Kehidupan Suram

Kehidupan Suram
Dirumah aja


__ADS_3

Melati membersihkan alat makannya dsn juga fast, fast berjalan ke ruang tv. Setelah selesai melati menyusul,


"mau nonton yang mana?" tanya fast.


"serah" jawab singkat melati sembari mengotak-atik layar hpnya,


"kita jalan gimana?" tanya fast lagi.


"enggak ah dirumah aja, lagian mau kemana. Dirumah udah ada semuanya" balas melati, fast kemudian mengambil hp melati.


"heeeyyy,,,kembalikan" gertak melati,


"gak bakal ku kembalikan, coba saja ambil" ujar fast sembari menjauhkan dari melati.


Mereka saling berebutan, tetapi tetap saja fast yang menang karena tinggi dan postur badannya. Merasa kesal melati mendorong fast sekuat tenaga, hasil yang baik tapi sepertinya fast tidak ingin jatuh sendiri.


Dia merangkul dan mendekap melati, otomatis melati ikut jatuh dan menimpa tubuh fast.


"dasar kurang ajar, sakit tauk" kesal melati,


"kan kamu yang mulai jadi harus ngerasain juga" balas fast. Melati bangun, sedetik kemudian dia sadar bahwa dirinya menimpa dan duduk diatas fast.

__ADS_1


"mau berapa lama?" kata fast sembari senyum,


"maksudnya?" tanya melati bingung. Fast hanya melihat ke arah bawah dan membuat melati ikut juga, ternyata melati duduk di situnya fast. Spontan melati bangun dan berdiri! memalingkan wajahnya ke arah lain,


"maaf" kata melati dengan nada malu. Fast hanya tersenyum dan bangun, dia kembali ke posisi duduk.


Menarik melati untuk duduk dipangkuan fast,


"kenapa mesti malu-malu? bukannya kita akan resmi dalam waktu dekat" goda fast.


"haha,,,itukan hanya keinginanmu bukannya aku" ujar melati yang sudah duduk dipangkuan fast,


"bisakah kamu melepaskanku? kalo kamu seperti ini aku makin enek denganmu" ucap melati.


'dasar gila, laki-laki terkutuk' racau dalam hati melati,


"kamu sedang mengutukku?" tanya fast sembari memengang wajah melati agar melihatnya.


"iya emang kenapa?" kata melati sarkatis, tiba-tiba kejadian itu terjadi.


Fast mendaratkan ciumannya, melati berusaha memberontak namun fast mendekapnya. Entah berapa lama tapi nampaknya melati sudah kehabisa oksigen, fast yang melihat melati seperti itu akhirnya melepaskan melati.

__ADS_1


"dasar ban****, tidak tau malu. Mati saja sana" ucap melati emosi, melati bangun dan lari kearah kamarnya. Dia nengunci pintu, membanting dirinya ke kasur.


"tidak boleh tertipu, pasti ada yang dia rencanakan. Lagian dia tidak pernah tulus padaku" kata melati dengan sedihnya,


"harus mencari tau niat sebenarnya" lanjutnya sembari mengepalkan tangannya.


Ketukan pintu dari kamar melati


Tok Tok Tok,,,,, "melati kamu marah? maafkan aku yah, aku gak akan berbuat seperti itu lagi. Jadi tolong maafkan aku" ujar fast yang berada diluar,


'apa yang dia rencanakan, aku gak boleh tertipu. Kamu mau bermain maka akan aku kadeni' dalam fikiran melati sembari tersenyum jahat. Melati membuka pintu dan menarik serta mendekap ke fast, mereka berciuman kembali namun bedanya melatibyang kini memulainya.


Sebenarnya fast senang namun dia kaget kenapa bisa melati seberani itu,


'apa kamu sudah membuka hatimu untukku' dalam hati fast. Fast menanggapi melati, fast merangkul dan mendekap melati sangat intens. Entah berapa lama hal panas itu terjadi sehingga membuat mereka tampak terengah-engah dan melepaskan ciuman mereka,


"jangan seperti ini lagi yah, tunggu kita halal bisa kan?" ujar melati manja. Bergelayut dalam pelukan fast,


"iya,,aku akn segera menghalalkanmu" jawab senang fast.


'aku tak tau apa yang sedang kau rencanakan tapi lihatlah aku akan membuatmu belajar untuk menghargai dan tidak memainkan persaan orang lain seenakmu' dalam hati melati dengan ekspresi jahat.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2