Kehidupan Tak Sesuai Ekpektasi

Kehidupan Tak Sesuai Ekpektasi
hari pertama tinggal bersama


__ADS_3

...😘happy reading😘...


" semandiri mandirinya wanita sifat asli nya itu ingin dimanja."


maaf kalau ada yang typo


dinda berjalan menuju ayahnya, lalu dinda memeluk ayah sambil berkata, ayah dinda mulai sekarang dinda ikut suami dinda, kalau ada apa apa kabari dinda ya ayah. bagaimanapun kondisinya dinda tetap anak perempuan ayah. dinda menangis sesenggukan dipelukan ayahnya.


dinda juga berpesan kepada bibi dan mang ujang, kalau ada apa apa untuk mengabari dinda.


"sayang, ayo kita pulang. hari sudah mulai sore." kata bintang sambil melangkah kemobil.


"dada semua, dinda pergi dulu. ucap dinda sambil memasuki mobil bintang.


tak terasa mobil sudah masuk ke basmane apartemen.


ayo keluar, jangan mencoba macam macam. kalau kamu sampai kabur, akan tau akibatnya. gertak bintang kepada dinda.


"bisa kah kamu bersikap halus kepada saya, baru saja menikah, sudah melakukan kdrt." kata dinda manja sambil memanyunkan bibir monyongnya.


bintang hanya diam saja sambil melangkah menaiki lift, walaupun dia cinta sama dinda, namun ia gengsi untuk mengakuinya.


sesampainya didepan apartemen bintang langsung memencet pintunya, lalu ia berkata, "sandi kunci apartemenku adalah tanggal pernikahan kita."


walaupun bintang tinggal diapartemen, apartemen bintang terlihat sangat luas, walaupun luasnya tidak seluas mansionnya.


bintang jarang pulang ke mansion keluargannya karena ia merasa kesepian. semenjak papa dan mamanya mewariskan perusahaan ke bintang, kerjaan papa dan mamanya hanya sibuk menghabiskan waktunya berkeliling dunia untuk menghabiskan masa tuanya.


"tuan" panggil dinda


"apa kamu bilang"


"eehh tu tuan" ulang dinda dengan menundukkan kepalanya. dinda merasa takut akan sikap dingin bintang, karena selama dinda hidup ia tidak pernah berhadapan dengan seorang mafia dingin seperti bintang.


"sayang, kita kan sudah suami istri kenapa harus panggil tuan. apa gak ada panggilan lain yang lebih enak didengar lagi." jawab bintang sambil memegang tangan dinda.

__ADS_1


"eh dinda tampak berfikir, masak harus manggil sayang, kan aku belum sayang, kalau manggil kakak dia marah apa tidak ya." dinda bermonolog sendiri.


dengan ragu dinda mengutarakan yang ada didalam pikirannya. "eh, kalau aku panggil kakak gimana? kata dinda sambil menggigit bibir bawahnya


"emm gak terlalu buruk sayang. mukamu kalau takut gini akunya tambah cinta." bintang sambil mencubit pipi dinda.


"kapan kamu mau berangkat kuliah, sudah satu minggu kan kamu gak berangkat kuliah."


" eehh kok tu tu kakak tau."


"saya tau semua apa yang kamu kerjakan, kamu boleh kuliah, tapi kamu juga tidak boleh lupa kalau kamu sudah menjadi istri. kamu juga harus mengetahui batasan batasn apa saja yang tidak boleh kamu lakukan dan tidak lakukan dengan teman teman priamu itu." panjang lebar bintang menerangkan kepada dinda.


