Jodohku Pilihan Mama

Jodohku Pilihan Mama
Memberikannya Padamu


__ADS_3

Happy Reading ๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


Jangan lupa ikutan giveaway nya ya๐Ÿ˜˜dan jangan lupa follow akun Author juga๐Ÿ™


Di atas lantai sudah berserakan baju dan celana yang tadi nya membungkus dia manusia yang saat ini tengah berolahraga panas.


Selimut pun sudah jatuh ke lantai akibat ulah mereka. Suara suara yang sulit di artikan dari kedua orang yang sedang mendaki ke atas nirwana pun menggema di dalam ruangan itu membuat sang pemain menaikan ritme hentakan nya.


Meskipun sakit di awal permainan, namun Dea tetap melanjutkan nya. Karena ini malam pertama nya bersama dengan Dev setelah selama ini mereka tak melakukan nya.


Peluh kedua nya bercucuran membasahi tubuh mereka yang tanpa sehelai benang itu. Padahal AC di dalam kamar menyala dan sangat dingin.


Tapi dingin nya AC bahkan tak bisa mengalahkan panas nya permainan pengantin baru itu. Dea menatap Dev yang ada di atas tubuh nya, dia merasa bangga karena sudah menyerahkan mahkota yang selama ini dia jaga pada orang yang tepat.


Dev merasakan sesuatu yang mendesak ingin keluar dari tubuh nya. Dengan cepat ia memainkan ritme hentakan nya dan akhirnya menyemburkan benih itu dalam rahim Dea.


Kedua nya terkapar lemas setelah olahraga itu selesai.


Dev mengambil selimut yang jatuh di lantai akibat ulah nya beberapa jam yang lalu. Mereka melakukan itu selama 2 jam, dan Dev benar benar sangat puas.


Dev menutup tubuh polos Dea dan dirinya lalu mengecup kening Dea dan mengusap keringat yang membasahi wajah istri cantik nya itu.


"Makasih ya sayang, kamu sudah menjaga mahkota kamu untuk aku!" Ucap Dev sambil mengecup lama kening Dea. Mata Dea terpejam saat Dev mengecup kening nya.


"Iya Mas sama sama! Aku juga bahagia bisa melaksanakan kewajiban ku dan memberikan hak kamu!" Jawab Dea sambil tersenyum.


Dev kemudian menarik tubuh Dea dalam pelukan nya, lalu Dea memejamkan Mata nya karena kelelahan. Tak dia sangka jika Dev sangat ganas dalam bermain.

__ADS_1


'Aku merasa jika memang aku sudah jatuh cinta sama kamu sayang! Tapi kenapa mulut ini seakan berat untuk mengatakan nya? Setelah melakukan nya bersamamu, aku tak mau kehilangan kamu sayang! Aku akan selalu menjaga kamu bahkan dengan nyawaku sekalipun.' Batin Dev sambil mengusap rambut Dea.


Kemudian dia pun menutup mata nya menyusul Dea ke alam mimpi, tangan nya bahkan memeluk perut Dea.


๐ŸŒน


๐ŸŒน


๐ŸŒน


Semua sudah kumpul di meja makan, Reza serta istri dan anak nya juga sudah ada di meja makan untuk sarapan.


Mama Linda celingak celinguk melihat ke arah tangga, dia merasa heran sebab Dea dan Dev belum turun dan belum keluar dari kamar.


Biasanya setiap pagi Dea selalu rajin bangun pagi dan membuat sarapan.


"Itu yang jadi pikiran Mama Pa. Mama juga heran kenapa mereka tidak turun? Biasanya Dea sudah di dapur dari jam setengah 6 pagi?" Heran Mama


Sedangkan Reza dan Dira saling berpandangan dengan senyuman yang mengartikan jika mereka tahu jawaban nya.


"Mama dan Papa jangan bingung! Mereka itu kan pengantin lama tapi rasa baru? Jadi paham lah kenapa pengantin baru itu bangun siang?" Ujar Reza


Mama dan Papa saling melirik satu sama lain, kemudian mereka tersenyum dan mengangguk. Mereka harusnya paham dari awal.


"Yeee... Mama mau punya cucu ke 3." Ucap Mama dengan antusias


Papa dan Reza hanya menggelengkan kepala nya saat melihat wajah berbinar Mama. Mereka semua berharap jika setelah penyatuan itu Dev dan Dea akan saling mencintai.

__ADS_1


Di sebuah kamar 2 insan manusia masih nyaman dalam tidur nya. Horden yang tebal membuat matahari tak bisa menembus cahaya nya kedalam kamar itu.


Eeuughh


Dea menggeliat dan membuka mata nya dengan perlahan, dia merasakan sesuatu yang berat yang menimpa perut nya. Dan saat dia membuka mata nya dengan sempurna Dea melihat wajah tampan Dev di samping nya.


Dea mengelus wajah tampan nan tegas milik Dev, dia tak menyangka jika sekarang dia sudah sepenuhnya menjadi seorang istri.


Hap


Dev memegang tangan Dea yang sedang menelusuri bibir nya. Dia merasa terganggu saat tangan Dea menelusuri wajah nya.


"Sudah mengagumi nya?" Tanya Dev dengan mata terpejam.


Dea tersenyum malu saat ketahuan tengah mengagumi ketampanan sang suami. Dev membuka mata nya hingga pandangan mereka bertemu satu sama lain.


Cup


Dev mengecup bibir Dea dengan singkat, membuat pipi Dea merona malu. Tak terasa bahkan tangan Dev sudah kembali masuk kedalam selimut dan bergerayang di dalam sana.


"Mas..." Kaget Dea saat tangan Dev mulai kembali nackal.


"Lagi ya sayang, sebelum aku ke kantor." Pinta Dev dengan wajah memelas.


Dea yang melihat itu pun mengangguk, dia pasrah dan ikhlas jika suaminya meminta nambah karena Dea juga sangat ketagihan dengan keperkasaan sang suami.


Akhirnya kasur itu kembali bergoyang dengan suara suara yang indah dan saling bersahutan satu sama lain. Keringat kembali membasahi tubuh polos mereka di pagi yang menjelang siang, sebab jam sudah menunjukan pukul 9 pagi.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2