
Happy Reading😘
Saat Lala akan pulang ke rumah Al, tiba tiba saja ponselnya berdenting. Dan saat di lihat ternyata ada pesan masuk dari Al.
Dia mengajak Lala makan siang di luar, dan Al menyuruh Lala untuk pergi ke sebuah restoran.
Lala pun akhirnya menyuruh supir taksi untuk mengubah alamat tujuan. Dan untungnya alamat yang Al berikan tak jauh dari lokasi Lala saat ini.
20 menit saja Lala sudah sampai di tempat tujuan. Dia segera mengirimkan pesan pada Al kalau dia sudah sampai.
Al menyuruh Lala untuk masuk duluan kedalam resto. Soalnya Al masih di jalan menuju kesana, dan jalanan sedikit macet.
Lala pun memesan juz jeruk lalu memilih duduk di meja yang berada di pojok, sambil menunggu Al datang Lala membuka IG nya dan melihat lihat sosial media nya.
Saat Lala tengah asik melihat drakor kesukaan nya, tiba tiba suara cempreng mengalihkan pandangan Lala.
"Wah, wah, wah. Orang kismin lagi makan di resto rupanya! Pasti duitnya dari ngel onte." Ucap Erna si buang rusuh.
"Ck, heran gw. Gak dimana mana ada nyamuk." Sindir Lala sambil memainkan kembali ponsel nya.
Erna yang merasa tersindir dengan cepat menjambak rambut Lala.
"Dasar *** *** gak tahu malu. Jadi *** *** aja bangga." Teriak Erna sambil meremas dan menarik rambut Lala dengan kuat.
Lala meringis kesakitan sebab ia belum ada persiapan. Dengan sekuat tenaga Lala menonjok salah satu buah da da Erna.
__ADS_1
Hingga membuat jambakan di rambut Lala terlepas. Erna mengaduh kesakitan sambil memegangi salah satu dada nya.
Dia menatap Lala dengan tatapan penuh kebencian. "Sial ab Lo *** ***. Aaghh...." Ringis Erna.
Lala tersenyum miring sambil sambil merapikan rambut nya kembali. Semua pengunjung resto menonton adegan itu, bahkan ada yang merekam nya.
"Denger ya Er. Gw bukan *** *** seperti apa yang Lo bilang! Kalau Lo bilang seperti itu tanpa adanya bukti, gw bisa laporkan Lo ke polisi atas pencemaran nama baik." Tegas Lala dengan lantang sambil menunjuk Erna yang masih mengaduh kesakitan.
Di sisi lain, Al baru saja sampai di area restoran. Dan dia membuka jas nya lalu menggulung kemeja di lengan nya.
"Heh, emang Lo itu *** ***. Mana mungkin gadis kismin kayak Lo, bisa makan di resto mahal kayak gini." Hina Erna sambil menahan sakit.
Dia maju hendak membalas perlakuan Lala, tapi Lala menghindar. Hingga tonjokan Erna tak mengenai wajah nya.
Erna yang gagal membalas Lala, menjadi sangat marah. Tak ada yang mau melerai mereka di sana. Sebab Lala juga tak melawan banyak, dia hanya membela dirinya saat Erna maju.
Aaaahhhhh
Semua orang yang ada di sana tentu saja sangat terkejut dan menjerit. Lala juga sampai menutup wajahnya, tapi sayang sop panas itu bukan nya mengenai Lala, tapi malah mengenai seseorang yang saat ini memeluk Lala.
Dengan kaget Lala mengangkat wajahnya, dan betapa terkejutnya dia saat melihat Al tengah terpejam menahan panas di punggungnya.
"Sayang...." Kaget Lala
Erna sangat kaget saat sop panas itu bukan mengenai wajah Lala, tapi malah mengenai tubuh kekar Al.
__ADS_1
'Sial, siapa sih ni cowok?' Batin Erna dengan kesal.
"Kamu gak papa?" Tanya Al saat membuka mata nya dan melihat Lala tengah menatap nya dengan tatapan kaget.
Lala menggeleng pelan, lalu Al berbalik menghadap ke arah Erna. Berbarengan dengan itu, manager di resto itu keluar.
"Ada apa ini?" Tanya manager itu sambil melihat kekacauan yang terjadi.
"Saya mau anda bawa dia ke pihak yang berwajib, sebab sudah mencelakai tunangan saya." Ucap Al dengan wajah datar dan aura yang begitu dingin.
Rasa sakit di punggung nya tak Al hiraukan, sebab amarah Al saat ini benar benar telah meletup.
"Heh, siapa Lo mau laporin gw hah?" Teriak Erna dengan lantang.
Padahal saat ini di dalam hati Erna, dia merasa takut saat melihat mata tajam Al.
Pelayan yang membawa sop panas tadi pun menjelaskan pada manager resto itu apa yang Erna lakukan.
Lalu manager resto itu memanggil satpam, dan menyeret Erna untuk di bawa ke kantor polisi.
"Pak, saya minta maaf atas ke kacauan ini. Biar saya yang tanggung pengobatan Bapak." Ucap manager hotel itu pada Al.
"Gak usah pak! Saya bisa sendiri, tapi saya mau dia di beri hukuman yang setimpal." Tolak Al lalu menggandeng tangan Lala menuju mobil.
Lala melihat punggung Al yang basah akibat tersiram sop panas itu, hati Lala seketika berdenyut sakit saat melihat nya.
__ADS_1
'Pasti itu sangat sakit! Kenapa Kak Al? Kenapa Kakak mengorbankan tubuh Kaka buat aku?' Batin Lala
Bersambung.......