Jodohku Pilihan Mama

Jodohku Pilihan Mama
Sudah Dapat Izin + Pengumuman GA


__ADS_3

Happy readding......


Setelah selesai belanja, Hazel mengantarkan Nina pulang ke rumah. Tetapi saat dia melihat jam di tangannya, ternyata sudah menunjukkan pukul 11.00 siang. Akhirnya Hazel pun membelokkan mobilnya ke sebuah restoran yang ada di kota Jakarta.


"Loh, kok ke sini?" Heran Nina saat melihat Hazel membelokkan mobilnya ke restoran.


"Iya, kita makan siang dulu!" jawab Hazel sambil membuka sabuk pengamannya, kemudian keluar dari mobil dan berjalan ke arah samping mobil, untuk membuka pintu mobil untuk Nina.


"Tapi tuan, saya takut jika nanti Tante Linda akan marah. Sebab saya pulang telat, karena walau bagaimanapun saya ini Baby sitter-nya Berlian," ucap Nina dengan tak enak.


Nina takut jika nanti Tante Linda maupun Dea marah kepadanya, karena walau bagaimanapun Nina bekerja untuk mereka.


Hazel tersenyum. "Tidak akan! Saya sudah meminta izin kepada tante Linda, sudah yuk turun. Ini sudah siang, kita makan dulu baru nanti pulang." Hazel sedikit memaksa kepada Nina, sehingga membuat wanita itu tidak bisa menolak.


Mau tidak mau, Nina pun akhirnya mengikuti langkah Hazel masuk ke dalam restoran. Setelah itu mereka duduk di salah satu kursi yang ada di sana, dan hazel pun memesan makanan untuk Nina dan juga dirinya.


"Mau makan apa?" Tanya Hazel pada Nina.


Nina melihat buku menu yang ada di hadapannya, dia membolak-balik buku menu itu. Tetapi sama sekali di tidak tahu harus memesan apa. Sebab Nina bingung, dia tidak familiar dengan masakan yang ada di restoran itu.


"Aku tidak tahu mau pesan apa tua!" jawab Nina dengan wajah bingung.


Hazel yang melihat itupun mengerti jika Nina tidak familiar dengan makanan itu. Akhirnya diapun mengesankan makanan untuk dia dan juga Nina.


 


Sementara itu di tempat lain, tepatnya di kantornya Dev. Saat ini Lala tengah berada di ruangan Suaminya.

__ADS_1


Tadi Lala membawa makan siang untuk suaminya, Lala ingin memberi kejutan kepada Al.


"Gimana Sayang? Masakanku enakan?" Tanya Lala saat menyuapi Al makan siang.


"Enak banget, emang istriku ini jago masak," puji Al. Dia melihat jika wajah istrinya begitu sendu sedari pagi memang Lala terlihat murung dan itu membuat aL bingung. Di tanya pun Lala hanya menggelengkan kepalanya saja.


"Sayang, apa benar tidak ada yang mau kamu ceritakan padaku?" Tanya Al sambil menatap Lala dengan serius.


"Nggak ada Mas! Aku cuma sedih saja, soalnya kemarin habis ketemu sama Mama. Mas kan tahu, hubunganku sama Mamaku tuh bagaimana?" Jelas Lala.


Al pun paham apa yang dirasakan oleh istrinya. Dia segera merengkuh tubuh Lala ke dalam pelukannya, dia mencoba menguatkan hati istrinya. Sebab Al tahu, jika Lala itu masih dalam masa-masa labil, karena umurnya juga tergolong masih muda.


 


Nina masuk ke dalam kediaman Bachtiar sambil menenteng paper bag yang diberikan Hazel di mobil. Nina melewati ruang tamu di mana, disana ada Mama Linda dan juga Dea, yang sedang duduk sambil bermain dengan Berlian.


"Itu apa?" Tanya Dea sambil melihat ke arah paper bag yang dibawa Nina.


"Eum... Ini baju dari tuan Hazel!" jawab Nina dengan gugup.


"Kamu kenapa? Kok wajahnya gugup gitu?" tanya Dea saat memperhatikan jika wajah Nina terlihat sangat gugup.


Mendengar pertanyaan sahabatnya, Nina semakin gugup. Dan dia menundukkan kepalanya. Dia bingung harus bilang apa kepada Dea maupun Mama Linda, Jika dia diajak pergi Nanti malam oleh Hazel.


Memang tadi saat di mobil, Hazel meminta Nina untuk ikut menemaninya ke acara ulang tahun sepupunya. Awalnya Nina menolak, tetapi melihat wajah memelas Hazel sambil memohon mohon, Nina pun menjadi tidak enak. Akhirnya dia mengiyakan, tetapi dia juga harus meminta izin kepada Mama Linda dan juga Dea.


"Apa itu baju buat kamu dan Hazel pergi nanti malam?" Tebak Mama Linda.

__ADS_1


Nina mengangkat wajahnya saat mendengar ucapan Mama Linda, dia tidak menyangka jika wanita paruh baya itu sudah mengetahuinya.


'Apa tuan hazel sudah cerita kepada Tante Linda, kalau dia dan aku akan pergi nanti malam?' batin Nina bertanya-tanya.


"Jangan bingung, Hazel udah cerita kok sama tante. Dan tante mengizinkan kamu untuk menemani dia, keacara ulang tahun sepupunya! Kamu tahu! Hazel itu pria yang baik. Ya, walaupun dia banyak teman perempuannya. Tapi tante sangat mengenal dia. Tante setuju kok, kalau kamu sama Hazel," jelas Mama Linda sambil tersenyum manis kearah Nina.


"Iya, aku juga setuju!" Timpal Dea.


Mendengar ucapan Mama Linda dan juga Dea, pipi Nina merona malu. Setelah itu dia pun pamit ke kamar, karena dia tidak mau Dea semakin menggoda nya.


Tetapi Nina merasa lega, karena Mama Linda dan juga Dea sudah mengetahui jika dia akan pergi bersama Hazel. Setidaknya Nina sudah mengantongi izin dan tidak harus merasa tidak enak.


‌Bersambung............


Assalamu'alaikum 🙏


sebelumnya othor mau ngucapin terimakasih, buat kalian yang selalu dukung karya nya Dev dan Dea🙏😘😘


Tanpa kalian, novel ini bukanlah apa apa😊Itu kenapa, othor ingin membagi sedikit rezeki buat kalian. Dan disini, sudah ada 3 pemenang🤗😍


terimakasih atas dukungan kalian ya🙏InsyaAllah othor akan adain lagi Giveaway di novel berikutnya😘Dan hadiahnya tidak kalah bagus. Dan nanti akan ada 5 pemenang


Makanya dukung terus karya receh othor ya🙏😘😘Supaya kita bisa saling berbagi😘


**SALAM CINTA DARI EMAKNYA DEV, DEA, AL DAN LALA😁🙏


SEMOGA KALIAN SELALU DI BERI KESEHATAN, KEBERKAHAN, DAN KELANCARAN DALAM SETIAP URUSAN 🤗😘**

__ADS_1


__ADS_2