
Happy Reading 😘
Mama... Mama kapan pulang?" Tanya Al mencoba menairkan suasana.
"Baru saja!" Jawab singkat Mama.
Mama Rose berjalan ke arah Al dan Lala dengan tatapan serius. Terlihat jelas jika Lala gemetar takut saat Mama Rose semakin mendekat.
"Kenapa kalian berpelukan? Apa kalian...."
Mama Rose sengaja menggantungkan ucapan nya untuk melihat ekspresi dua manusia berlawanan jenis di hadapan nya itu.
"Eum, itu Ma. Aku sama Lala...."
Al terlihat ragu, namun dia sebagai laki laki tak boleh pengecut.
"Aku dan Lala berpacaran Ma! Dan aku mohon sama Mama untuk merestui hubungan kami." Ucap Al.
Tangan Lala sudah keringat dingin saat Al membuka semua nya di hadapan Mama Rose.
Al yang melihat itu segera menggenggam tangan Lala, untuk memberikan nya kekuatan jika semua akan baik-baik saja.
"Sejak kapan?" Tanya Mama Rose masih dalam mode serius.
"Sudah satu minggu." Jawab Al dengan lugas.
Pandangan Mama Rose mengarah pada sebuah benda yang ada di tangan nya Lala.
"Itu ponsel siapa?" Tunjuk Mama
"Itu ponsel Lala Ma! Aku yang belikan, sebab ponsel nya Lala rusak masuk ke kolam renang." Jelas Al
Sedangkan Lala hanya diam saja dengan kepala menunduk. Dia tak berani walau hanya sekedar menatap mata Mama dari kekasihnya itu.
"Lala, lihat mata saya." Ucap Mama Rose.
__ADS_1
Dengan ragu Lala mengangkat wajahnya dan menatap Mama Rose.
"Kamu cinta sama anak saya?" Tanya Mama Rose dengan tatapan mengintimidasi.
Genggaman tangan Lala semakin kuat di tangan Al.
"Saya rasa iya!" Jawab Lala
Mama dan Al mengerutkan dahi nya dan saling melempar pandangan satu sama lain.
"Kok, saya rasa? Apa kamu gak yakin?" Tanya Mama dengan heran.
"Bukan begitu Nyonya! Lala belum pernah berpacaran, jadi Lala tak tahu rasanya cinta atau suka. Tapi, setiap kali Lala berada di dekat Tuan Al. Dada Lala selalu berdebar hebat." Ucap Lala dengan jujur.
Mama Rose dan Al tersenyum saat mendengar jawaban Lala.
"Itu artinya kamu sudah jatuh cinta sama aku sayang." Ujar Al
Lala yang mendengar itu malah mengigit bibir bawah nya. Jujur ia sangat gugup dan juga takut.
Al dan Lala saling memandang satu sama lain.
"Jadi Mama merestui hubungan aku dan Lala?" Tanya Al dengan wajah berbinar
Mama mengangguk, lalu dengan cepat Al memeluk tubuh sang Mama dengan erat.
"Makasih Ma! Aku akan menikahi Lala bulan depan, sebab Lala masih belum menjawab apa ia mau atau tidak. Tapi, untuk meresmikan hubungan aku dan Lala. Aku akan tunangan dulu sama dia Ma!" Ujar Al
Mama Rose menatap Lala dan memegang bahu nya.
"Kenapa masih ragu Nak?"
"Bukan begitu Nyonya! Lala hanya mau memantapkan hati Lala dulu. Sebab pernikahan kan bukan hal sepele Nyonya."
Mama Rose memeluk tubuh Lala, lalu mengecup pucuk kepala nya.
__ADS_1
"Sekarang jangan panggil Nyonya! Panggil saya dengan sebutan Mama." Pinta Mama Rose
"Mama..." Beo Lala
Mama Rose mengangguk. "Kalau kamu nyebut Mama dengan Nyonya lagi, maka Mama akan marah dan gak bakal merestui hubungan kalian." Ancam Mama Rose
Lala yang mendengar itu sangat terharu, dia pun memeluk tubuh Mama Rose. Dan Mama membalas pelukan hangat Lala
"Makasih Ma." Ucap Lala sambil menangis.
"Sama sama sayang! Sudah, jangan menangis. Sekarang kamu ikut Mama kekamar yuk, Mama punya hadiah buat kamu." Ajak Mama
"Tunggu Ma!" Cegah Al
"Kenapa Al?"
"Mama kenapa dengan mudahnya merestui aku dan Lala?" Bingung Al.
Mama Rose tersenyum, lalu memegang satu pundak Al.
"Al, cinta itu tak memandang kasta dan harta. Jika hati anak Mama sudah berlabuh pada seorang wanita, apa gak Mama untuk tak merestui hubungan kalian? Lagi pula, Mama memang berharap jika kamu dan Lala menikah. Dan Mama rasa keinginan Mama sebentar lagi akan menjadi kenyataan. Dan, besok Mama akan membawa Lala untuk membeli cincin pertunangan kalian. Jadi, kamu harus luangkan waktu kamu paham!" Jelas Mama
"Makasih ya Ma! Tapi, gimana sama Papa?"
"Papa juga setuju! Udah gak usah cemas, nanti malam kita akan bicarakan soal pertunangan kalian."
Setelah mengatakan itu, Mama Rose membawa Lala ke kamarnya. Dan meninggalkan Al di kamar dengan senyum mengembang di bibirnya.
Bagi Al tak ada kebahagiaan yang sempurna, selain melihat orang-orang yang ia cintai bahagia.
Apalagi saat Mama nya merestui hubungan nya dan Lala.
'Terimakasih Tuhan, sudah memberikanku Mama yang terbaik.' Batin Al
Bersambung.....
__ADS_1
Cie yang dapat restu😜😜Selamat ya Al dan Lala