
"ciiiihhh,,,pede gila" ucap melati, fast menatapnya dengan lekat. Merasa aneh dengan tatapan fast,
"jangan liat terus, gw tau gw cantik" oceh dengan pede. Dia mengucapkan itu agar fast berhenti menatapnya, benar saja fast akhirnya tertawa dan memalingkan wajahnya,
"sekarang kita pulang?" tanya melati.
"tidak bisa, tadi waktu jalan menuju kesini jalan longsor. Tenang aku sudah menyuruh orang untuk memperbaikinya, sayangnya sepertinya kita harus bermalam disini dulu"ungkap fast.
"jangan membodohiku" kata melati, fast membuka hpnya. Entah apa yang di perbuat namun tiba-tiba dia memberikannya ke melati, melati melihat hp fast.
"itu fotonya, kamu bisa melihat rinciannya. Sekarang siapa yang membodohi kamu? jangan kepedean!!!" balas fast dengan nada agak meremehkan, melati melihat dan sedetik kemudian mengembalikkan hp kepada sang pemilik.
"baik!! aku percaya padamu" kata melati, dia pun keluar dari mobil dan berdiri di depan pintu masuk villa.
"buruan keluar dan buka pintunya, aku ngantuk" lanjut melati, fast turun dari mobil dan membuka pintu. Pake scan sidik jarinya agar pintu teebuka, setelah terbuka melati menyelonong masuk dan berjalan ke sofa. Dia membuang dirinya ke atas sofa,
__ADS_1
"nyamannya" ucapnya senang. Fast mengikutinya,
"Di sini ada beberapa kamar! kalo kamu mau kamu bisa tidur dimanapun yang kamu mau dan dapurnya disana, segera buatkan makanan. Untungnya tadi sudah disiapkan oleh orang untuk bahan makanan jadi sekitar 3 hari kita masih cukup dan sembari menunggu perbaikan jalan. Owh iya kalo dalam 3 hari belum kelar perbaikkannya kita akan pulang pake pesawat kantor papaku" penuturan fast.
"kalo gitu kenapa tidak sekarang saja jemputnya?" tanya melati,
"papaku sedang pakai buat ketemu dengan klien yang jauh" balas fast. Fast pun pergi ke atas, mungkin kamarnya.
Melati yang melihat itu hanya mengangkat kedua bahunya,
"astaga dasar orang kaya!! segini bilang 3 hari?! ini namanya belanjaan bulanan. Segini lengkap dan penuh malah bilang 3 hari" ocehnya, selain itu dia membuka lemari.
"omg!! stok setahun ini namanya" lanjutnya, melati berani mengatakannya karena dari kulkas sampai lemari penyimpanan penuh dengan bahan makanan. Melati akhirnya masak, beberapa menit kemudian masakannya selesai. Dia menaruhnya di piring dan membawanya ke meja makan, dia mengatur makanan di meja makan.
"nah sekarang mandi dulu, tapi pake kamar yang mana?" ujarnya sembari melihat-lihat, dia pun menyusuri setiap ruangan.
__ADS_1
"yah Tuhan!! kamar yang mana?" bingungnya, namun dia tertuju dengan pintu kamar yang bergambar seperti kaligrafi kuno.
"disitu aja" lanjutnya, dengan semangat melati masuk. Ruangannya besar, melati sempat terpanah. Bangun dari kekagetannya, dia langsung mandi. Saat itu fast masuk ke kamar yang sama, dia tidak tau kalo melati bakal memilih kamarnya sebagai tempatnya untuk istirahat. Fast melepaskan seluruh pakaiannya, memakai handuk dan menuju kamar mandi. Beruntungnya melati baru selesai mandi dan sudah memakai handuk, terkejutnya dia berhadapan dengan fast.
"dasar cabul!! apa yang kamu lakukan?!" teriaknya,
"ini adalah kamarku, apa yang kamu lakukan?" tanya fast.
"mana aku tau ini kamarmu, kamu bilang milih kamar sesukaku yah aku pilihlah ini" jawab melati yang kini memalingkan wajahnya ke arah lain,
"bohong!! pasti mau menggodaku kan?!" rayu fast,
"ccciihhh,,,," decik melati.
BERSAMBUNG
__ADS_1