
Setiap saat fast selalu melancarkan ancaman agar melati tunduk padanya, bahkan hari ini. Jam sudah sangat malam, namun masih saja fast menghubunginya seolah-olah tadi pagi hingga jam 8 malam tidak bersama. Melati merasa tersiksa, satu sisi ingin lepas tapi sisi lain tidak bisa karena sahabatnya.
Meta dan keluarganya mulai harmonis saat berhubungan dengan fast, hal yang diinginkan meta kesampaian namun tidak tau hal menyedihkan terjadi di saat kesenangannya. Dalam artian berbahagia diatas penderitaan orang lain, sayangnya meta benar-benar tidak tau dan tidak peka hal itu.
Malam semakin larut dan meta masih mencoba menghubungi fast tapi tidak diangkatnya, mencoba chat namun nmrnya gak aktif.
"mungkin dia udah tidur" pikirnya positif, walau pikiran negatif mengganggunya tapi cara fast memperlakukannya membuat meta mampu menepis pikiran jahat itu.
#esok pagi
#story melati
"ma!!" panggil melati,
"kemana mama?" lanjutnya lagi sembari mencari keberadaan orang rumah. Saat menelusuri dia mendengar dari luar ada suara orang berbicara, melati menuju asal suara dan terkejutlah dirinya bahwa fast datang kerumahnya.
"eehhh,,,mel buatin kopi apa teh buat fast" ucap sang mama,
"gak usah tante, udah ngopi dirumah" tolak fast sopan.
"tuh ma" balas melati,
__ADS_1
"kamu" ucap mama dengan nada dinaikkan.
"gpp nte, beneran udah ngopi kok. Niat saya kesini karena mau jadi supir pribadi yang siap nganterin kemana aja" tutur fast,
"gak butuh" tolak keras dari melati.
"kk! jangan gitu napah" kata papa,
"tapi pa,,," sanggah melati. Papa hanya menggeleng, melati pun pasrah.
"serah papa mama aja deh!" sebal melati,
"gimana pa?" tanya mama,
"kalo papa serah mama aja" jawab papa.
"pa! feri gak ikut yah, ada acara sama temen hari ini. Ini juga lagi diperjalanan" ungkap feri,
"sama pa, di ajakin mamanya kak fast buat perawatan nih! papa mama berdua aja, biar holiday. Kan udah lama gak mesra berdua" bahas mawar.
"nah kan! kalo gitu 1 mobil aja, fast yang bawa. Kamu setuju kan?!" ucap melati dengan nada mengancam,
__ADS_1
"iya om, nte. Biar 1 mobil aja" jawab fast.
"nah udah setuju kan! jadi ayo buruan" seru melati,
awalnya kiranya melati bakal aman ternyata dikadalin sama papa dan mamanya sendiri. Dia ditinggal berdua dengan fast dalam mobil, papa mamanya pake mobil lain. Di sepanjang perjalanan muka dan aura melati masam/suram ke arah dongkol, fast yang melihat hal itu hanya tertawa kecil. Sedangkan melati hanya memalingkan wajahnya ke arah luar,
"menyebalkan" seru melati pelan.
"apa?" tanya fast, melati berpura-pura tertidur. Lama-kelamaan tertidur beneran, entah sudah berapa lama namun saat ia terbagun mereka sudah berhenti di sebuah vila di puncak.
"tuh kan! bener filling gw bakal diabawa kabur" oceh melati,
"sama siapa?" ucap fast yang sedang berbaring di kursi belakang. Melati kaget,
"ngapain disana? kenapa kita gak pulang aja sih? bukannya mau nyekar?" tanya rentetan melati.
"tadi udah nyampe namun kamu tidur! kata mama yah biar aja dulu melati tidur mending bawa dia jalan-jalan karena mama kamu tau bahwa kamu merasakan hal berat namun dipendem sendiri, ya sebagai orang yang baik yah aku turutin" penuturan fast,
"atau sebenarnya kamu memang menginginkan yah?" lanjut fast.
BERSAMBUNG
__ADS_1