Kehidupan Suram

Kehidupan Suram
Kebingungan


__ADS_3

Melati kini sedang bingung, benar-benar bingung. Satu sisi ingin menyudahi tapi sisi lain tidak iklhas untuk melepaskan fast, meta menangis tersedu-sedu


"lu satu-satunya yang ngerti dan tau lika-liku gw, kita dekat bukan karena hanya pertemanan saja. Lu juga tau kelamnya hidup gw! gw sayang sama kekuarga gw dan gw ingin orang tua gw bahagia, biarkan gw bahagia!! 1x ini saja" tutur meta disela tangisnya.


"baik gw akan bantu tapi lu sendiri harus bantu gw" balas melati,


"bantu lu? gimana?" tanya meta.


"kita ngatur siasat agar fast suka elu dan ngejauh dari gw" jawab melati,


"setuju! makasih banyak!!!lu emang temen gw" kata meta senang.


"udah,,,udah,,nyantai aja!!! kita bahas rencananya besok. Sekarang kita nikmati aja awal pertemanan kita lagi" bahas melati,


"hhhmmm"ucap meta sembari mengangguk.


"gw WA anak-anak untuk nemani kita disini" ucap melati,


"ok ok!!! makin rame makin bagus" balas meta.


Melati mengambil hpnya dan menelpon geng mereka,


"nis, lu sama siapa disitu" ungkap melati.


"bagus,,bagus,,buruan kesini!! gw tunggu, ntar gw serlock" tambahmya lagi, setelah itu dia matikan telepon,


"gimana?" tanya meta.

__ADS_1


"mereka juga lagi menuju rumah gw,,,so gw suruh aja kesini" ungkap melati,


"entar gw serlock ke mereka" lanjutnya lagi. Meta hanya senyum sembari melanjutkan makannya.


"biar gw yang mesen makanan buat mereka" kata melati, saat akan ke berdiri tangannya ditahan oleh meta.


"biar gw aja" balas meta, dia berdiri dan memesan pesanan geng mereka.


Tak lama kemudian, anggota yang lain sudah datang.


"wwwaaahhh,,,tumben!" seru sintia,


"iya nih!! seneng banget gw" tambah si nisa.


"makanan gratis ***!!! pasti karena udah baikkan" ungkap rana,


"hhhhaahhh,,,gak bawa duit pret,,,aahhh...utang dulu gw sama lu yah"melas nisa yang sudah terlanjur menyantap makanannya,


"kebiasaan lu emang" resek meta.


"btw gw gak bawa duit" jujur sintia,


"sama gw juga" ungkapan yang sama dari rana.


"yaudah gw yang bayar,,,tapi lu pada utang loh,,,bukan gw traktir" nyerah meta,


"iya ,,iya,,,tapi lebih baik kalo nraktir" seu sintia dan di hebohin dengan persetujuan nisa dan rana. Bahkan melati pun ikut-ikutan. Mereka akur kembali, pertemanan yang rusak kini menyatu lagi. Senyum sumringah dari mereka dan riuhan suara, semakin meramaikan suasana.

__ADS_1


Setelah makan, mereka pun jalan-jalan berkeliling.


"seneng gw gini, gak berantem mulu" imbuh rana,


"iya nih!! lu berdua jangan berantem lagi" nambahi nisa.


"iya iya" seru meta dan melati, meta dan melati saling merangkul. Disusul temen yang lain, ingin rasanya terus seperti ini. Isi hati masing-masing sahabat mereka, hari itu adalah hari yang menyenangkan bagi mereka.


#ESOK HARI


#Rumah melati


"ma! mana kaos kaki adek" teriak mawar dikamar,


"nyari di lemari no. 3 bagian kanan" tak kalah riuhnya mama.


"hhhhhaaahhh,,,," helaan nafas papa, feri dan melati,


"bisakah gak teriak-teriak, ini masih pagi. Jangan buat kita yang dirumah pada tuli" kata papa.


"tau nih" nambah feri,


"ati-ati loh yah,,,aku gak ikutan!!! ntar mama ngamuk gak ikutan" kata melati.


"kenapa bahas-bahas mama, buruan makan" ucap mama yang tiba-tiba sudah di belakang melati.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2