Jodohku Pilihan Mama

Jodohku Pilihan Mama
Kabar Buruk


__ADS_3

Happy Reading ๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


Setelah hujan reda Dea dan Dev segera pergi dari sana. Lebih tepatnya Dev yang ingin segera pergi dari sana, sebab di warung kopi itu ada banyak pria yang berteduh karena hujan, dan mereka terus memandangi Dea, dan Dev tak suka akan hal itu.


Setelah menempuh perjalanan yang lumayan panjang, sore menjelang maghrib mereka pun akhirnya sampai di rumah orang tua Dea.


"Assalamu'alaikum...." Ucap Dea dan Dev bersamaan.


"Waalaikumsalam.... Kalian sudah datang? Ayo masuk, ibu sudah bikinin kalian teh hangat dan singkong goreng." Ucap Bu Siti sambil menggandeng Dea untuk duduk.


Dea dan ibu saling berpelukan bahkan menangis haru, mereka mencurahkan rasa rindu yang tertahan selama hampir 2 bulan.


"Nih teh sama singkong goreng nya! Cobain enak loh." Ucap Susi kaka ipar Dea.


Mereka pun minum teh dan berbincang bincang. Hingga terdengar suara adzan maghrib berkumandang. Dea pun pamit untuk mandi.


Selesai shalat berjamaah mereka pun kini tengah makan malam bersama, menu yang sangat sederhana. Tumis capcay tahu tempe goreng dan juga ikan cuwe dan juga sambal terasi.


Dea yang sudah tidak makan masakan sang ibu selama hampir 2 bulan begitu lahap saat memakan makan malam itu.


"Sayang, pelan pelan. Nanti kesedak!" Ucap Dev mengingatkan.


"Iya Mas! Habis aku rindu masakan Ibu." Jawab Dea sambil mencoel sambel goreng dengan lalap mentimun.


Malam kian larut, udara semakin dingin jika di kampung Dea. Kini pasangan pengantin itu sudah masuk kedalam kamar nya untuk beristirahat sebab tubuh mereka terasa sangat lelah. Apalagi di luar hujan mulai kembali mengguyur deras.


"Sayang..." Panggil Dev sambil memeluk tubuh Dea.

__ADS_1


"Iya Mas." Jawab Dea sambil memejamkan mata nya.


"Dingin...." Bisik Dev di telinga Dea, membuat wanita itu menggeliat geli karena Dev sedikit meniup nya.


"Jangan mulai deh! Kan udah ada selimut Mas? Udah meluk aku juga? Masih dingin?" Tanya Dea dengan heran, dan di jawab anggukan oleh Dev.


"Boleh ya! Satu ronde saja. Aku kedinginan." Pinta Dev sambil tangan nya mulai menyusup kedalam baju Dea.


"Bener ya 1 ronde saja? Aku cape Mas." Ucap Dea dengan wajah memelas.


Dev mengangguk, sebenarnya ia juga lelah tapi karena cuaca amat sangat dingin Dev jadi ingin berolahraga panas.


Mereka pun melewati malam itu dengan peluh yang bercucuran di bawah guyuran hujan. Bahkan dingin nya malam tak terasa lagi oleh kedua insan yang sedang memadu kasih, dengan ritme hentakan yang semakin cepat.


๐ŸŒน


๐ŸŒน


๐ŸŒน


"Pa, Lala berangkat dulu ya! Papa kalau ada apa apa telfon Lala ya!" Ucap Lala sambil mencium tangan sang Papa


"Iya sayang, kamu hati hati kerja nya ya!" Ucap sang Papa sambil mengusap kepala Lala.


Lala mengangguk lalu pergi dari rumah menaiki motor nya dan menuju apartemen Alvin.


Sesampai nya disana, Lala segera menekan tombol untuk membuka pintu setelah pintu terbuka, Lala pun masuk dan langsung memasak sarapan untuk Tuan nya.

__ADS_1


Pagi ini Lala memasak nasi goreng seafood, sebab masih ada sisa nasi semalam dan juga udang.


20 menit nasi goreng spesial pun telah jadi. Alvin yang baru saja bangun, mencium aroma wangi masakan. Seketika perut Al menjadi sangat lapar sebab semalam juga dia bergadang dan hanya makan sedikit.


Al melangkah menuju dapur dan melihat Lala sedang mencuci peralatan dapur yang bekas dia pakai tadi.


"Kamu masak apa?" Tanya Al saat duduk di meja makan.


"Nasi goreng seafood Tuan, sebentar saya bikinin Tuan kopi dulu. Tapi sebelum itu minumlah air putih dulu Tuan!" Ucap Lala sambil menyerahkan satu gelas air putih.


Al meneguk habis air putih itu, lalu tak lama Lala pun memberikan kopi di hadapan Al. Setelah itu dia mengambilkan sarapan untuk Al.


"Selamat sarapan Tuan." Ucap Lala lalu kembali melanjutkan pekerjaan nya yang sempat tertunda.


'Eeuuumm, ternyata masakan dia sangat enak! Sangat cocok di perutku.' Batin Al sambil menatap ke arah Lala.


Setelah Lala selesai mencuci piring, tiba tiba ponsel nya berdering dan ternyata dari tetangga kontrakan nya.


"Hallo....." Ucap Lala


"Apa! Papa masuk rumah sakit? Iya iya Buk, Lala akan kesana sekarang." Ucap Lala dengan panik.


"Kenapa La?" Tanya Al


"Tuan, Lala minta izin ya! Papa Lala masuk rumah sakit Tuan. Lala mau kesana." Ucap Lala dengan air mata yang sudah tak terbendung lagi.


Alvin yang melihat itu pun menawarkan dirinya untuk mengantar Lala. Awalnya Lala menolak nya sebab tak enak, tapi Al memaksa, sebab bahaya jika Lala naik motor dalam keadaan seperti itu.

__ADS_1


Al pun melangkah ke kamar nya untuk berganti pakaian lalu mereka pun berangkat ke rumah sakit dimana Papa Lala di bawa.


Bersambung......


__ADS_2