Jeritan Tengah Malam Di Rumah Kosong

Jeritan Tengah Malam Di Rumah Kosong
76. Apa harus?


__ADS_3

Raja Abi Saka tahu kalau istrinya saat ini masih galau dan bimbang untuk mencintainya secara mendalam.


Akan tetapi Raja Abi Saka akan terus bersabar untuk membuat Trisna benar-benar jatuh cinta kepadanya.


Raja Abi Saka akan terus berjuang dan berusaha membuat istrinya mencintai dia dengan tulus.


' Aku pasti akan terus berusaha dan tidak akan pernah menyerah. Aku akan membuat kamu menjadi seorang Ratu di istana kerajaan ini yang paling hebat sepanjang masa,' bathin Raja Abi Saka dengan menatap sendu Trisna yang saat ini masih menunggunya untuk membawakan pakaian.


" Weh, kenapa lama sekali?? Aku bisa kedinginan kalau begini!" Trisna berteriak dari dalam kamar.


Raja Abi Saka yang saat ini sedang berada di dalam walk in closed tersentak dan kemudian langsung berlari sambil membawa pakaian untuk istrinya.


" Maafkan sayang." ucapnya sambil meringis.


" Ih kau ini, lagi pula kau itu seorang raja di Istana ini. Kenapa malah mengurus hal sepele seperti ini?" tanya Trisna merasa heran sekali kepada suaminya.


Raja Abi Saka memberikan pakaian yang tadi telah dia pilih untuk istrinya.


" Ih pakaian apaan nih?" Trisna sampai begini ngeri melihat pakaian yang diserahkan oleh suaminya.


Raja Abi Saka bukannya menjawab pertanyaan istrinya Dia malah berbisik di telinga Trisna.


" Sayang, kamu lebih cantik kalau tidak menggunakan apa-apa!" Mendengar yang dikatakan oleh Raja Abi Saka Trisna auto melotot sempurna dan menatap Raja Abi Saka dengan tatapan horor yang malah membuat Raja Abi Saka tertawa lucu.


Raja Abi Saka kembali mengecup bibir istrinya yang kini semakin menggemaskan baginya.

__ADS_1


" Entah kenapa, Rasanya aku semakin mencintai kamu sayang. Aku seakan terjatuh dalam jaring cintamu dan tidak mampu untuk melepaskan diri dari merindukan kamu." Raja Abi Saka berbisik di telinga Trisna yang Auto merona wajahnya mendengarkan ucapan yang begitu manis di telinganya.


Trisna langsung mendorong tubuh Raja Abi Saka.


" Minggir ih, kamu sekarang sudah jadi raja gombal! Udah sana urus istanamu! Beberapa hari kemarin kau sangat sibuk mengurusi ini dan itu. Kenapa selama seharian kau selalu berada di sini dan terus menggangguku?" tanya Trisna dengan bibir cemberutnya.


Raja Abi Saka malah menyelusupkan wajahnya di ceruk leher Trisna sehingga membuat Trisna gelagapan.


Wangi tubuh Raja Abi Saka selalu sukses membuat kepalanya pening.


" Pergilah jauh-jauh. Aih, kapan kau membuatku beristirahat? Aku lelah tahu selalu saja harus melayani hasrat kamu yang menggila itu. Badanku Sampai sekarang masih pegel-pegel." Protes Trisna berusaha mendorong tubuh Raja Abi Saka dari sisinya.


Akan tetapi usaha Trisna benar-benar sia-sia.


Raja Abi Saka bukannya pergi darinya dia malah semakin menempel kepadanya.


Trisna tiba-tiba merasakan hatinya begitu hampa mendengar hal itu.


" Kau mau pergi?? Berapa lama?" tanya Trisna dengan suara yang gemetar.


Trisna sendiri tidak mengerti kenapa perasaannya sekarang seperti yang tidak rela ditinggalkan oleh Raja Abi Saka yang telah menjadi suaminya.


Raja Abi Saka bisa menangkap hal itu di dalam suara sang istri tercinta.


