
...😘happy reading 😘...
warning....!!!!
maaf yaa, kalau ada yang typo,
melihat bintang yang ngalamun, dinda pun menegor bintar "kakak ngalamun, nggak baik tau kak ngalamun didepan makanan. karena makanan itu kan salah satu rizki dari allah yang harus kita syukuri."
"iya sayang, saya tau. tadi nggak ngalamun." elah bintang.
selesaikan makannya keduanya menuju kamar tidur, karena dinda membersihka bekas makan malamnya terlebih dahulu, sehingga bintang kembali kekamarnya terlebih dahulu. lalu dinda menyusul
"ih, kenapa dia tidurnya seperti itu, apa dia sengaja mau menguasai tempat tidurnya, supaya dinda gak bisa tidur disini. yaudah deh dindq tidur disofa saja, dari pada mengganggu macan tidur."kata dinda sambil membawa slimut dan bantal untuk tidur di sofa.
tengah malam bintang pun terbangun sambil meraba samping nya " loh kok gak ada orang, kemana rubah kecilku itu," saat ia sadar ia melihat kearah sofa, lalu ia mengangkat dinda
"ihhh, ganggu orang tidur aja sih" kata dinda terbangun kaget, lalu memegang lengan otot bintang
"kenapa tidur disofa?. tanya bintang sambil meletakkan dinda diranjang
"kakak sih, tidurnya berantakan. dinda jadi gak bisa tidur diranjang kan. jawab dinda
"kamu bisa bangunin kakak sayang." ucap bintang sambil mendekatkan bibirnya ketelinga dinda
dinda yang merasa takut dan merinding langsung menggeserkan kepalanya. "kakak mau ngapain."
"udah kamu tidur saja.., kakak hanya ingin memeluk kamu, kamu jangan bergerak gerak, karena jika nanti kamu bergerak, maka kamu akan membangunkan adik kakak yang dibawah"
"emang kakak punya adik...?. tanya dinda polos. ia tak mengerti bahasa bintang yang selalu menjurus ke arah pervocok tanaman
"punya lah..., semua laki laki itu mempunyai adik. malahan ia selalu menempel sama aku terus."
"ooo...., emang adik kakak sekarang dimana...??" tanya dinda kepada bintang. bintang pun malah menyeringai puas.
__ADS_1
"kamu udah siap buat kenalan sama dia....??" tanya bintang absurd bintang
" iya..., kan suami istri harus mengenal seluruh keluarganya kak..., akuharus kenal keluarga kakak, kakak juga harus kenal dengan keluargaku..."
" kalau kamu mau kenal, nih kenalin..., dia disini sqyang..." kata bintang sambil menuntun tangan dinda kebawah
" ihhh kakak mesum., itu mah bukan adik. itu mah bagian dari tubuh kamu kak..." kata dinda sambil melengoskan wajahnya. dinda merasa malu, wajahnya memerah seperti kepiting rebus.
"karna kamu udah kenal..., sekarang kita tidur ya...."
dinda mulai memejamkan matanya. ia tidur disebelah dinda. sang istri sudah masuk ke alam mimpinya. namun bintang sendiri malah tidak bisa memejamkan mata, badannya terasa panas, padahal ac di ruangan tersebut sudah di stel full oleh bintang. karena tidak bisa tidur bintang tangannya mulai meraba raba gunung kembar dinda. lalu karena sang empu tidak merasa terganggu bintang mulai menjalar masuk kebaju dinda. lalu menenorobos ke dalam nya. disana ia tak menemukan penghalang apapun. bintang menyeringai
lalu, ia menoel noel ke dua gunung kembar dinda. namun saat ini si empunya merasa terusik lalu ia bangun, "ish kakak, kenapa tangannya masuk si...." aahhhh suara ******* dinda keluar begitu saja dari mulut polos dinda. bintang yang awalnya menoel noel lalu tangannya mulai memlintir mlintir ujung gunung kembar tersebut dengan jari jarinya.
aa aahh kak, suara dinda. dinda terus terusan merintih. bukan karena sakit, namun rintihan tersebut menandakan rasa kenikmatan. ada rasa yang tak pernah ia rasakan. seakan tubuhnya merasakan adanya setruman listri 1000 volt
"sudah nikmati saja." kata bintang sambil memilin milin lagi coco chip milik dinda
Mereka saling berpandangan dalam diam. Bintang kemudian mendekati wajah dinda dan mencium bibirnya. Dinda menyambut ciuman bintang dengan penuh cinta. Ciuman itu berlangsung lama dengan tangan bintang yang sudah meraba tubuh dinda. "Kau tak memakai apapun sayang?", Tanya bintang dengan senyuman menawannya ketika tangannya sudah ada dibalik gaun tidur dinda.
