
"iya kan seandainya, sayangnya saya kan punya tuan muda kamu" tutur melati,
"lepaskan tangan saya, kalo enggak foto kita ini. Akan kulaporkan ke om harun, sebagai tidak profesionalnya kamu dalam menjalankan tugas" ucap melati dengan nada menekan dan mengangkat tangan yang digenggam oleh fast. Fast melepaskan tangan melati,
"maafkan saya nona, tolong jangan laporkan ke pak harun. Saya bisa dipecat, kasihan keluarga saya! nanti mereka dapat pemasukkan dari mana lagi, cuma saya satu-satunya yang membiayai mereka" pinta fast.
"ok, gak bakal gw laporin tapi lu harus mau lakuin apapun perintah gw, gimana?" balas melati.
"baik saya setuju nona" tutur fast,
"dan juga traktir kita selama waktu 3 bulan" cerca melati.
"apapun keinginan nona, yang penting rahasia saya aman bersama nona" balas fast,
"ok" ucap melati, melati pergi ketempat duduk sintia.
"makasih udah fotoin" bisik melati,
"ok, tapi kasihan gw. Lu jahat bener, biarpun sudah dikasih tau perekonomian keluarganya masih aja lu palak" ucap sintia,
"iiiissshhh,,,orangnya juga mau kok. Lagian gak mahal kan sesekali diang itupun paling bakso" kilah melati.
"yah serah lu lah" jawab santai sintia,
"iiissshhhh,,,ngambekkan, tapi lu juga mau ditraktir kan?" ejek melati,
"iya, ok. Selama gak nyusahin fast" ucap sebal sintia.
__ADS_1
"enggak bakal sayangku, gini-gini aku tuh punya hati" kata melati yang dibuat-buat, sedangkan sintia hanya bermuka masam sekaligus malas. Baru juga ditinggal bentar oleh melati, fast sudah dikerumuni siswi kelasnya.
"fast, nanti makan siang bareng yuk?" ucap salah satu teman kelas melati,
"hhhheeehh,,,,maaf yah. Lain kali saja" ucap baik fast.
"eehhhhhh kenapa?" kecewa siswi lain, fast bingung.
"noh bantuin dulu tuh anak" ucap sintia,
"ok" balas melati. Melati kembali ke bangkunya,
"karena mau makan siang bareng sama aku, trus besoknya meta,besoknya rana,besoknya lagi nisa dan terakhir sintia. Jadi diatur jadwal dulu kalo mau makan bareng fast" ucap melati seenaknya. Melati menggandeng tangan fast,
"lagian dia itu kenalnya sama aku, jadi kalo mau ijin dulu sama aku" titah melati.
"makasih yah" ucap fast dengan tulus, bisa dilihat dari senyum teduhnya fast.
"gak masalah, disini lu kan jagain gw. Jadi sebagai ucapan terima kasih gw" balas melati dengan melepaskan gandengan tangannya di fast,
"say, makasih kelar tugas gw" ucap tiba-tiba meta.
"ok sama-sama, sekalian,," ucap melati,
"guys,,,guys,,,kalo yang sudah! ngumpulinnya di meta yah" ucap melati kepada siswa kelasnya. Berbondong-bondong buku tugas diberikan kepada meta,
"jahat lu" sebal meta.
__ADS_1
"sekalian bebzku" balas melati senyum,
"gak mau tau, bantuin gw" titah meta.
"minta tolong fast gih" ucap melati,
"gpp nih" tutur meta semangat.
"tanya ndiri ke orangnya" balas melati malas,
"aku bantuin kok" kata fast.
"makasih yah fast" ucap si meta dengan sangat manis, melati yang melihat itu merasa jijik.
"kenapa lu?" tanya sebal meta,
"enggak" jawab melati dengan senyum paksa.
"yaudah gih buruan lu kasih ke kantor" titah melati,
"ya udah, gw jalan dulu. Ayo fast" ucap sama melati ketus namun sama fast manis.
"aku antar dulu" ijin fast kepada melati,
"gak usah ijin bukan nyonya ataupun pasanganlu" jawab ketus melati.
Bersambung
__ADS_1