"iya kak, dinda bakal memenuhi kewajiban dinda sebagai istrinya kak bintang." jawab dinda sambil tersenyum


"bagus....!! ,dimata orang kamu tidak boleh kalah, kamu jangan takut kepada semua orang, kamu harus kuat, kamu hanya boleh takut hanya dengan saya. selain sama saya kamu tidak boleh takut...., mengerti..!!" lalu dinda menganggukan kepalanya


" kalau kamu merasa kamu tidak salah, maka kamu harus berani melawannya, paham...!!! kata kata bintang menjelaskan panjang lebar supaya dinda tidak lebih berani dengan orang yang menindas dia, sehingga jika ada orang yang mau berbuat dan berniat jahat dengan dinda, maka ia berani melawan. alasan bintang mengajarkan dinda supaya sewaktu waktu dinda sedang di posisi yang terdesak dinda bisa melawan. apalagi bintang sadar kalau ia tidak bisa mengawasinya 24 jam. setelah bintang selesai menjelaskan semuanya seperti seorang guru yang menjelaskan kepada muridnya bintang pun melangkah ke kamar yang akan ia huni.


"baik kak." jawab dinda dengan menundukan kepalanya


" nanti kalau mau makan kita pesan online saya..!!. ini bawa black card untuk kebutuhan sehari hari kamu." kata bintang sambil mengambil black card tak terbatas didalam dompetnya itu lalu menyerahkan kepada dinda.


"nggak usah kak..., dinda masih punya uang..." kata dinda menolak dengan halus pemberian suaminya itu


"tidak ada penolakan, bawa atau tidak sama sekali...!!!." kata bintang kasar sambil mencengkram leher dinda


"sana mandi dulu sayang..., setelah itu kita istirahat. saya sudah capek...."


"iya kak, dinda melangkah menuju kamar mandi.


sampai kamar mandi dinda mengomel "maunya apa sih, kadang dia lembut, kadang kasar, kadang suka ngomel kaya bebek, dasar kulkas dingin..!!!"


setelah selesai dinda bingung karena dia lupa tidak membawa bajunya. "aduh ini gimana, dinda lupa baju tadi, masa iya dinda keluar cuma pake badrobe."


setelah berfikir dinda memutuskan keluar kamar mandi dengan menggunakan badrobe. dinda berjalan sambil mengendap ngendap. "wah aman, sepertinya kak bintang tidak ada dikamar". namun saat dinda mengambil pakaiannya di koper, ia dikagetkan dengan lengan besar yang melingkar di perutnya.

__ADS_1


" aaaaahhhh" teriak dinda kaget.


lalu bintang langsung membalikan badan dinda sambil ******* bibirnya. setelah dinda kelihatan kehabisan nafas, bintang melepaskannya. " kamu mau menggoda saya ya, kamu sudah tidak sabar untuk merasakan surga dunia ya.


"iiihh kakak, maaf kak,dinda nggak ada maksud untuk menggoda kakak. dinda tadi lupa tidak bawa pakaian ganti. lagian dinda pikir kakak tidak ada dikamar."kata dinda sambil merajuk.


"yaudah cepat ganti. aku mau mandi dulu tadi udah saya pesankan makanan. kalau sudah datang siapkan dimeja nanti makan malam sama sama.


"iya kak"


setelah makanan datang, dinda langsung menyiapkan makanan dimeja makan, tak lama bintang menyusul dinda kemeja makan


bintang duduk diseberang dinda, melihat dinda mengambilkan makannya, bintang merasa terharu didalam hati dia berkata, ini yang aku inginkan dari mama, dari kecil aku tidak dapat perlakuan seperti ini karena kesibukan orang tuaku mengurus bisnisnya, makanya aku mau menikahimu karena kelembutanmu .


"ini kak," kata dinda sambil menyodorkan piring kepada bintang


"eh iya, makasih" kata bintang sambil membuyarkan lamunananya


melihat bintang yang ngalamun, dinda pun menegor bintar "kakak ngalamun, nggak baik tau kak ngalamun didepan makanan. karena makanan itu kan salah satu rizki dari allah yang harus kita syukuri."


"iya sayang, saya tau. tadi nggak ngalamun." elah bintang


bersambung.....


besok lagi ya......


jangan lupa.....


like.....


komen......


vote.....


mimin tidak memaksa kalian untuk menyukai karya mimin.... kalau anda tidak menyukai karya mimin bisa meninggalkan novel mimin. kalau pun ingin berkomentar komentar lah dengan bijak ya....

__ADS_1


salam sayang dari mimin..., selalu jaga kesehatan, jaga hati, saranghaeyo...


__ADS_2