Jeritan Tengah Malam Di Rumah Kosong

Jeritan Tengah Malam Di Rumah Kosong
45. Amarah


__ADS_3

Rara berusaha untuk melepaskan diri dari cengkraman Kenzo yang saat ini membawanya ke dalam sebuah apartemen milik Kenzo dengan paksa.


" Lepaskan aku Kenzo! Apa yang kau lakukan? Kenzo! Cepat lepaskan aku! Aku akan melaporkanmu ke kantor polisi kalau kau sampai berani macam-macam denganku!" peringatan Rara sama sekali tidak di gubris oleh Kenzo yang saat ini benar-benar sedang gelap mata.


Kenzo mengikat tangan dan kaki Rara di atas ranjang dengan menggunakan dasi miliknya dan juga ikatan hordeng yang ada di apartemen rahasia milik Kenzo.


Rara berusaha untuk melepaskan diri tetapi Kenzo yang sudah Mengunci pintu kamar itu, sehingga membuat Rara kesulitan untuk bisa melepaskan diri dari cengkraman Kenzo.


" Kau tidak akan bisa lari lagi dariku Rara. Seandainya dulu kau mau menikah denganku. Aku pasti tidak akan terjerumus begini jauh! Apa kau tahu Ra? Sekarang aku bahkan sudah tidak mempunyai kuasa atas diriku sendiri. Ratu siluman buaya benar-benar telah mengendalikan semua yang ada di dalam tubuhku! Apa kau tahu setiap malam hidupku sangat tersiksa? Karena harus menjadi alat pemuas nafsu ratu biadab itu?" tanya Kenzo sambil duduk di samping Rara yang saat ini sedang menatapnya dengan iba.


" Bukankah itu adalah pilihanmu sendiri? Kau yang meminta untuk menikahi istri kamu yang sekarang bukan? Padahal waktu itu Babahku sudah menyiapkan pernikahan kita berdua. Sekarang dengan begitu lancangnya kau mengatakan bahwa semua itu adalah kesalahanku? Apa kau sudah tidak punya otak lag" tanya Rara seakan merasa jijik kepada Kenzo yang tubuhnya sekarang bahkan memancarkan aura negatif yang sangat besar yang bisa dirasakan oleh Rara.


Bagaimana tidak? Secara kewajaran Para Pengabdi Ratu siluman buaya yang lainnya. Mereka akan mengawini sang ratu hanya Sebulan sekali pada malam Jumat tertentu yang sesuai perjanjian yang mereka sepakati bersama. Sementara Kenzo harus selalu melayani hasrat sang Ratu kapanpun Ratu itu menginginkan dia. Tidak perduli apakah Kenzo sedang kelelahan atau kah sakit.


Ratu siluman buaya, apabila sudah datang kepada Kenzo. Maka dia harus selalu dilayani kalau menolak, maka Kenzo harus merelakan orang terdekatnya diambil sebagai pengganti kebahagiaan sang ratu.


Kenzo sudah merasakan kelelahan yang luar biasa. Apalagi sekarang dia sudah memiliki segalanya dan semua harta itu menurut Kenzo sudah cukup dan dia sudah ingin melepaskan diri dari Sang Ratu Buaya.


Kenzo pernah membaca dari tutorial milik sang kakek apabila ingin melepaskan perjanjian dengan Ratu siluman buaya maka dia harus mengawini gadis perawan yang berdarah murni dan taat kepada agama. Memiliki kemampuan indigo dan juga sanggup menembus alam gaib.


Semua syarat yang dikatakan di dalam buku tutorial milik sang kakek semuanya ada pada diri Rara dan Kenzo sudah bertekad akan melakukan hubungan badan dengan Rara. Akan tetapi Kenzo tahu, kalau Rara tidak akan mau kalau di ajak berzinah. Oleh karena itu, Kenzo sudah merencanakan akan menikahi Rara secara Siri.

__ADS_1


Kenzo sudah mengundang seseorang yang akan dia jadikan penghulu dan mengsahkan pernikahannya bersama Rara.


Kenzo sudah biasa menggunakan Ustad itu untuk melancarkan aksinya saat menikahi pada wanita yang berhasil dia kelabui untuk hamil anaknya yang nantinya akan dia serahkan kepada Ratu siluman buaya untuk dijadikan sebagai tumbal yang akan digantikan dengan kekayaan dan juga kejayaan dunia.


" Percaya lah Ra! Dari dulu Aku selalu mencintaimu! Tapi kamu ragu untuk menerima lamaran dariku. Hal itulah yang membuatku akhirnya nekat untuk menikahi Amelia!" ucap Kenzo menjelaskan semuanya kepada Rara yang menjadi alasan dirinya tiba-tiba saja menolak rencana pernikahan yang sudah diatur oleh Kyai Ilham bersama dengan Rara.


Akan tetapi Rara yang hatinya sudah merasa kebas dan tidak peduli lagi dengan Kenzo dia hanya menatap sinis kepada Kenzo yang begitu menyedihkan di matanya.