" Kau jangan khawatir sayang. Aku pasti akan kembali. Tunggu aku ya? Hmm?" tanya Raja Abi Saka sambil mencium Trisna kembali.

__ADS_1


Entah kenapa hati Tresna tiba-tiba merasakan hampa. Seakan ada ruangan kosong yang menyiksa dirinya.' Ya Allah!! Apakah benar kalau aku sudah jatuh cinta kepadanya? Bagaimana ini?' Trisna terlihat begitu gelisah memikirkan nasibnya sendiri.


Raja Abi Saka tahu bawa istrinya saat ini benar-benar Dilema mengenai rumah tangga mereka berdua.


" Apakah aku boleh ikut denganmu?" tanya Trisna yang seperti tidak rela untuk ditinggalkan.


Raja Abi Saka menggelengkan kepalanya tidak setuju. " Jangan sayang! Kau tinggal di sini saja. Mengawasi istana kerajaan kita. Aku tidak mau kalau kau mengalami kesulitan di jalan. Aku tidak tahu apa yang akan aku lalui di dalam perjalanan ini. Apakah mereka mau menerimaku sebagai raja baru mereka ataukah malah mereka memberontak. Aku tidak mau kalau kau berada di dalam bahaya." Entah kenapa hati Trisna merasa seperti akan terjadi sesuatu yang buruk di dalam perjalanan suaminya.


Raja Abi Saka memeluk istrinya dengan erat. " Diamlah di istana dan Tunggulah aku untuk kembali! Doakanlah supaya mereka tidak banyak bertingkah dan juga bergaya. Agar misi perjalanan ini berhasil dengan baik! Sehingga aku bisa cepat kembali!" Raja Abi Saka memeluk istrinya dan mencium keningnya dengan lembut.


Trisna sebenarnya ingin membantah Tetapi dia tidak sanggup mulutnya seakan terkunci begitu lekat.


" Sabarlah. Semoga ketika aku kembali. Semua usah kita setiap malam akan berhasil. Dan kita memiliki seorang putra mahkota yang akan menjadi penguasa di alam gaib menggantikanku ketika aku sudah mangkat!" Trisna merasakan hati yang begitu pilu mendengar semua yang dikatakan oleh suaminya.


Trisna hanya diam saja dan membiarkan suaminya melakukan apapun yang dia mau kepada dirinya. Ya!! Mereka tidak tahu kapan lagi mereka akan bertemu setelah perpisahan itu. Hati Trisna yang pilu dan juga sedih akan tetapi dia tidak menyuarakan apapun karena takut suaminya akan khawatir dalam perjalanannya.


" Suamiku,"


" Ya, istriku, ada apa?" tanya Raja Abi Saka yang merasakan hatinya begitu hangat mendengar istrinya memanggil suamiku.


Itu artinya Trisna sudah menerima posisinya sebagai seorang istri di istana mereka.


" Berjuanglah untuk kau bisa kembali ke mari dengan selamat. Disaat kau merasakan kesulitan Ingatlah di sini ada seorang yang menunggumu. Dan mungkin juga ada seorang putra mahkota yang sedang menantimu di dalam kandunganku. Semoga saja. Tapi yang jelas kau harus mengingat bahwa kau harus kembali dengan selamat. Apapun Yang Terjadi!" Trisna menekankan Semua yang dia katakan sehingga membuat sang raja merasa bahwa dirinya sedang ditagih sebuah janji untuk benar-benar kembali ke sisi sang istri tercinta.


Perjalanan cinta mereka berdua memang masih terbilang singkat dan bisa dikatakan belum lama. Akan tetapi perasaan yang tercipta diantara kedunya sudah dalam dan Trisna bisa merasakan itu.

__ADS_1


Trisna bisa merasakan sang suami yang begitu mencintainya dan sangat melindungi dirinya. terbukti dari Raja Abi Saka yang tidak mengajak serta dirinya dalam perjalanan itu. Karena mengetahui bahaya yang akan mereka hadapi untuk menaklukkan kerajaan di alam ghaib yang belum tentu bisa menerimanya sebagai raja mereka.


__ADS_2