
Mereka berdua langsung masuk ke kamar dan melakukan perkawinan yang sangat seru. Sang ratu sudah menikahi ratusan pria. Akan tetapi dia hanya jatuh cinta kepada Kenzo yang sangat tampan dan muda.
" Apa kau tahu Kenzo? Diantara semua pengantin ataupun suami yang telah aku nikahi. Hanya kau yang bisa membuatku benar-benar jatuh cinta padamu!" ucap sang ratu siluman buaya yang saat ini sedang menjadi seorang wanita cantik saat bertemu dengan Kenzo.
" Benarkah itu yang mulia Ratu?" tanya Kenzo seperti tidak percaya dengan yang dikatakan oleh istri mudanya yang dikenal sebagai Maya oleh orang di sekitar rumah yang mereka tinggali.
" Tentu saja benar aku tidak pernah berbohong padamu Kenzo!" setelah mengatakan itu mereka pun kemudian melakukan perkawinan yang sangat seru untuk yang kesekian kalinya sejak mereka bertemu.
Kenzo benar-benar merasakan kepuasan yang luar biasa ketika dia melakukan perkawinan dengan sang ratu.
Hal itulah yang membuat Kenzo menjadi sekarang sangat jarang untuk bersama dengan Amelia.
Kalau bukan karena dia membutuhkan anak yang akan dilahirkan oleh Amelia yang akan dia persembahkan kepada ratu siluman buaya untuk tumbal. Dia tidak akan pernah mau menyentuh Amelia.
" Baiklah sayang! Sudah waktunya untuk aku pulang ke istanaku. Sekarang terserah kau mau pulang ke rumah istrimu atau tetap ada di sini!" ucap sang ratu sambil mencium bibir Kenzo yang amat dia gemari.
Kenzo terlihat sangat berat untuk melepaskan kepergian sang ratu akan tetapi dia paham bahwa sang ratu juga memiliki urusan yang lain selain untuk bersama dengannya.
" Ketika aku hamil aku akan memberikan hadiah yang besar untukmu!" ucap sang ratu sebelum dia pergi meninggalkan Kenzo.
Setelah sang ratu pergi Kenzo pun langsung mengambil bantal yang tadi digunakan oleh sang ratu saat bercinta dengannya.
Di bawah bantal itu terlihat banyak sekali uang dan juga emas batangan serta berlian yang berkilau. Semuanya sangat menakjubkan bagi Kenzo yang sedang digelapkan oleh harta dunia.
Kenzo memang benar-benar sudah terjatuh dalam pesona ratu siluman buaya yang memang telah menyirep dirinya dengan ilmu pelet dan juga memanjakannya dengan harta dunia yang sangat di puja oleh Kenzo.
__ADS_1
Kenzo seperti sudah lupa dengan apa yang sudah dialami oleh kakeknya dan juga ayahnya yang sekarang entah bagaimana nasib keduanya yang tidak dia ketahui.
Setelah menyimpan semua pemberian dari ratu siluman buaya ke dalam brankas yang ada di dalam kamar itu Kenzo pun kemudian ke kamar mandi dan membersihkan tubuhnya dari sisa percintaan dieinya dengan Maya.
" Sekarang hidupku sudah bahagia aku tidak membutuhkan apapun lagi! Aku akan menikahi wanita lainnya untuk melahirkan anakku. Agar aku memiliki banyak stok anak untuk dijadikan tumbal kepada Maya!" monolog Kenzo yang saat ini benar-benar sedang dibutakan oleh pesona Ratu siluman buaya yang sudah menguasai jiwa raga Kenzo.
***
Kyai Ilham yang saat ini sedang bertafakur di tempat salatnya tampak begitu sedih hatinya setelah melihat penampakan yang dia lihat di kediaman Kenzo bersama Maya.
Zainal yang kebetulan saat ini berada tidak jauh dari Sang Kiai tampak begitu khawatir melihat Sang Kiai bahkan sampai berderai air matanya.
" Ada apa Kyai? Kenapa Kiai bertafakur sambil menangis?" tanya Zaenal yang merupakan ayah dari Kenzo yang telah diselamatkan oleh Sang Kyai dari penjara Sang Ratu Buaya yang akan menyembelihnya untuk disantap di dalam pestanya.
" Saya melihat anakmu yang sedang bercinta dengan Sang Ratu Buaya. Bahkan sekarang anakmu sedang merencanakan untuk menikahi banyak wanita hanya untuk menyediakan stok tumbal untuk Ratu yang dia sembah!" ucap Kyai Ilham yang benar-benar sangat menyesal kenapa dulu dia tidak memaksakan itu untuk menikah dengan putrinya.