Seseorang yang bahkan sampai rela menyerahkan keluarganya sendiri kepada siluman. Hanya demi kekayaan dan kejayaan. Hal itu benar-benar sangat hina di mata Rara dan Rara tidak akan pernah memaafkan orang tersebut.


" Cepat lepaskan aku Kenzo! Sebentar lagi babahku pasti akan menemukan tempat ini dan Kau pasti tidak akan selamat dari amarahnya!" untuk beberapa saat Kenzo tanpa ketakutan mendengarkan apa yang dikatakan oleh Rara tentang Kyai Ilham.


Bahkan Ratu siluman buaya tidak berani berbuat macam-macam kepada sang kyai yang memiliki ilmu yang sangat hebat.


" Aku akan menceraikan Amelia dan kita akan menikah!" akan tetapi Rara menolak dengan keras apa yang diinginkan oleh Kenzo.


Bagaimanapun Rara tidak mau memiliki hubungan apapun dengan Kenzo yang telah ternoda karena telah menjadi pengantin Sang Ratu siluman Buaya.


Jangankan menjadi istrinya bahkan untuk berbicara dengan Kenzo saja Rara sudah merasa jijik sekali.


Membayangkan pustaka Kenzo memuaskan sang ratu buaya hampir setiap malam. Sungguh membuat Rara merinding di buatnya. Rara tidak berharap kesialan itu datang kepadanya.

__ADS_1


" Aku tidak peduli dengan Kyai Ilham. Bahkan Kalaupun dia membunuhku Ra. Aku tidak peduli sama sekali. Mungkin itu akan jauh lebih baik bagiku karena akan meringankan hidupku yang sudah berlumpur dengan dosa!" untuk sejenak Rara merasakan kepiluan yang saat ini sedang dirasakan oleh Kenzo.


Akan tetapi ketika Rara kembali mengingat semua hal buruk yang sudah dilakukan oleh Kenzo hanya demi untuk membahagiakan Ratu siluman buaya membuat Rara kembali merasakan hatinya mendingin.


" Cepat lepaskan aku!" ucap Rara kepada Kenzo yang saat ini terlihat sedang meneteskan air mata karena merasakan kesedihan ketika melihat Rara yang sepertinya tidak sudi bahkan untuk melihat ke arahnya saat ini.


Rara berusaha untuk terlepas dari Kenzo. Akan tetapi Kenzo tampaknya sudah bertekad untuk mengurung Rara di tempat itu.


" Kenzo cepat lepaskan aku! Aku akan memanggil Ayahku dan Kau pasti akan habis dihajar olehnya!" ucap Rara mengancam dan menakuti Kenzo akan tetapi tampaknya hal itu sama sekali tidak mempan terhadap Kenzo yang sudah bertekad bulat ingin menjadikan Rara sebagai jalannya untuk memutuskan hubungan dengan Ratu siluman buaya.


" Tolonglah Aku Ra! Karena saat ini hanya kamu yang bisa membebaskan aku dari ratu siluman buaya! Aku tidak bisa melakukan cara yang lainnya karena itu pasti akan sangat beresiko untuk keselamatanku maupun istri ku yang lainnya!" Kenzo berusaha untuk menjelaskan semuanya kepada Rara akan tetapi salah sama sekali tidak mau mendengarkan semua penjelasan bullshit dari Kenzo.


" Oh jadi kau tidak masalah kalau misalkan aku yang mati? Tetapi istrimu yang lain tidak boleh mati, begitu kah Tuan Kenzo yang terhormat?" tanya Rara dengan emosi yang mengguncang didadanya.


Apa yang dikatakan oleh kentoh benar-benar telah membangkitkan emosi dan juga amarah seorang Rara karena sudah mengingatkannya tentang pernikahannya yang gagal gara-gara Kenzo lebih memilih untuk menikahi Amelia.


" Kenapa kau sangat keras padaku Ra? Apa kau tidak mengerti alasanku waktu itu? Sekarang Aku membutuhkanmu untuk menikah denganku agar aku bisa terlepas dari pengaruh Ratu siluman buaya! Aku mohon Ra, tolong bantu aku!" Kenzo bahkan sampai memohon kepada Rara akan tetapi Rara tetap bersikeras menolak keinginan dari Kenzo.


Rara sudah mengetahui apa yang dikatakan oleh Kenzo tanah Genta dulu pernah membicarakan hal itu dengan dirinya.


" Apa kau tahu saat ini Genta sedang mencari keberadaanku dan sebentar lagi dia pasti akan sampai ke tempat ini. Kau tahu bukan? Genta adalah jenderal dari Ratu siluman buaya dan Kau pasti tidak akan pernah menang untuk melawan dia!" ucapan Rara benar-benar telah membangkitkan kecemburuan di hati Kenzo.

__ADS_1


" Apa kau mencintai jenderal dari Ratu siluman Buaya?" tanya Kenzo dengan mata berapi-api yang seakan siap untuk membakar apapun yang ada di hadapannya.


__ADS_2