
"jahat lu pada" kesal melati,
"ya elah gitu aja marah" kata meta.
"kalo gw yah, suka banget malah. Sesuai ekspektasi kan?!" ujar sintia,
"lah kalo gitu lu aja yang ngerasa" sebal melati kepada sintia.
"ya neng! malah marah, nyantai neng" pungkas rana,
"serah lu pada deh yah" jengah melati.
"yuk kantin, dengar lu pada laper gw" ujar nisa, nisa bangun dan berjalan keluar kelas dan diikuti oleh teman lainnya.
Di dalam kantin
"jadi dalam 1 minggu ini lu free, setelah itu.." kata meta terpotong dikarenakan melihat kesuraman melati,
"sudahlah,,,kan masih 1 minggu. Biarin dirilu senang dulu! biar apdol jalan yuk" cerca rana.
"enaknya kemana?" tanya sintia,
"terserah melati saja deh, kan dia yang butuh dihibur" sambung nisa. Dianggukki oleh lainnya,
"ke base camp aja gimana?" kata melati.
"setuju" ujar rana dan nisa,
"bolehlah" kata sintia.
__ADS_1
"ok deh" balas meta,
"sip! jam 1 loh yah" perkataan menyakinkan dari melati. Setelah membeli cemilan mereka masuk kembali dalam kelas,
Di rumah
"ma! fer! war!,,,, assalamualaikum,,,kakak pulang nih" kata melati,
"di dapur" teriak ibu. Melati menuju dapur,
"tumben masak banyak, jangan-jangan keluarga om harun lagi nih pasti" kesal melati yang melihat sang ibunda sibuk masak dibantu ke 2 adiknya.
"bukan! mama ada acara arisan dan hari ini kloternya mama, jadi bantuin mama" kata mama dengan nada perintah,
"iya" jawab melati. Mereka membuat kue untuk persiapan arisan dirumah, namun saat melati lagi sibuk hingga lupa waktu. Hpnya berbunyi,
"dek! tolong bawain hp kk" kata melati.
"paling di tas, bagian depan" kata mawar yang lagi manggang kue.
"wah, cenayang nih adek" ujar melati terkejut,
"biasa saja tuh, toh kalo kk kan emak selalu taruh didepan biar gak ribet" balas mawar. Feri mengambil hp melati dan panggilan dari meta,
"kak! kak meta nelpon" teriak feri.
"angkat, bilang langsung ke rumah aja" balas melati, diangkat tlponnya dan diucapkan sesuai yang diperintah melati.
Setelah itu,
__ADS_1
"tante,,,feri,,,mawar,,mel,,,assalamualaikum" ucap meta.
"di dapur" teriak melati, tentu saja meta, nisa, rana dan sintia lansung menuju dapur.
"ya elah" racau sintia,
"sorry sis, bantuin nyokap" ujar melati sembari cengengesan.
"dari pada kalian nganggur bantuin tante beresin rumah, dibagi 2 tim saja. Yang 1 beresin rumah dan sisanya siappin nih semua(kue dan segala macam kebutuhan untuk arisan) keluar" titah ibu,
"siap" balas mereka serempak. Syukurnya terbantu karena teman-teman melati datang 1 jam sebelum arisan sudah kelar,
"say, udah mau magrib. Pulang yah" kata sintia.
"gak ada yang boleh pulang, tante nanti yang bakal hubungi ortu kalian. Nginep saja di sini, lagian papa melati gak pulang. Lagi dinas 1 minggu" ujar ibu,
"lah kok gitu ma?!" kata melati.
"mendadak nak, mungkin bakal pindah jabatan" jawab acuh ibu, sebelum dibalas ibu pergi ke kamar mandi untuk bersiap. Jam yang ditunggu pun tiba, mereka yang didalam rumah udah siap semua. 1 persatu tamu datang, acaranya berlangsung hikmat.
Pukul 9 malam
Di ruang tamu
"gw capek" keluh rana,
"maaf yah" balas melati.
"gpp, nyantai bro kayak siapa saja" ucap sintia,
__ADS_1
"udah tidur gih, besok kan masih sekolah" lagi lagi perintah ibu. Mereka hanya menuruti, karena takut bakal dimakan oleh ibunya melati.
BERSAMBUNG