat dari pengaruh sang ratu siluman buaya.


__ADS_2