Kehidupan Suram

Kehidupan Suram
Setelah pertemuan baru disekolah


__ADS_3

Rumah


"assalamualaikum" ucap melati, 'tumben sepi' dalam hati. Melati melangkah masuk ke rumah, menyusuri setiap rumah bersama fast.


"non, coba di chat dulu! siapa tau lagi pergi semua" saran fast,


"ok" jawab melati. Segera melati merogoh kantongnya mengambil hpnya, menelpon semua anggota keluarganya namun tak ada balasan dari orang yang ditelpon melati.


"gimana dong" ucap melati yang sedikit terisak,


"eehhh,,,,nona jangan nangis dulu. Aku bantuin yah" fast mencoba menenangkan melati, melati sedikit tenang. Mereka sudah mencari keseluruh bagian dalam maupun luar rumah tapi tak mendapatkan hasil, lalu mereka berdua kembali ke ruang tv.

__ADS_1


Melati duduk sembari membenamkan wajahnya di kedua tangan yang terlipat di atas kedua duduknya, seperti anak yang kecil yang menangis gak dikasih permen. Fast duduk disampingnya dan mengelus punggung melati,


"tenanglah dulu nona, mungkin lagi keluar. Kalo nona panik maka solusi gak bakal muncul" ujar fast.


"hhhhhhhuuuuaaaa,,,hiks,,,,hik,,,,hiksss,,,kamu gak tau kan perasaanku gimana! jadi jangan mengajarkanku" sebal melati,


"ya udah kalo gitu saya menunggu di depan saja, siapa tau mereka pulang" balas fast. Saat akan berdiri melati menahan tangan fast,


"ada apa lagi nona?" tanya fast.


Entah sudah berapa lama mereka menunggu dan berapa lama di posisi itu, membuat mereka tertidur atau lebih tepatnya melati doang yang tertidur namun fast pura-pura agar melati bisa tenang dan istirahat sebentar. Melati bersender pada pundak fast, dilihat melati 'sangat tidak anggun tapi entah kenapa kelihatan lucu'.

__ADS_1


Saat itu tiba-tiba melati membuang badan kedepan, syukurnya ditangkap oleh fast.


"fffiiiuuuhhh,,,syukur tepat waktu" ucapnya lirih, melati lagi-lagi menggeliat. Mebuat bobotnya berat, spontan fast pun terjatuh. Tetap saja melati tertidur pulas, iyalah kan dia capek menangis tadi.


Fast memberikan lengannya sebagai bantal melati, dan lengan yang satu lagi untuk dirinya jadikan bantal juga. Sebenarnya diluar tidak hujan akan tetapi langit mendung dan terkesan gelap gulita dari pagi tadi, fast yang begadang mulai merasakan mengantuk dan kelelahan. Tangannya terasa kesemutan namun dibiarkan karena tidak enak hati membiarkan melati tidur tanpa menggunakan bantal, ternyata menunggu memakan waktu pukul 3 pagi namun masih belum ada tanda bahwa orang rumah melati pulang. Membuat fast kepikiran, ingin rasanya dia menghubungi untuk mencari keberadaan orang rumah melati tapi kalo dia beegerak sedikit saja maka melati akan bangun dari tidurnya, membuat fast merasa tidak tega.


"hiks,,hiks,," suara tangisan melati, fast melihat melati namun sepertinya melati mengigau. Fast dapat mengartikan tangisannya bahwa melati sedang sedih karena tidak tau keberadaan orang rumah, tak mau melihat melati seperti itu! fast memberanikan membangunkan melati. Melati bangun dan melihat fast, melati duduk diikuti oleh fast.


Saat fast bangun, melati melirik fast menahan sakit. Dia pun mengambil tangan fast dan memijitnya,


"makasih yah" ucap melati tanpa melihat kearah fast dan terus memijit tangan fast.

__ADS_1


Sedangkan fast, bisa tau sendirilah.


BERSAMBUNG


__ADS_2