
Seharian dari pagi hingga ke siang kegiatan melati hanya nonton saja,
"kayak lupa sesuatu?" pikirnya.
"iya...hp gw" jawabnya, dicarinya hpnya namun gak ketemu. Fast yang keluar dari kamarnya binging melihat melati, nendekati melati.
"nyari apaan?" tanya fast,
"hp, lihat gak?" tanya balik melati.
"enggak" jawab fast,
"duh gimana dong...kamu bisa coba tlpon siapa tau bunyi" mulai panik melati.
"ok" jawab fast, mengambil hpnya dari saku celana.
"yah,,,hpku mati...bentar aku cash dulu..." kata fast, dia mengambil cash di dalam kamar dan kembali ke melati.
"gimana dong?" panik melati,
"udah,,,bentar! kalo udah nyala hpnya langsubg aku tlpon ok. Jangan panik" berusaha nenangin melati fastnya.
__ADS_1
"iya deh" seru melati, fast men-cash hpnya.
"kamu knp panik banget sih?" tanya fast,
"iyalah...ortu bakal nanyain nanti" balas melati.
"tenang. Paling udah di kasih tau mama aku" sambung fast,
"bukan hanya itu...meta gimana?" ucap melati.
"ya udah tinggal jujur aja" jawab santai fast,
"udah ah capek sama kamu...ngeselin" lanjut melati, saat akan pergi fast tiba-tiba menariknya. Karena belum siap melati ketarik dan jatuh dipangkuan fast,
"bangunin gak" ancam melati.
"enggak, emang kmu bisa apa?" tantang fast, melati yang kesal akhirnya menggigit telinga fast. Bukannya nyerah fast malah mendorongnya dan menimpa dirinya,
"jngan bangunkan singa yang lagi tidur" ucap fast. Melati berusaha melepaskan dirinya dan ternyata perbedaan kekuatan serta postur tubuh makanya melati kalah, akibat perlawanan melati dinding yang fast sudah berusaha tahan akhirnya bangun. Mersakan hal itu melati semakin gerak-gerak,
"jangan banyak gerak atau kamu harus bertanggung jawab menidurkan dia kembali" ujar fast.
__ADS_1
Melati pun berhenti gerak, nafasnya melati mulai menderu. Dia panik, namun itu malah membuat fast semakin terpacu.
"aku begini karena mu" katanya lagi, melati yang bingung mau menjawab namun dirinya sudah dipaksa buat ciuman. Melati sangat berusaha melepaskan diri namun lagi lagi dia gagal, saat itu tanpa pikir dulu dia menggigit bibir bawah fast hingga terluka.
'nantang nih cewe' dalam hati fast, bukannya berhenti fast malah makin liar dan memperlakukan melati dengan kasar. Melati sudah benar-benar bingung yang dilakukannya kini hanya menangis, saat fast melihat melati menangis ingin rasanya berhenti namun rasa inginnya yang lebih menderu.
'itu urusan lain yang penting sekarang adalah ini' racau dalam hati fast, ciuman yang menghabiskan nafas akhirnya usai. Fast melepaskan ciuman mereka, melati memalingkan wajahnya. Sedetik kemudian medorong fast hingga terpental. Melati bangun dan berlari ke dapur, dilihatnya gelas yang berisi air. Diminumnya, saat itu fast menyusul dan melihat melati meminum habis.
"astaga" katanya,
"apaan?" tanya melati. Dia mulai merasa panas dan juga gerah,
"adduuuhhh,,,itu minuman tauk!! dan untuk orang yang gak kuat malah mengakibatkan dehidrasi, bisa kemabuk serta kenaikkan hasrat" tutur fast. Namun percuma karena melati sudah merasakan rangsangan pada dirinya, dia mulai meracau banyak hal dan bertingkah aneh.
Fast mati\-matian untuk menjauh darinya namun semakin menjauh melati semakin menggodanya, kini dia menarik fast hingga ke ruang tv. Mendorongnya hingga jatuh terduduk di sofa, mulai naik serta duduk diatas fast.
"ini ulahmu" katanya, sebenarnya fast senang namun sedetik kemudian melati hilang kesadaran. Fast yang panik berusaha menepuk melati, namun suara ngorok yang membalasnya.
Fast tersenyum, "dasar nakal" ucapan itu untuk melati. Dia membiarkan melati tidur diatasnya hingga mereka pun ketiduran, sungguh sesuatu yang sweet banget.
BERSAMBUNG
__ADS_1