
Melati mendengus pasrah, sedangkan fast sepeetinya emang sengaja buat nyari gara-gara. Tiba-tiba tangan satunya memegang rambut melati,
"iiiisshhh,,ngapain toh fast?!" kata melati dengan sebal.
"ada ulat tadi nempel dirambut kamu" balas fast,
"u uuulat!!!kkkkyyyaaa" histeris melati. Dengan kekuatannya berhasil mendorong fast, fast yang belum siap akhirnya terjatuh. Buku yang dibawa fast maupun melati jatuh ketanah, bisa di ketahui siapa yang di ataskan?!. Bener banget kalo ada yang bilang melati, boleh dikatakan posisi mereka seperti nantang mau ehem dan melati menjadi sang penggoda.
Melati yang terus tanpa sadar menunduk kearah something, ketakutan sedangkan fast yah entahlah. Soalnya fastnya berwajah datar,
"nona bangun dulu, tenang dulu lagian udah gak ada kok ulatnya" negahi/tenangi melati dari fast. Si melati yang entah kenapa malah semakin erat menempel dengan fast, seperti wanita penggoda.
Tanpa dirinya sadari dia duduk dan menempel pada maskot si fast, sedangkan fast yang bingung hanya mengatur nafas dan mencoba gak fokus agar si mskot gak kelebihan bangun.
"bener gak ada? jangan boong,,sumpah gw takut beneran" ucap melati yang bertatapan dengan fast langusung, ada wajah ketakutan di melati.
Fast akhirnya memeluk melati, sedangkan yang dipeluk awalnya takut sekarang cengoh(membatu/syok/terkejut).
"tenanglah, ada aku disini. Aku yang akan melindungimu, jadi jangan hawatir" ucapan menenangkan dari fast.
"udah nona bangun, saya takut ada fitnah! nanti kalo sampe ketelinga pak harun bisa mati saya" ujar fast melihat melati dan posisi mereka sekarang, melati juga kaget dan bangun. Menjauh,
__ADS_1
"maaf" kikuk melati.
"gpp non" ucap fast sembari senyum, fast bangun dan berdiri.
"sini saya bantu" kata fast dengan senyumnya dan mengulurkan tangannya, melati mengambil tangan fast dan berdiri oleh sebagian tenaga dari fast. Mereka mengumpulkan buku yang berserakan, emang dewi fortuna sedang lewat.
Tumben banget nih koridor sepi, gak ada satu siswa atau siswi pun yang lewat.
'oh iya, jalur ini' dalam fikiran melati, sudah mengumpulkan buku! fast dan melati jalan lagi menuju ruang guru.
"non, apa gak ada siswa yang lewat sini kah? bukannya udah istirahat yah?!" kata fast,
"jalur belakang emang jarang dilewati murid lain, soalnya hanya tembus ke gudang sekolah, kamar mandi siswa dan mentoknya ruang guru. Kalo murid lain mau lewat sini palingan hanya mau ke kamar mandi atau gak ke ruang guru, dan juga kalo pake jalur ini harus mutar dong." penjelasan melati.
Di dalam kantor
"ehhh,,fast! mari taruh disini dan duduk lengkapi dulu persyaratannya" ujar guru tadi yang mengajar dikelas melati dkk, fast duduk sedangkan melati bersiap pamit namun "owh iya nitip boleh yah?!" kata salah satu guru.
"lagian kamu nau ke kantin kan?" tambah guru lainnya,
"iiya bu" ujar melati terbata-bata dengan senyum tipis. Guru merobek kertas dan menulis daftar pesanan, di oper ke yang lain.
__ADS_1
"ini sudah semua, ini uangnya. Tolong yah" ujar manis guru terakhir yang menulis serta yang memberikan uang dari semua guru yang pesan,
"baik bu, saya permisi" kata melati sembari bungkuk pamit. Melati keluar kanton dan berjalan menuju kantin, beberapa menit fast keluar kantor juga dan berhadil menyusul melati.
"aku bantuin yah non" kata fast,
"serah dah" balas melati. Setibanya di kantin mereka memesan semua pesanan guru-guru dan tidak lupa membayarnya,
"sekalian nunggu sebentar yah, antar juga pesanannya" kata orang kantin. Melati hanya pasrah sedangkan fast hanya senyum, beberapa menit menunggu pesanan jadi dan bel masuk yang bunyi beberapa waktu yang lalu tidak diindahkan si melati karena mennunggu pesanan nyampe.
Dikantor
"ini bu yang terakhir, saya masuk dulu" ujar melati,
"ok makasih yah dan bilang ke kelas kamu hari ini jam kosong namun ada tugas, hari ini juga harus selesai" titah guru. Di berikannya buku yang sudah di beri tanda tugasnya, setelah dapat itu melati dan fast kembali ke kelas. Memberitatahukan kepada teman-teman dan juga mengerjakannya,
"gak sempet makan, laper" racau pelan melati sembari terus mengerjakan soal. Fast yang mendengarnya memberikan coklat bung-bung sebanyak 3 bungkus kepada melati,
"nih non" kata fast sembari menaruh di meja melati.
"kita bagi dua aja yah" balas melati,
__ADS_1
"baik non" timpali fast.
BERSAMBUNG