
Happy Reading 😘😘
Dillon dan Hazel memutuskan untuk pulang sebab tak mau mengganggu pasangan pengantin itu. Tapi tentunya setelah Dillon dan Hazel mengacaukan makan siang Dev.
Sementara itu di sebuah apartemen mewah, seorang wanita sedang mengamuk sambil melempar semua barang barang.
Dia adalah Amber. Sepulang dari kantor Dev, Amber langsung menuju apartemen nya.
"Aaaghhh.... Kenapa sih wanita kampung itu harus datang? Aku kan gagal bujuk Dev buat jadiin aku artis di salah satu acara televisi nya?" Geram Amber dengan dada bergemuruh penuh kebencian.
Semenjak kejadian di cafe waktu itu. Video Amber yang menggoda Dev viral di sosmed.
Beberapa kontrak film Amber di batalkan, begitupun dengan iklan dan juga beberapa pemotretan.
Nama nya jadi jelek akibat ulah nya sendiri.
"Awas kau wanita kampung! Gara gara Lo karier gw hancur sekarang. Lihat saja, gw akan balas Lo nanti." Ucap Amber dengan wajah penuh amarah dan kebencian.
🌹
🌹
🌹
"Mom, Aunty Dea belum pulang ya?" Tanya Arumi pada Dira.
"Belum sayang! Emang kenapa?"
"Mom, tadi pas Rumi lihat cermin. Arumi lihat kalau nanti Aunty Dea akan celaka."
Dira yang sedang mengupas buah seketika terkejut dan menoleh ke arah anak nya.
"Apa! Celaka? Celaka kenapa sayang?" Panik Dira.
"Siapa yang celaka?" Tanya Mama saat baru datang ke taman belakang.
"Ini Mah! Kata Arumi, kalau Dea akan celaka." Jelas Dira
Mama Linda tentu saja sangat terkejut saat mendengar itu. Tiba tiba hati nya merasa cemas akan keselamatan Dea
"Rumi cucu Oma! Apa yang kamu lihat Nak?" Tanya Mama dengan lembut.
"Rumi lihat kalau Aunty Dea di tusuk sama orang berjaket hitam Oma!" Jawab Arumi.
"Kapan Nak?"
"Rumi gak tahu Oma. Bayangan nya suka acak. Kadang cepat kadang juga lambat! Tapi yang pasti itu gak lama Oma!" Jelas Arumi.
__ADS_1
Arumi Bachtiar adalah anak yang memiliki kelebihan spesial, dia bisa melihat masa depan lewat pantulan air atau cermin.
Dia juga bisa melihat bayangan masa depan jika bersentuhan dengan orang itu.
Kelebihan nya itu menurun dari kakek nya Dira yang sudah meninggal.
Sedangkan Dira sendiri tak punya kelebihan seperti anak nya.
"Ya Allah, semoga Dea baik baik saja!" Ucap Mama dengan cemas.
Dira pun terdiam dengan raut wajah cemas. Penglihatan Arumi tak pernah salah.
Tapi mereka bingung siapa yang akan mencelakai Dea? Sebab Dea masih baru di kota, dan belum banyak kenalan.
"Rumi, apa kamu tahu pelakunya cewek apa cowok?" Tanya Dira, tapi Arumi menggeleng.
"Gak tahu Mom! Soalnya kepala nya di tutup topi sama masker?"
Mama mengeluarkan ponsel nya dan menelfon Dea.
🌹
🌹
🌹
Dev juga tak menyia nyiakan kesempatan itu untuk memadu kasih dengan Dea, tapi Dea menolak nya
"Aku gak mau Mas samakan aku sama penghuni kamar mandi itu?" Ngambek Dea.
"Maksud kamu Amber? Kenapa harus ku samakan?" Bingung Dev.
"Iya lah! Kan Mas sama dia ciu man nya gaya begini? Jadi aku gak mau." Tolak Dea.
Saat dia akan bangkit dari duduk nya, tiba tiba ponsel nya berdering. Dea pun langsung mengambil ponsel nya dan ternyata itu dari Mama mertua nya
"Siapa sayang?" Tanya Dev.
"Mama Mas." Jawab Dea sambil menggeser tombol hijau ke atas.
"Hallo assalamu'alaikum Ma." Ucap Dea.
"Wa'alaikumussalam... Dea Nak! Kamu baik baik saja kan? Kamu ada dimana sekarang?" Tanya Mama di sebrang sana dengan nada yang begitu cemas.
"Alhamdulillah Ma, Dea baik baik saja! Dea masih di kantor nya Mas Dev Ma. Emang nya kenapa Ma? Kok Mama kayak panik gitu?" Heran Dea.
"Gak apa apa Nak! Mama cemas saja sama kamu. Soalnya kamu belum pulang." Alibi Mama
__ADS_1
Dea menghela nafas nya dengan lega.
"Oh begitu! Iya Ma, mungkin nanti sore bareng sama Mas Dev pulang nya."
"Yasudah, kalau gitu Mama tutup dulu ya! Assalamu'alaikum...."
"Waalaikumsalam...."
Dea kembali menaruh ponsel nya di atas meja kerja Dev.
"Mama nanya apa sayang?" Tanya Dev dengan penasaran.
"Mama nanya aku dimana, dan apa baik baik saja? Tapi kok aneh ya Mas? Suara Mama kok kayak orang panik gitu?"
"Panik? Panik kenapa?"
"Ya, mana Dea tahu Mas!"
"Mungkin Mama Panik kali, soalnya menantu kesayangan nya itu belum pulang?" Goda Dev.
Dea mengangguk, walaupun hatinya tak begitu yakin. Itu seperti nada khawatir seorang ibu pada anak nya.
Pasalnya Dea juga sering di khawatirkan oleh ibu Siti dengan nada Panik dan cemas kayak gitu.
Bersambung.......
Bissmillah....
Assalamu'alaikum...
Hallo semuanya🤗Author mau ngadain give away nih, buat kalian para readers di Novel Jodohku Pilhan Mama😍
Cara nya mudah kok😊 hanya dengan kirim poin dan vote sebanyak banyak nya, dan bagi yang beruntung akan mendapatkan hadiah tas cantik seperti di bawah ini👇
Kalian bisa pilih mau yang mana tas nya, bagi pemenang ke 1😍😍Ongkos semua di tanggung author ya😘😘
Bagi pemenang ke 2 dan ke 3 akan mendapatkan pulsa sebesar 10 ribu🤗
Give Away akan di mulai dari tanggal 15 Agustus sampai 30 september 2022. Sekian pengumuman dari Momy Aisy😘semoga kalian selalu di berikan kesehatan, kemudahan dan kelancaran di setiap urusan nya😘
__ADS_1
Yuk ramaikan dari sekarang😘