
😘happy reading😘
maaf jika ada yang typo yaa....
mendengar penjelasan bunda, bintang merasa bahagia, ia memeluk istrinya sambil menghujami ciuman bertubi tubi. " selamat honey..., terima kasih sudah mau mengandung benihku"
tak lama dipeluk bintak dinda merasakan mual. huek huek huek. " kakak ih bau, sana pergi jangan peluk peluk dinda.
papa dodi yang mendengar itu tertawa geli
"sabar nak, memang orang hamil seperti itu?. mood nya naik turun, kadang bahagia, nanti tiba tiba berubah sedih. dan itu asli tidak dibuat buat.
setelah melakukan pemeriksaan keempatnya ke mbali kerumah.
kuda besi milik ceo nomer satu didunia itu mulai membelah padatnya jalanan ibu kota,
"kakak....!!!!, itu ada abang abang jualan rujak buah, dinda kepingin rujak buah itu... kayaknya segar"
" itu tidak higienis honey..., nanti kita buat sendiri saja ya...." kata bintang sambil melajukan mobilnya.
"hiks, hiks, hiks dinda cuma mau itu!!!. hiks hiks hiks"
"sudah sudah jangan nangis, bintang ayo putar balik." kata bunda yang duduk di belakang menemani dinda
bintang pun menuruti permintaan sang istri.
setelah sampai diabang abang tukang rujak tersebut bintang pun memesankan rujak tersebut.
" kamu tunggu di mobil saja, biar kakak yang turun." brak!!! bintang keluar dengan membanting pintu .
__ADS_1
ketiganya pun kaget ketika bintang keluar membanting pintu, namun papa yang melihat bintang keluar dengan kesal, malah menyunggingkan senyumnya. ia tahu betapa jengkelnya hati bintang, ia yang notabennya mafia sekarang tidak bisa berbuat apa apa selain memenuhi keinginan istrinya, karena ia juga takut kalau ia terlalu posesif seperti dulu, istrinya itu akan pergi meninggalkan dia lagi seperti dulu.
tak lama bintang pun masuk dengan membawa tentengan rujak. "ini, habiskan!!"
setelah itu bintang melajukan mobilnya kembali ke mansion papa dody.
semenjak hamil, sekarang bintang sudah banyak mengurangi kegiatannya di luar rumah, pekerjaan kantornya lebih banyak dikerjakan dimansion, kecuali kalau perusahaan benar benar membutuhkannya, maka ia baru akan kekantor.
sesampainya dirumah bintang kembali merengek menginginkan makan susi di mall.
Dinda datang ke ruangan kerja bintang. "tok tok tok, kakak...., dinda masuk ya....."
"iya" sahut bintang dari dalam. bintang merasakan hawa hawa tidak enak. karena ketika istrinya manja pada dirinya, berarti dinda lagi menginginkan sesuatu, dan apa yang diminta dinda, maka ia tidak akan bisa menolaknya.
"gimana sayangku..., manisku...., honeyku...., istriku....,
" kakakku...., suamiku....., hubbyku....., sayangku....., lalu mereka tertawa bersama
"kamu aja juga lebay lo."
"biarin, lebay ke suami sendiri kan gak ada yang nglarang." ha ha ha tawa dinda sambil duduk di pangkuan bintang.
" kakak sibuk gak....?" lalu bintang pun langsung menggelengkan kepalanya " engga, kakak engga sibuk sayang, hem... roman roman nya ada sesuatu penting yang kamu mau sampaikan ke kakak
" emmmm, dinda pengen shushi yang dulu kita pertama kali bertemu kembali kakak...."
"kan kita habis makan siang sayang....., apa kamu nggak merasa kenyang...???? hemm..., kakak aja masih kenyang" pasalnya setelah kembali dari rumah sakit mereka langsung menyantap makan siang yang sudah disiapkan oleh bibi.
"huh yaudah kalau kakak gak mau!!!, huh kakak jahat!!!!, kakak udah gak sayang sama dinda!!!!!
__ADS_1
"hei, sayang..., denger dulu..., maksut kakak tidqk seperti itu. dengarkan dulu..." dinda menghempaskan tangan bintang, ia menulikan telinganya lalu pergi meninggalkan ruangan bintang. yang ia inginkan hanya makan shu shi saja.
brak!!! dinda keluar dari ruangan kerja bintang lalu lari kedalam kamarnya
saat keluar dinda berpapasan dengan bunda, ia melenggang pergi masuk ke dalam kamarnya lalu menangis sejadi jadinya.
"kenapa lagi anak itu....,"
bunda yang paham lalu meminta penjelasan kepada bintang
"tok tok tok, nak.... boleh bunda masuk...?"
"boleh bund...., masuk saja....,"
ceklek, " kenapa lagi istrimu itu??"
" dia mau minta makan sushi bund, tadi belum ada 30 menit kita baru makan siang bund..., bahkan porai makan dinda tadi dua kali lipat dari biasanya"
" turuti saja semua kemauan istrimu sayang...., karena orang hamil itu memang seperti itu..., keinginannya aneh aneh, terkadang menurut kita tidak enak, tapi menurut dia rasanya sangat nikmat. mood ibu hamil itu harus dijaga. karena kalau mereka sedih lama lama ia akan stres nak...." kata bunda sambil mengelus pundak bintang
"iya bund.., bintang paham"
"ya sudah sana susul istri kamu, jangan biarkan dia sedih nak"
" iya bund, bintang susul dulu"
ceklek, pintu kamar dibuka oleh bintang, ia mencari cari istrinya, didalam kamar ia tidak menemukan istri kecilnya itu. ternyata yang dicari berada di balkon
sayang jangan sedih
__ADS_1