" Apakah benar kalau Putraku bersekutu dengan Ratu siluman buaya untuk mendapatkan kekayaan?" tanya Zainal berusaha untuk mengkonfirmasi apa yang dikatakan oleh Sang Kiai.
" Benar Zaenal! Putramu telah bersekutu dengan Ratu siluman buaya. Bahkan dia sudah memberikan putrinya yang pertama untuk menjadi tumbal pertama nya dari keluarga nya pada usia 17 tahun!" Zaenal benar-benar terkejut mendengarkan ucapan Sang Kiai.
Zainal bahkan sampai memegang jantungnya yang seperti hendak copot rasanya.
" Ya Allah kenapa Kenzo tidak bisa belajar dari masa lalu kakeknya yang telah menghabiskan semua keturunan kami hanya untuk dijadikan tumbal kepada Sang Ratu Buaya?" tanya Zainal yang begitu kecewa terhadap putranya yang telah bersyukur dengan siluman buaya.
Kyai Ilham terus menggulir tasbih miliknya kemudian dia pun memanggil Genta jenderal dari ratu siluman buaya yang sudah sama beberapa tahun ini menjadi peliharaannya.
__ADS_1
" Ada Pak Kyai memanggil saya?" tanya Genta kepada Kyai Ilham.
" Genta Aku mau minta tolong kepadamu. Apakah kau bisa melakukannya?" tanya Kyai Ilham kepada Genta.
" Apa yang bisa saya lakukan Kyai?" terlihat gentah yang begitu serius mendengarkan apa yang dia akan dikatakan oleh Kyai Ilham kepadanya.
Kyai Ilham yang saat ini benar-benar sedang sedih hatinya melihat Kenzo yang benar-benar telah terperosok sangat dalam karena sudah benar-benar tidak bisa tertolong lagi karena telah melangsungkan perkawinan dengan sang ratu secara rutin setiap malam jumat selama beberapa tahun.
Kyai Ilham sadar bahwa akan sangat sulit untuk bisa mengembalikan Kenzo ke jalan yang benar. Hanya kematian yang bisa membuat Kenzo tak sadar dari kesalahannya.
" Genta! Apa kau bisa menghadapi Kenzo? Minimal Aku ingin kau membuatnya terluka dan tidak bisa bangun selama beberapa tahun dari tempat tidurnya." ucap Kyai Ilham kepada Genta.
Genta terlihat mengerutkan keningnya dan tidak mengerti dengan maksud Sang Kiai.
" Dengan membuat Kenzo sakit dan tidak bisa melakukan apa-apa. Setidaknya kita bisa menyelamatkan beberapa orang dari Kenzo yang akan menjadikannya tumbal untuk sang ratu buaya!" Genta sekarang mengerti apa yang dimaksud oleh Sang Kiai.
" Aku bisa membunuhnya Kyai kalau Kyai mau aku untuk melakukan itu!" ucap Genta dengan penuh semangat.
Zainal hatinya sangat mencelos dan juga sangat penting kepalanya mendengarkan apa yang dikatakan oleh Genta.
Sejak Zaenal tinggal di pondok pesantren. Mata batinnya sudah dibukakan oleh Sang Kiai bahkan Kiai selalu mengajak Genta dan juga Zainal ketika mengobati orang yang sakit karena pengaruh ilmu ghaib.
" Tidak Genta! Aku tidak membutuhkanmu untuk membunuhnya. Karena aku pun tidak ingin menanggung dosa semacam itu!" tangga Kyai Ilham kepada Genta.
Zaenal benar-benar merasa lega sekali saat dia mendengarkan apa yang dikatakan oleh Kyai Ilham untuk tidak membunuh putranya yang saat ini sedang tersesat karena telah digoda oleh Ratu siluman buaya.
__ADS_1
" Terima kasih banyak Kyai karena Kyai tidak membunuh Putraku yang saat ini benar-benar sedang tersesat jiwa dan raganya karena pesona Sang Ratu Buaya!" ucap Zainal yang benar-benar menyesali semua yang terjadi kepada Kenzo dan juga kepada keluarganya yang sudah hancur lebur gara-gara sang ayah yang telah menumbalkan saudara-saudaranya dan juga anak-anaknya kepada Sang Ratu Buaya yang jahat dan lalim.
Dirinya kalau tidak diselamatkan oleh Kyai Ilham pada hari itu, pasti sekarang tubuhnya sudah habis menjadi santapan para siluman buaya yang sangat jahat.