 "Hmm.aku menghemat waktumu", jawab dinda dengan senyuman nakalnya walaupun ia takut ia juga pingin menunaikan kewajibannya.
Bintang tertawa kecil dan membuka selimutnya. Dia kembali mencium bibir dan Leher dinda, dinda mendesah ketika tangan bintang sudah bermain liar diatas daerah sensitifnya.
bintang membuka baju dinda dan menciumi seluruh tubuh dinda yang harum wangi sabun. Dinda semakin mendesah ketika sean mencium dadanya dan memainkan puncaknya dengan lidahnya.
"Aaahh..ka kakak", desah dinda. lagi dan lagi. dinda hanya bisa pasrah menerima permainan bintang. yang awalnya hanya ingin bermain main, tapi dengan berjalannya waktu bintang pun malah kebablasan.
Lalu ciuman bintang berpindah ke daerah dibawah perut dinda. dinda dibuat seakan terbang ke nirwana dan membuat dinda melengkungkan tubuhnya ke atas seperti bujur sangka yang membentuk setengah lingkaran, ia menahan kenikmatan yang diberikan oleh bintang.
Dinda meremas dan menjambak rambut bintang dengan jari jemarinya yang lentik. Bintang memainkan lidahnya di pusat sensitif dinda dan membuat Iren mendesah keras. "Bintang .kau benar benar menyiksaku", kata dinda terengah engah. Bintang tersenyum dan mulai membuka pakaiannya dengan cepat. Lalu dia mencium bibir dinda lagi dengan tangan memegang dada dinda.
Â
__ADS_1
Bintang tersenyum dan mulai membuka pakaiannya dengan cepat. Lalu dia mencium bibir dinda lagi dengan tangan memegang dada dinda. Tak lama kemudian, bintang mulai memasukkannya ke pusat tubuh dinda dengan perlahan. Dinda sedikit tersentak dengan kenikmatan yang baru pertama dirasakannya itu. Tangannya mencengkeram erat bahu bintang dan bibirnya berciuman dengan bintang.
dinda merasakan sakit dibagian bawah nya itu. "aaahh.., kak...., sakit.... bintang pun tak menghiraukan perkataan dinda. ia hanyut kedalam permainannya sendiri.
"Ooooh sayang .kurasa kita akan melakukannya setiap hari", bisik bintang yang kemudian mencium leher dinda. Bintang masih menggerakkan pinggulnya perlahan. Tangannya memegang pinggul dinda.
"I love you", bisik bintang lagi. Bintang mulai menggerakkan pinggulnya dengan agak cepat di akhir permainannya setelah percintaan mereka berlangsung selama hampir satu jam lebih.
"Kau sudah mendapatkannya honey?", tanya bintang lembut dan mencium kening dinda . Dinda mengangguk dan mereka berciuman kembali. Bintang menghentakkan pinggulnya dengan cepat dan akhirnya mereka mendapat titik kepuasan yang pertama kali mereka rasakan bersama, dinda memeluk erat tubuh bintang yang masih berada atasnya.
"I love you so much", bisik bintang dibalik leher dinda. Lalu bintang memandang wajah dinda dan menciumi wajah cantiknya. " maaf ya sayang..., trima kasih..." kata bintang karena sudah berhasil mendapatkan keperawanan istrinya itu.
baru pertama kalinya bintang merasakan rasa yang ber beda. walaupun ia sudah celap celup dimana mana tapi ia tidak pernah merasakan yang namanya kepera wanan itu. bintang yang masih berada dibawah bintang hanya pasrah, tenaganya habis karena kelelahan
"Kau milikku seutuhnya sekarang. dan kau tak akan bisa lepas dariku", lirih bintang dan mengecup bibir bintang kembali.
Mereka pun tidur sambil berpelukan menunggu datangnya sinar pagi.
bersambung.....
besok lagi ya......
jangan lupa.....
like.....
komen......
vote.....
mimin tidak memaksa kalian untuk menyukai karya mimin.... kalau anda tidak menyukai karya mimin bisa meninggalkan novel mimin. kalau pun ingin berkomentar komentar lah dengan bijak ya....
salam sayang dari mimin..., selalu jaga kesehatan, jaga hati, saranghaeyo...
__ADS_1