
Perseteruan itu berakhir, kini melati sudah memakai pakaian milik fast. Nampak kebesaran di pakainya tapi fast lebih melihat ke arah menggoda, mereka makan dengan diam. Selesai makan melati membereskan semuanya lalu duduk di ruang Tv, menyetel serta mengganti agar nyari siaran sesuai hatunya. Berhentilah dirinya di chanel luar, film filosofi merlin monroe.
"kamu suka sama merlin monroe?" tanya fast yang ikutan duduk di sofa,
"iya" jawab singkat melati.
"apa yang kamu suka dari merlin monroe?" tanya fast lagi,
"orangnya cantik, awet muda, karismatik dan juga orangnya itu seksi. Dapat menaklukan pria manapun" tutur melati.
"emang kamu mau kayak merlin?" lagi dan lagi dari fast,
"bukan secara negatif sih tapi lebih ke awet mudanya sama cantiknya ga luntur. Itu yang buat aku pengen kayak gitu" bahas melati. Saat itu suara tv tentang film merlin menanyangkan sampe ke titik vitalnya, melati lupa kalo setiap chanel luar tidak ada pengamannya. Dalam artian potongan, melati kaget bukan main, spontan dia mengganti.
Merasa kikuk melati mematikan tvnya,
__ADS_1
"kenapa?" tanya fast yang pekikikan. Merasa sebal melati menyubit pinggang fast,
"aw sakit! apaan sih?" kata fast namun melati hanya menjulurkan lidahnya. Melati bangun dan fast tiba-tiba menariknya, belum siapnya melati sehingga dirinya jatuh dan menindih fast namun dalam posisi memunggungi.
Melati dapat merasakan sesuatu benda yang keras dan menempel padanya membuat dirinya langsung berguling menjauh dari fast, sedangkan fast berusaha menetralkan pikirannya. Dia pergi meninggalkan melati dan menuju kamarnya,
"hampir saja" ucap fast yang sudah berada dalam kamar. Disisi lain muka melati merah tomat, dia tertawa dengan suara tertahan. Entah berapa lama kejadian seperti ini terlewati namun tanpa disadarinya melati tertidur diruang tv, saat itu fast keluar dari kamarnya karena haus ingin minum. Dia berjalan ke dapur, setelah minum, dia mau kembali ke kamar namun kakinya berhenti berjalan akibat mendengar suara tv yang menyala. Ditelisiknya ternyata melati menonton hingga tertidur di sofa, fast tidak tega dan buru-buru mendekatinya karena melati hampir berguling jatuh ke bawah. Syukurnya sebelum menimpa laintai fast sudah menahan dengan tangannya namun posisi tangannya menyentuh gumpalan milik melati,
"untung masih kuat imanku kalo enggak habis kaku kulahap" ngoceh kepada dirinya, dia menemani melati lebih tepatnya menjaga melati agar tidak jatuh. Tanpa sadar fast juga ikut ketiduran, entah bagaimana awalnya namun kini melati tidur dipelukan fast.
#esok hari
Melati membuka matanya, alangkah terkejut dirinya dia menimpa fast. Dia pun bangun dengan kagetnya dan membuat fast ikutan bangun,
__ADS_1
"kamu sudah bangun?" tanya fast.
"iya,,iya... kenapa kamu tidur disni?" pengalihan melati,
"kamu sih,,,ngapain coba ketiduran disini...mau ngangkat kamu takutnya enggak enak jadi yah aku nemani" jawab jujur fast.
"makasih yah" ujar kikuk melati,
"santai aja, aku bersihkan diri dulu yah" lanjut fast sembari mengelus kepala melati dengan lembut.
Dia bangun dan menuju ke kamarnya, sedangkan melati bangun menyiapkan sarapan untuk mereka makan. Beberapa menit kemudian makanan sudah siap dan beruntungnya fast juga sudah selesai bebersih diri,
"ayo kita makan" kata melati yang sudah berada duluan dimeja makan.
"hhhmmm,,," balas fast dengan senyum.
BERSAMBUNG
__ADS_1