Kehidupan Suram

Kehidupan Suram
hari biasa tapi tak biasa


__ADS_3

Hari berganti, melati yang sedang bersiap akan sekolah. Bangun lebih pagi, ingin joging karena saat ini emang lagi dibutuhin. Setelah meminta izin kepada ibu dan ayah dia lari ke arah taman, tak diduga ternyata ada meta sedang duduk dibangku taman. Melati mendekat tapi tetap tak terlihat agar si meta tidak mengetahui keberadaannya, dilihat dari tampaknya sepertinya meta kabur lagi dari rumah. Dia sedang menangis dan sedang meneguk minuman sejenis bir untuk menghibur diri, melati tau kebiasaannya meta sebab mereka bagaimanapun pernah dekat. Tak berapa lama telpon meta berbunyi,


"iya,,hallo! hhhmmmm,,,aku ditaman, ok aku tunggu. bye" begitulah yang dingar melati.


Tak berselang orang yang ditunggu meta datang, tidak lain dan tidak bukan ibunya.


"kamu,,janganlah menyusahkan mama. Bagaimanapun kamu harus mendapatkan fast, balas budilah pada mama dan papa yang telah ngelahirin serta besarin kamu!" ungkap mama meta,


"mama kira aku gak berusaha?! udah aku lakuon semuanya tapi alasan selalunya gagal adalah karena melati" balas meta.


"pokoknya mama gak mau tau, kamu harus bertanggung jawab atas semuanya. Itu urusan kamu untuk dekatinnya, kalo belum dapat juga kamu lebih baik pergi dari rumah. Sia-sia selama ini ngerawat kamu kalo gak punya kegunaan" ujar mama meta, melati yang dengar saja sakit hatinya apalagi meta. Mamanya meninggalkan meta begitu saja, kini yang di sana hanya dirinya dan meta. Meta tidak henti-hentinya menangis, syukurlah kondisi sepi dan alhamdulillah wilayah disitu aman karena penjagaan ketat keamanan di wilayah itu.


Ingin sekali melati menemaninya namun apa daya, dirinya tidak punya hak untuk ikut campur dalam masalah internal meta. Tak terasa waktu berlalu dan hari makin terang, meta melihat jam di hpnya pukul setengah 7 pagi. Dia berhenti menangis dan memperbaiki perasaannya,

__ADS_1


"aku pasti bisa ngelewatin ini" ucapnya menyemangati diri sendiri. Diapun pergi dari sana,


"maaffin aku yang gak berdaya nolongin kamu met, kalo aku tau kisahmu kayak gini seharusnyabku biarkan fast bersamamu tapi sebelum itu aku hanya ingin membalas perbuatannya padaku. Kumohon tunggulah sebentar lagi dan aku janji akan memberikan fast seutuhnya padamu" ungkapan melati kepada dirinya dan meta. Walau tak didengar oleh meta, melati berlari menuju kembali ke rumah.


Saat sampai depan rumah fast menunggunya,


"joging? kok gak ngajak?" tanya fast.


"emang situ bilang?" jawab melati,


"ma!pa! melati jalan dulu" ucap melati untuk orang rumah,


"gak sarapan dulu?" tanya mama.

__ADS_1


"enggak! diet" balas melati,


"alah,,,diet-diet! emang pernah berhasil?!" kata mawar remehin.


"serah deh. Bye, assalamualaikum" kata melati sembari pergi keluar, di jalan melati mwncari angkot sembari terus berjalan agar gak telat.


Mobil yang ada fast, feri, dan mawar di dalam berhenti di depan melati.


"bareng aja" kata fast,


"ogah! anterin gih adek gw, gw bisa naik angkot" balas melati.


"kak naik aja deh. Mau gak mau kan udah telat" nengahi feri,

__ADS_1


"iya iya deh" nyerah melati. Karena dia mikir apa yang dibilang feri ada benarnya, mereka pun berangkat bersama.


BERSAMBUNG


__ADS_2